Bupati Cup 2025: Gowes Semangat Merdeka Hingga Pelosok Malasari

BUPATI Rudy Susmanto (ketiga kiri) dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (kedua kiri) berfoto bersama para pebalap, Sekda Ajat Rochmat Jatnika (kedua kanan), serta jajaran pengurus ISSI Kabupaten Bogor usai gelaran Tour Malasari Halimun Salak (TMHS) 2025, Minggu (24/8/2025). (Sumber Foto: Istimewa)

Mataredaksi.com, BOGOR – Ratusan pesepeda dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam event balap sepeda Bupati Cup 2025 – Tour Malasari Halimun Salak di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/8/2025).

Ajang sport tourism ini tidak hanya menjadi lomba adu cepat di jalur perbukitan Halimun Salak, tetapi juga membawa pesan kebersamaan dan semangat kemerdekaan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja ia rancang untuk menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga pelosok.

“Masyarakat di Kampung Citalahad, Desa Malasari, adalah bagian penting dari Kabupaten Bogor. Mereka juga berhak merasakan kemeriahan HUT RI ke-80”, kata Rudy.

Bupati bersama ISSI Kabupaten Bogor menyiapkan rute start dari Stadion Pakansari hingga finis di Desa Malasari. Jalur ini memperlihatkan panorama hutan, lembah, dan pedesaan yang asri sekaligus memberi pengalaman berbeda bagi para peserta.

Selain membawa sukacita, ajang ini juga membuat banyak pihak melihat langsung kondisi akses jalan menuju Desa Malasari yang masih memprihatinkan.

“Kami para pejabat merasakan sendiri bagaimana perjuangan masyarakat setiap hari. Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama”, lanjut Rudy.

Tour Malasari Halimun Salak juga tampil sebagai etalase wisata Kabupaten Bogor. Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Barat, tetapi juga datang dari Jakarta, Jawa Tengah, Jambi, hingga Kalimantan Barat. Dampaknya, sektor perhotelan, UMKM, hingga ekonomi lokal ikut terdongkrak.

“Melalui event ini, kami ingin menunjukkan bahwa Malasari bukan hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga energi masyarakat yang luar biasa. Gowes hari ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga bentuk cinta pada tanah air”, tutup Rudy. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *