Belasan Santriwati di Cidaun Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

SANTRIWATI di Cidaun Cianjur, Jawa Barat tergeletak lemas dan menerima perawatan usai santap makanan MBG. Kini, para korban tengah mendapatkan penanganan medis dari tim Puskesmas Cidaun, Kamis (21/8/2025). (Foto: Sanusi/MR-04)

Mataredaksi.com, CIANJUR – Belasan santriwati Pondok Pesantren Darul Quran As-satinem di Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Tim medis Puskesmas Cidaun kini menangani para korban.

Gejala Muncul Beberapa Jam Usai Santap MBG

Peristiwa terjadi pada Rabu, 20 Agustus 2025. Menu MBG, yang disediakan dapur umum atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) wilayah setempat, terdiri dari nasi, olahan kacang polong, daging, dan mi spagheti.

Beberapa jam setelah makan, sejumlah santriwati mengeluh sakit perut, mual, dan muntah. Amara (17), salah satu santriwati, menceritakan, “Kami menerima pasokan MBG sekitar pukul 10.00 WIB dan semuanya makan di asrama. Dua jam kemudian, saya dan 11 teman mengalami sakit perut, pusing, dan mual. Beberapa bahkan muntah hingga dehidrasi”.

Pihak pesantren segera mengevakuasi para korban ke Puskesmas Cidaun untuk mendapatkan penanganan.

Santriwati Curiga Mi Spagheti Jadi Penyebab

Amara menduga keracunan berasal dari saus mi spagheti. “Sausnya enggak enak, agak basi, lengket tapi encer”, ujar dia.

dr. Vivi dari Puskesmas Cidaun menambahkan, “Para santri mengeluhkan mual, pusing, bahkan muntah saat tiba di puskesmas. Gejalanya mengarah pada keracunan makanan, tapi kami harus melakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab pastinya”. (MR-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *