Bandung (Masih) Jadi Destinasi Favorit Komunitas Nasional dan Internasional

RATUSAN penggemar Royal Enfield mengikuti One Ride 2025 di Bandung, Minggu (21/9/2025). Selain berkendara bersama, peserta juga berswafoto di lokasi acara sebagai kenang-kenangan. Kegiatan ini tidak hanya meriahkan kota, tetapi juga diisi aksi sosial, seperti santunan untuk guru dan pembagian helm untuk driver ojek daring. (Sumber foto: Royal Enfield/Mataredaksi.com)

Mataredaksi.com, BANDUNG – Kota Bandung kembali menjadi tuan rumah kegiatan komunitas berskala nasional hingga internasional. Minggu (21/9/2025), ratusan penggemar motor Royal Enfield berkumpul dalam acara Royal Enfield One Ride 2025 di Hotel Puma Cihampelas, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.

Wali Kota Apresiasi One Ride

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi penyelenggaraan One Ride di Bandung. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa Bandung tetap menjadi destinasi favorit komunitas, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

“Sejak minggu lalu, Kota Bandung kembali meriah oleh acara komunitas. Terima kasih kepada teman-teman Royal Enfield yang sudah bergabung. Hari ini kita bisa ride more, ride safe, sekaligus menjadikan Bandung sebagai ibu kota komunitas di Indonesia”, kata Farhan.

Acara One Ride juga berlangsung serentak di 60 negara, menjadikan Bandung salah satu kota pilihan internasional.

Kegiatan Sosial dan Kepedulian Komunitas

Selain berkendara bersama, One Ride 2025 juga menghadirkan kegiatan sosial. Komunitas Royal Enfield memberikan santunan kepada guru sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa pendidik.

Kepedulian komunitas juga diwujudkan dengan membagikan helm untuk driver ojek daring dan kaos untuk peserta. Aksi ini mendapat sambutan antusias, sebagai dukungan nyata kepada pejuang jalanan yang sehari-hari beraktivitas di Bandung.

Komunitas Bangun Citra Positif Kota

Farhan menekankan, komunitas seperti Royal Enfield ikut membentuk citra positif Kota Bandung. “Inisiatif seperti One Ride bukan sekadar hobi, tetapi menunjukkan Bandung sebagai kota terbuka, kreatif, dan penuh kolaborasi”, ungkapnya. (MR-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *