AS Roma Makin Dekat Liga Champions, Gasperini Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Kesalahan

Mengamati – Pelatih kepala AS Roma, Gian Piero Gasperini, tampak mengamati jalannya pertandingan saat timnya menghadapi ACF Fiorentina pada pekan ke-35 Serie A Italia 2025/2026 di Stadio Olimpico, Selasa (5/5/2026) dini hari WIB. Gasperini menilai timnya berada dalam kondisi sangat baik setelah kemenangan meyakinkan 4-0 atas I Viola. (Sumber foto: @davicito_RC/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Gian Piero Gasperini menegaskan AS Roma tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan dalam perburuan posisi empat besar Serie A musim 2025/2026. Namun, ia menilai timnya kini berada dalam kondisi yang sangat baik setelah kemenangan meyakinkan 4-0 atas Fiorentina di Stadio Olimpico.

Hasil tersebut menjadi salah satu kemenangan paling meyakinkan Roma musim ini, sekaligus menjaga peluang mereka untuk finis di zona Liga Champions tetap terbuka hingga pekan-pekan akhir kompetisi.

Start Cepat Roma Tekan Fiorentina Sejak Awal

Roma langsung mengambil inisiatif permainan sejak menit awal. Mereka menekan tinggi, menguasai lini tengah, dan membuat Fiorentina kesulitan mengembangkan ritme permainan.

Tekanan tersebut berbuah cepat. Gianluca Mancini membuka keunggulan lewat sundulan dari situasi bola mati yang tidak mampu diantisipasi lini belakang Fiorentina. Gol itu langsung membuat Roma semakin percaya diri.

Tidak butuh waktu lama, Wesley França menambah keunggulan melalui skema serangan cepat dari sisi sayap. Setelah itu, Mario Hermoso melengkapi dominasi babak pertama dengan gol ketiga yang membuat Roma menutup 45 menit pertama dengan skor 3-0 tanpa balas.

Babak Kedua Tetap Milik Roma

Memasuki babak kedua, Fiorentina mencoba melakukan perubahan dengan menaikkan intensitas serangan. Namun Roma tetap tampil disiplin dan tidak memberikan banyak ruang bagi lawan untuk berkembang.

Justru Roma yang kembali mencetak gol. Niccolò Pisili memastikan kemenangan menjadi 4-0 setelah memanfaatkan assist matang dari Donyell Malen. Penyerang asal Belanda itu kembali menunjukkan peran pentingnya sejak bergabung pada bursa transfer Januari.

“Mencetak gol dengan empat pemain berbeda menunjukkan variasi serangan kami berkembang”, ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia.

Ia menambahkan bahwa timnya kini lebih produktif, meski masih ada aspek defensif yang perlu dibenahi serta konsistensi transisi yang harus dijaga di laga-laga sisa musim. Roma juga disebut mulai menemukan keseimbangan antara agresivitas menyerang dan stabilitas bertahan.

Persaingan Empat Besar Serie A Makin Panas

Tambahan tiga poin membuat Roma terus menekan zona Liga Champions. Mereka kini hanya tertinggal satu poin dari Juventus di peringkat keempat, sementara AC Milan di posisi ketiga masih bisa dikejar dalam persaingan terbuka.

Como 1907 juga terus menjaga peluang. Mereka mengoleksi 62 poin dan hanya terpaut dua angka dari Roma. Situasi ini membuat persaingan papan atas Serie A semakin ketat menjelang akhir musim.

Gasperini Soroti Mentalitas dan Konsistensi Tim

Gian Piero Gasperini menilai kekuatan utama Roma terletak pada mentalitas pemain yang tetap stabil, meski tim sempat kehilangan sejumlah pemain penting karena cedera. “Sejak awal saya tidak melihat masalah di mentalitas. Para pemain selalu menunjukkan fokus”, ujar Gasperini.

Roma sempat kehilangan Paulo Dybala, Matías Soulé, dan Tammy Abraham dalam periode berbeda karena cedera. Kondisi itu sempat mengganggu kedalaman skuad dan opsi rotasi.

Namun, situasi mulai berubah setelah beberapa pemain kembali ke tim. Manu Koné menjadi salah satu yang langsung memberi dampak sejak pulih dari cedera.

Gasperini menilai kembalinya pemain-pemain inti membuat tim lebih seimbang. Ia juga menekankan peningkatan fleksibilitas taktik di berbagai lini. “Sekarang kami punya skuad lebih lengkap. Itu membuat kami lebih kuat secara struktur, rotasi, dan variasi permainan”, lanjutnya.

Roma Fokus Kejar Tiket Liga Champions

Dengan tiga pertandingan tersisa, Roma harus meraih hasil maksimal dan tetap bergantung pada hasil pesaing langsung.

Gasperini menegaskan timnya tidak boleh melakukan kesalahan di fase akhir musim jika ingin mengamankan tiket Liga Champions. “Kami tidak boleh tergelincir. Tapi tim ini sedang dalam kondisi bagus dan siap bertarung sampai akhir”, tegasnya. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *