Brighton 3-0 AS Roma: Gasperini Geram, Ragukan Kekuatan AS Roma Musim Baru

Beri Penjelasan - Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini memberikan keterangan kepada awak media setelah pertandingan persahabatan pramusim melawan Brighton & Hove Albion, di American Express Stadium, Sussex, Inggris, Sabtu (8/8/2026) malam WIB. I Lupi menelan kekalahan telak 0-3 atas The Seagulls. (Sumber foto: Screenshot/@LAROMA24/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Manajer Gian Piero Gasperini tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya, setelah AS Roma menelan kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion dalam laga pramusim, di American Express Stadium, Sussex, Inggris, Sabtu (8/8/2026) malam WIB.

Hasil tersebut semakin memperpanjang rangkaian pramusim yang mengecewakan bagi Giallorossi. AS Roma sebelumnya bermain imbang 3-3 melawan Asosiasi Sportive de Cannes setelah sempat unggul tiga gol, lalu kalah 1-4 dari Cardiff City.

Mereka hanya meraih satu kemenangan ketika menundukkan Newport County 4-1. Situasi itu membuat Gasperini mulai mempertanyakan kesiapan timnya menjelang musim 2026-2027, terutama setelah AS Roma memastikan tempat di Liga Champions UEFA.

Gasperini Soroti Performa Buruk

Gasperini menilai AS Roma tampil sangat buruk ketika menghadapi Brighton. Ia bahkan tidak melihat persoalan utama berada pada ketajaman pemain.

“Kami bermain buruk. Saya tidak berpikir masalahnya hanya soal ketajaman. Kami belum bekerja sebagai satu skuad dan kehilangan konsentrasi yang tepat”, ujar Gian Piero Gasperini kepada awak media usai pertandingan.

Pelatih asal Italia itu juga meminta publik bersabar terhadap beberapa pemain yang baru kembali dari Piala Dunia 2026. Kondisi fisik mereka belum sepenuhnya pulih sehingga Gasperini memahami perlunya waktu sebelum seluruh pemain mencapai level terbaik.

Namun, persoalan pertahanan tetap membuatnya khawatir. AS Roma sudah kebobolan 11 gol dalam empat pertandingan pramusim. Catatan tersebut memperlihatkan pekerjaan besar yang harus segera mereka selesaikan.

Gasperini juga merasa skuadnya belum menunjukkan energi yang cukup. Menurutnya, kondisi tersebut justru bisa menjadi pelajaran penting sebelum kompetisi resmi bergulir.

AS Roma Masih Jauh dari Siap

Gasperini melihat timnya belum berada pada level yang ia harapkan. Ia menilai AS Roma masih tertinggal dari jadwal persiapan yang seharusnya.

“Kami masih jauh dari jadwal yang seharusnya. Grup yang memulai persiapan musim panas bekerja dengan baik, tetapi skuad kami masih memiliki perbedaan”, kata Gasperini.

Menurut Gasperini, perbedaan kondisi antarpemain membuat proses persiapan belum berjalan sebagai satu kesatuan. Ia berharap situasi tersebut segera membaik agar Roma mampu memasuki kompetisi dengan kesiapan penuh.

Dortmund Jadi Ujian Terakhir

AS Roma masih memiliki satu pertandingan pramusim melawan Borussia Dortmund pada Sabtu (15/8/2026) pukul 22.30 WIB di Stadion Signal Iduna Park, North Rhine-Westphalia, Jerman.

Laga tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Gasperini untuk melihat perkembangan tim sebelum musim baru dimulai. Pertandingan itu juga dapat membantu pelatih menentukan komposisi pemain yang paling siap menghadapi kompetisi resmi.

Gasperini Soroti Bursa Transfer

Kekecewaan Gasperini tidak hanya menyangkut performa di lapangan. Pelatih tersebut kembali menyinggung lambannya aktivitas AS Roma pada bursa transfer musim panas.

Lorenzo Pellegrini menjadi tambahan terbaru setelah menandatangani kontrak baru usai kesepakatan sebelumnya berakhir pada 30 Juni. Namun, Gasperini tidak menganggap kehadiran Pellegrini sebagai solusi instan karena sang pemain masih membutuhkan waktu sekitar satu bulan sebelum kembali bermain.

Roma Kekurangan Pemain

Menurut Gasperini, AS Roma menghadapi situasi berbeda dengan klub lain. Beberapa klub kesulitan bergerak karena memiliki terlalu banyak pemain, sedangkan AS Roma justru kekurangan pemain untuk membangun skuad ideal.

Ia juga mengkritik kebiasaan klub yang baru aktif pada 15 hari terakhir Agustus. Menurutnya, tim seharusnya sudah memiliki komposisi yang jelas ketika menjalani persiapan musim.

Kekuatan Skuad Masih Diragukan

Ketika mendapat pertanyaan mengenai kekuatan AS Roma dibandingkan musim lalu, Gasperini tidak memberikan jawaban meyakinkan.

Ia menyebut AS Roma mengganti Mehmet Zeki Çelik dengan Nahuel Molina yang masih harus menjalani pertemuan dengan tim. Di lini depan, AS Roma menggantikan Artem Dovbyk dengan Santiago Castro yang sejauh ini memberi kesan positif kepada sang pelatih.

Gasperini Masih Butuh Pemain

Gasperini juga menyambut kehadiran Konstantinos Koulierakis untuk memperkuat lini pertahanan. Namun, ia tetap merasa AS Roma membutuhkan tambahan pemain jika melihat komposisi skuad saat ini. “Jika melihat angka-angkanya, saya merasa kami masih membutuhkan sesuatu”, ujar Gasperini.

Soal pemain yang harus keluar dan target berikutnya, Gasperini menyerahkan keputusan kepada manajemen. Ia menyebut kepala transfer Tony D’Amico masih berusaha mencari pemain muda berbakat untuk melengkapi skuad.

Manajemen Tentukan Langkah

Gasperini juga meminta pertanyaan mengenai kemungkinan penjualan pemain besar diarahkan kepada John Galantic, Chief Executive Officer (CEO) AS Roma. Menurutnya, manajemen harus menentukan siapa yang pergi sekaligus bagaimana klub menutup kesepakatan transfer tersebut. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *