Mataredaksi.com, BOGOR – Romelu Lukaku menandai comeback-nya bersama tim nasional Belgia dengan cara sempurna. Penyerang berusia 33 tahun itu mencetak gol saat Belgia mengalahkan Kroasia 2-0 dalam laga uji coba internasional menjelang Piala Dunia FIFA 2026, di Stadion HNK Rijeka, Selasa (2/6/2026) malam WIB.
Gol tersebut menjadi penampilan pertama Lukaku bersama Belgia setelah hampir satu tahun absen akibat berbagai masalah kebugaran yang menghambat kariernya di level klub maupun tim nasional.
Selain Lukaku, gelandang Youri Tielemans juga tampil impresif dengan menyumbang satu gol yang membuka jalan kemenangan Setan Merah atas tuan rumah Kroasia.
Tielemans Pecah Kebuntuan
Pelatih Rudi José Garcia menurunkan sebagian besar pemain terbaik mereka dalam pertandingan yang menjadi bagian penting dari persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Kroasia mengandalkan pengalaman Luka Modrić di lini tengah, sementara Belgia tetap bertumpu pada kreativitas Kevin De Bruyne dan kecepatan Jérémy Doku.
Meski dihuni banyak pemain bintang, pertandingan berjalan cukup hati-hati pada babak pertama. Peluang bersih sulit tercipta karena kedua tim tampil disiplin dalam bertahan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-38. Tielemans berhasil memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti setelah umpan silang Jérémy Doku mengalami beberapa pantulan sebelum jatuh tepat di jalurnya.
Gelandang Aston Villa itu kemudian melepaskan tembakan kaki kiri yang mengarah ke sudut bawah gawang dan gagal dijangkau kiper Kroasia.
Menjelang turun minum, Kroasia hampir menyamakan kedudukan melalui aksi Modrić. Namun, tendangan luar kaki khas pemain AC Milan tersebut berhasil digagalkan Thibaut Courtois.
Kroasia Gagal Manfaatkan Peluang
Tertinggal satu gol membuat Kroasia tampil lebih agresif pada babak kedua. Peluang terbaik tuan rumah datang pada menit ke-60 ketika Ante Budimir memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan keras. Sayangnya, bola hanya membentur mistar gawang.
Belgia juga nyaris menggandakan keunggulan melalui skema bola mati. Tendangan bebas Tielemans disambut sundulan Hans Vanaken, tetapi bola kembali mengenai mistar.
Kedua tim terus berusaha menambah gol, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat skor tetap bertahan hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan.
Lukaku Kembali dan Langsung Bersinar
Momen yang paling ditunggu akhirnya hadir pada menit ke-73 ketika pelatih Belgia memasukkan Lukaku dari bangku cadangan.
Masuk sebagai pemain pengganti Charles De Ketelaere, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia itu langsung memberikan ancaman bagi pertahanan Kroasia.
Kerja kerasnya terbayar pada masa injury time. Lukaku berhasil berlari mengejar umpan Hans Vanaken sebelum melepaskan penyelesaian tenang yang mengubah skor menjadi 2-0.
Gol tersebut menjadi penanda kembalinya Lukaku ke panggung internasional setelah terakhir kali membela Belgia dalam kemenangan 4-3 atas Wales pada kualifikasi Piala Dunia pada Juni 2025.
Perjalanan menuju laga ini tidak mudah bagi sang penyerang. Cedera otot yang berulang membuatnya kesulitan mendapatkan menit bermain sepanjang musim 2025-2026.
Bersama Napoli, Lukaku hanya tampil tujuh kali dan mengumpulkan total 64 menit bermain. Ia juga hanya mencetak satu gol sepanjang musim, sehingga masa depannya di klub Italia tersebut mulai dipertanyakan.
Meski demikian, ketajamannya belum hilang. Menghadapi Kroasia, Lukaku hanya mendapatkan satu peluang dengan nilai expected goals (xG) sebesar 0,28. Namun, ia mampu mengonversi peluang tersebut menjadi gol.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Belgia menjelang Piala Dunia 2026. Selain menunjukkan soliditas tim, laga tersebut juga memberi sinyal positif bahwa Lukaku mulai menemukan kembali sentuhan terbaiknya pada momen yang tepat. (MR-02)






