Álvaro López Bangga, Real Madrid U-19 Juara Liga Pemuda UEFA 2025/2026

Jonas De Roeck Tetap Bangga Meski Club Brugge Gagal Juara

Momen penyelamatan – Aksi Javier Navarro mengamankan dua tendangan penalti Club Brugge U-19 sekaligus menjadi penentu kemenangan Real Madrid U-19 di final UEFA Youth League 2025/2026, di Stade de la Tuilière, Lausanne, Swiss, Senin (20/4/2026) malam WIB. Kiper “La Fábrica” itu tampil gemilang dalam adu penalti yang memastikan gelar juara bagi Los Blancos. (Sumber foto: uefa.com)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Real Madrid U-19, Álvaro López, mengungkapkan kebanggaannya terhadap generasi muda Los Blancos yang sukses membawa pulang gelar UEFA Youth League atau Liga Pemuda UEFA musim 2025/2026, Senin (20/4/2026) malam WIB. Menurutnya, para pemain menunjukkan kualitas serta dedikasi tinggi yang mencerminkan nilai-nilai klub.

Álvaro López Bangga dengan Generasi Muda Madrid

“Generasi pemain ini luar biasa. Mereka sangat berbakat dan sangat berdedikasi, serta mewakili nilai-nilai Real Madrid dengan sempurna. Kami sangat bangga karena mereka benar-benar layak mendapatkan kemenangan ini”, ujar López.

Meski sukses meraih gelar juara, López mengingatkan para pemainnya bahwa perjalanan mereka masih panjang. Ia menegaskan bahwa para pemain muda tersebut harus tetap rendah hati dan terus bekerja keras demi menembus level profesional.

“Mereka masih memiliki jalan panjang. Ini adalah tahap yang sangat penting, dan mereka harus terus bekerja dengan kerendahan hati dan dedikasi setiap hari. Mereka sudah sangat dekat dengan sepak bola profesional, jadi mereka harus terus memberikan segalanya”, lanjutnya.

Club Brugge Petik Pelajaran Berharga

Di kubu lawan, pelatih Club Brugge U-19, Jonas De Roeck, mengaku kecewa gagal membawa timnya juara, tetapi tetap bangga atas perjuangan anak asuhnya sepanjang turnamen.

“Ini memang bukan perasaan yang menyenangkan, tetapi ketika kompetisi ini dimulai, mencapai final adalah sesuatu yang hanya bisa kami impikan. Saya bangga dengan bagaimana para pemain bermain sebagai tim”, kata De Roeck.

Menurutnya, perjalanan hingga final menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda Club Brugge untuk perkembangan karier mereka ke depan.

“Ini adalah pengalaman penting dalam pertumbuhan para pemain. Saya yakin mereka akan melihat kembali perjalanan ini dengan rasa bangga di masa depan”, ujarnya.

Jorge Cestero Soroti Kerja Keras Tim

Gelandang Real Madrid, Jorge Cestero, juga menilai keberhasilan timnya merupakan hasil kerja keras sepanjang musim. Ia menegaskan Real Madrid pantas keluar sebagai juara setelah menunjukkan kualitas di sepanjang turnamen.

“Ini adalah hasil dari kerja keras sepanjang musim. Kompetisi ini sangat sulit dimenangkan, tetapi kami percaya kami pantas mendapatkannya”, ujar Cestero.

Mentalitas Penalti Jadi Kunci

Jorge Cestero menegaskan bahwa mentalitas tim saat adu penalti menjadi salah satu kunci kemenangan Real Madrid atas Club Brugge. “Kami tahu adu penalti adalah kekuatan kami. Kami memiliki penjaga gawang yang luar biasa, dan kami percaya bisa menang”, kata Cestero.

Di kubu lawan, bek Club Brugge Mohamed Galal Elbay tetap bangga dengan pencapaian timnya meski gagal meraih gelar juara. “Kami bangga dengan apa yang telah kami capai hingga sampai di final. Tentu sangat mengecewakan gagal menang, tetapi itulah sepak bola”, ujar Elbay.

Elbay menilai perjalanan hingga final UEFA Youth League menjadi pengalaman berharga dalam kariernya bersama Club Brugge. “Final Liga Pemuda bukan sesuatu yang mudah dilupakan. Saya bangga bisa mewakili Club Brugge di panggung tertinggi”, tuturnya. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *