Mataredaksi.com, BOGOR – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor mulai menekan pedal “gas” untuk mematangkan persiapan menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) VII Jawa Barat 2026.
NPCI Kabupaten Bogor membahas persiapan tersebut dalam rapat koordinasi Pelatcab sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan atlet sekaligus mengejar target juara umum.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, menegaskan persiapan atlet tidak cukup hanya mengandalkan latihan rutin. Menurutnya, NPCI harus mulai menerapkan pendekatan sport science dalam pembinaan atlet.
“NPCI harus menerapkan sport science. Kita ingin pembinaan atlet dilakukan secara terukur dan profesional”, ujar Asnan dalam rapat koordinasi persiapan Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor menuju PEPARDA VII Jawa Barat 2026, di ruang VVIP Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (3/9/2026)
Asnan mengatakan NPCI akan membahas Sport Science (Ilmu Keolahragaan) lebih lanjut bersama Tim Keolahragaan di Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (UPT PPOPM) Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Selain itu, Asnan menekankan pentingnya dukungan ahli gizi dan nutrisi dalam program Pelatcab. Menurutnya, kebutuhan nutrisi atlet menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kondisi fisik sekaligus meningkatkan performa saat bertanding.
“Ahli gizi dan nutrisi harus ada. Atlet harus mendapatkan asupan yang sesuai dengan kebutuhan dan cabang olahraga masing-masing”, katanya.
Asnan juga meminta NPCI melakukan test parameter terhadap atlet sebelum berlaga di PEPARDA VII Jawa Barat 2026. Ajang tersebut rencananya mulai berlangsung 22 November 2026 di Kota Bandung.
Menurut Asnan, test parameter membantu tim mengetahui kondisi dan kesiapan fisik atlet secara objektif. “Harus dilakukan test parameter sebelum berlaga di PEPARDA. Kita harus mengetahui sejauh mana kesiapan atlet, sehingga program latihan yang diberikan bisa lebih tepat”, jelasnya.
Target Juara Umum
Sementara itu, Pembina NPCI Kabupaten Bogor, Trian Turangga, menegaskan dukungannya terhadap target juara umum PEPARDA VII Jawa Barat 2026.
Menurut Trian, NPCI membutuhkan kerja sama seluruh elemen untuk mencapai target tersebut. Unsur itu mencakup atlet, pelatih, pengurus hingga pembina.
Selain itu, Trian menilai kekompakan dan soliditas harus menjadi kekuatan utama NPCI Kabupaten Bogor saat menghadapi persaingan di PEPARDA VII Jawa Barat.
“Kita mendukung target juara umum. Untuk mencapai itu, semuanya harus solid dan kompak”, tegas Trian yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
Karena itu, Trian meminta seluruh atlet dan jajaran NPCI Kabupaten Bogor menjaga semangat serta fokus selama menjalani Pelatcab. Ia menegaskan setiap pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk mengejar prestasi terbaik bagi Kabupaten Bogor.
“Harus juara umum. Dengan juara umum berarti kita sayang sama Bupati kita”, ujar Trian Turangga, yang juga Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Bogor.
Perkuat Sinergi
Rapat koordinasi Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor juga memperkuat kerja sama antara NPCI, pemerintah daerah, pelatih, atlet, dan seluruh pihak yang mendukung persiapan menuju PEPARDA VII Jawa Barat 2026.
Selain itu, NPCI Kabupaten Bogor mengandalkan sport science, dukungan ahli gizi dan nutrisi, serta evaluasi kondisi fisik melalui test parameter untuk meningkatkan kesiapan atlet.
Dengan persiapan yang semakin terukur, NPCI Kabupaten Bogor optimistis mampu menyiapkan kontingen secara maksimal. Mereka menargetkan kontingen tersebut membawa nama baik Kabupaten Bogor sekaligus merebut gelar juara umum PEPARDA VII Jawa Barat 2026. (MR-01)






