Mataredaksi.com, BOGOR – Borussia Dortmund harus puas bermain imbang 2-2 melawan Werder Bremen pada pekan kelima Bundesliga 2026/2027, di Signal Iduna Park, Sabtu (10/10/2026) dini hari WIB. Kegagalan mempertahankan keunggulan pada menit-menit akhir membuat Die Schwarzgelben kehilangan dua poin di kandang sendiri.
Hasil tersebut menambah sorotan terhadap performa Borussia Dortmund dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, Direktur Olahraga Borussia Dortmund, Lars Ricken, menegaskan bahwa klub tetap memberikan dukungan penuh kepada pelatih Niko Kovač, meskipun gaya bermain timnya mendapat kritik.
Dalam wawancara dengan media Jerman, WAZ, Ricken menyatakan bahwa kepercayaan terhadap pelatih asal Kroasia itu tidak berubah. Ia menilai kontribusi Kovač pada akhir musim lalu menjadi salah satu alasan kuat bagi klub untuk tetap melanjutkan kerja sama dan menjaga perkembangan tim.
Lars Ricken Tegaskan Dukungan Penuh untuk Niko Kovač
Ricken menepis anggapan bahwa kritik yang muncul selama jeda internasional telah menggoyahkan kepercayaan internal Borussia Dortmund terhadap Niko Kovač. Menurutnya, klub memilih tetap tenang karena seluruh elemen BVB masih memberikan dukungan kepada sang pelatih.
“Tentu saja, banyak yang ditulis selama setiap jeda internasional. Kami tetap tenang sepenuhnya. Karena semua orang di BVB 100 persen yakin dengan Niko Kovač. Bagian akhir musim lalu sangat sukses—berkat Niko”, kata Ricken dalam wawancara dengan WAZ.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah evaluasi terhadap penampilan Borussia Dortmund yang belum selalu meyakinkan. Sebelum ditahan Werder Bremen, mereka meraih kemenangan tipis 1-0 atas FC Augsburg, kemudian menelan kekalahan telak 1-4 dari Manchester City dalam phase league Liga Champions UEFA 2026/2027.
Dortmund juga harus menerima hasil imbang 1-1 melawan Hamburger SV setelah kebobolan pada menit-menit akhir. Rangkaian hasil tersebut memunculkan kritik terhadap pendekatan permainan Niko Kovač, terutama ketika tim kesulitan menjaga konsistensi sepanjang pertandingan.
Meski demikian, Direktur pengganti Hans-Joachim Watzke tersebut menilai kritik tersebut tidak mengubah pandangan klub terhadap pelatih berusia 54 tahun itu. Ia menegaskan bahwa kepercayaan internal tetap menjadi landasan bagi Dortmund untuk melanjutkan proyek pengembangan tim.
Hasil Imbang di Hamburg dan Posisi Dortmund di Klasemen
Lars Ricken mengakui bahwa gol penyama kedudukan Hamburger SV pada menit-menit akhir mengecewakan Borussia Dortmund. Padahal, kemenangan dalam laga tersebut berpeluang mengangkat Die Schwarzgelben ke posisi kedua klasemen sementara Bundesliga.
“Kami kesal dengan gol penyama kedudukan di menit-menit akhir di Hamburg. Kami ingin naik ke posisi kedua dengan kemenangan. Sekarang kami berada di posisi ketiga, tetapi bahkan dengan itu, kami berada di jalur yang tepat, di posisi Liga Champions UEFA”, ujar Ricken.
Meski gagal meraih posisi kedua, Ricken menilai peringkat ketiga masih menjaga Dortmund dalam persaingan menuju Liga Champions UEFA. Ia meminta klub tetap fokus pada perkembangan tim dan tidak membiarkan kritik terhadap beberapa penampilan terakhir mengganggu kepercayaan kepada pelatih.
Ricken juga menegaskan bahwa para pemain dan seluruh elemen klub mengakui peran Niko Kovač. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting untuk meneruskan kemajuan Dortmund di bawah arahan pelatih asal Kroasia itu.
“Niko Kovač sepenuhnya diakui oleh tim dan seluruh klub. Kami ingin melanjutkan perkembangan positif yang telah kami alami di bawah kepemimpinannya”, kata Ricken.
Jadwal Padat Jadi Tantangan Borussia Dortmund
Ricken tetap mengakui bahwa Dortmund belum tampil meyakinkan dalam setiap pertandingan selama beberapa pekan terakhir. Ia memahami sorotan terhadap tim, tetapi juga mengingatkan tingginya tuntutan jadwal yang harus mereka jalani.
“Kami tahu bahwa kami belum meyakinkan di setiap pertandingan dalam beberapa pekan terakhir. Tetapi, tekanan bermain enam dari tujuh pertandingan tandang dalam tiga minggu berturut-turut sangat tinggi”, tutur Ricken.
Rangkaian laga tandang dalam waktu singkat menuntut para pemain menjaga kebugaran, konsentrasi, dan konsistensi permainan. Padatnya agenda kompetisi juga membuat Dortmund harus segera memulihkan kondisi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Ricken melihat jadwal menjelang akhir tahun sebagai peluang untuk mengumpulkan poin lebih banyak. Menurutnya, Dortmund akan memainkan enam dari delapan pertandingan di kandang sendiri hingga akhir Desember.
“Hingga akhir Desember, kami akan memainkan enam dari delapan pertandingan di kandang, dan dengan dukungan para penggemar kami, kami ingin mendapatkan poin sebanyak mungkin”, ujarnya.
Dukungan suporter di Signal Iduna Park diharapkan mampu membangkitkan semangat tim dalam mengejar hasil positif. Dortmund juga perlu menjaga fokus hingga peluit akhir agar lawan tidak kembali mencuri poin ketika pertandingan hampir usai, seperti yang terjadi saat menghadapi Werder Bremen.
BVB Tetap Percaya pada Proyek Niko Kovač
Lars Ricken menegaskan bahwa kritik terhadap penampilan Dortmund tidak mengubah kepercayaan klub kepada Niko Kovač. Manajemen ingin melanjutkan perkembangan tim di bawah kepemimpinan pelatih tersebut sekaligus menjaga persaingan di Bundesliga dan Liga Champions UEFA.
Hasil imbang 2-2 melawan Werder Bremen menjadi pengingat bagi Dortmund agar tidak kehilangan kendali pada fase akhir pertandingan. Meski sempat unggul dan menguasai jalannya laga, mereka gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Kini, Kovač dan para pemain perlu menjawab sorotan publik melalui penampilan yang lebih konsisten. Ricken tetap memberikan dukungan kepada sang pelatih dan berharap Borussia Dortmund segera memperbaiki hasil pada pertandingan-pertandingan berikutnya. (MR-02)






