ACL Two: Persib Bandung Bidik Kemenangan Kedua, Igor Tolić Waspadai Ancaman The Công-Viettel

Sesi Latihan – Para pemain Persib Bandung menjalani sesi latihan sebagai persiapan matchday kedua Grup E AFC Champions League Two 2026/2027, di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Selasa (13/10/2026) sore WIB. “Pangeran Biru” akan menghadapi menghadapi The Công-Viettel FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026) pukul 19.15 WIB. (Sumber foto: @persib/X)

Mataredaksi.com, BANDUNG – Persib Bandung mengincar kemenangan kedua di Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 saat menjamu The Công-Viettel Football Club, di Stadion Si Jalak Harupat, Distrik Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026) pukul 19.15 WIB.

“Pangeran Biru” membawa modal kemenangan pada laga pembuka, tetapi harus mengantisipasi kebugaran pemain setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat.

Pasukan Igor Tolić sebelumnya mengawali kiprah di kompetisi Asia dengan mengalahkan FC Seoul 1-0 di Seoul World Cup Stadium, pada 16 September 2026. Hasil tersebut mengantarkan Persib ke puncak klasemen sementara Grup E dengan tiga poin.

Namun, Persib baru saja bermain imbang 2-2 melawan Dewa United dalam lanjutan BRI Super League, Minggu (11/10/2026) malam WIB. Jeda tiga hari menuju pertandingan kontra The Công-Viettel FC membuat tim pelatih harus cermat mengatur pemulihan kondisi para pemain.

Selain mengejar tiga poin, kemenangan di kandang juga membuka peluang bagi Persib untuk memperkuat posisinya dalam persaingan menuju babak 16 besar. Karena itu, “Maung Bandung” perlu menjaga konsistensi permainan sekaligus mengantisipasi kekuatan lawan dari Vietnam tersebut.

Persib Andalkan Konsistensi di Kancah Asia

Persib menunjukkan hasil positif dalam dua kompetisi antarklub Asia musim ini. “Maung Bandung” menaklukkan FC Seoul dengan skor 1-0 di ACL Two, kemudian mengalahkan Port FC 3-1 pada ajang ASEAN Club Championship (ACC) atau Shopee Cup 2026/2027, di Stadion Thammasat, Pathum Thani, Bangkok, Thailand.

Dua kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Persib untuk kembali meraih hasil maksimal di hadapan Bobotoh. Meski begitu, hasil imbang 2-2 melawan Dewa United mengingatkan skuad “Maung Bandung” agar menjaga kestabilan permainan saat menghadapi lawan dengan karakter berbeda.

Sebagai kapten tim, Marc Klok memegang peran penting dalam menjaga intensitas permainan bersama rekan-rekannya. Namun, Igor Tolić tetap harus mempertimbangkan kebugaran setiap pemain sebelum menentukan komposisi tim untuk pertandingan mendatang.

Pelatih Persib tersebut menjelaskan bahwa para pemain membutuhkan waktu pemulihan sebelum menghadapi wakil Vietnam. Staf pelatih pun akan memeriksa kondisi skuad untuk menentukan siapa yang siap tampil.

“Kami memberikan waktu istirahat 24 jam lagi kepada para pemain untuk pemulihan, lalu kami akan melihat susunan pemain besok dan siapa yang akan bermain melawan tim asal Vietnam”, ujar Tolić dalam konferensi pers pralaga, Selasa (13/10/2026) sore.

Evaluasi kebugaran itu menjadi pertimbangan utama bagi Tolić dalam menyusun sebelas pemain pertama. Ia belum menetapkan komposisi akhir karena ingin memastikan para pemain memiliki kesiapan fisik yang memadai.

Tolić Waspadai Struktur Permainan Lawan

Tolić mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan The Công-Viettel FC. Pelatih asal Kroasia tersebut menilai wakil Vietnam itu memiliki organisasi permainan yang solid serta dukungan pemain lokal dan asing berkualitas.

Persib perlu mengantisipasi kemampuan lawan dalam membangun serangan sekaligus mempertahankan struktur permainan. Karena itu, “Maung Bandung” harus menjaga disiplin ketika menghadapi tekanan dan perubahan tempo pertandingan.

Pada laga pembuka Grup E, The Công-Viettel FC bermain imbang 1-1 melawan Melbourne Victory pada 16 September 2026. Hasil tersebut membuat tim asuhan Velizar Popov mengoleksi satu poin, sama dengan wakil Australia itu.

Kini, kedua tim memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi di klasemen melalui pertandingan di Bandung. Persib mengandalkan dukungan suporter dan keuntungan bermain di kandang, sedangkan The Công-Viettel FC berpotensi memberikan perlawanan melalui organisasi permainan serta kualitas pemainnya.

Lucas Ribamar, penyerang The Công-Viettel FC, juga menyoroti tantangan dalam menghadapi Persib. Ia mengakui status “Maung Bandung” sebagai klub besar membuat pertandingan tersebut menjadi ujian berat bagi wakil Vietnam.

Kemenangan atas FC Seoul memberi Persib peluang untuk kembali mengamankan tiga poin. Meski demikian, “Maung Bandung” perlu memadukan efektivitas serangan, disiplin pertahanan, dan pengelolaan kebugaran untuk melewati ujian pada matchday kedua Grup E ACL Two 2026/2027. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *