Mataredaksi.com, BOGOR – Celtic Football Club gagal lolos ke Liga Champions 2025/2026 setelah kalah adu penalti 2-3 (0-0) dari Kairat Almaty di leg kedua play-off di Stadion Ortalyq, Kazakhstan, Selasa (27/8/2025) malam WIB. Kairat mencatat sejarah dengan lolos ke fase utama Liga Champions untuk pertama kalinya.
Kairat Tahan Dominasi Celtic
Selama 210 menit, Halyq Komandasy sebutan Kairat Almaty FC menahan serangan Celtic dengan disiplin. James Forrest, Yang Hyun-jun, dan Daizen Maeda kesulitan menembus pertahanan lawan, sementara Adam Idah dan Arne Engels belum memberi kontribusi. Kesempatan emas Maeda di menit ke-85 meleset di atas mistar gawang.
Kekecewaan Brendan Rodgers
Hasil ini membuat Brendan Rodgers mengaku kecewa. “Liga Champions adalah kompetisi luar biasa. Kami harus tetap bersatu sebagai tim, tapi kami belum tampil maksimal”, ujarnya. Kapten Callum McGregor menambahkan, “Kami tidak pantas lolos dan harus bangkit untuk Old Firm melawan Rangers”.
Analisis Taktik
Penguasaan bola 67% gagal dimanfaatkan Celtic karena kurang kreativitas di sepertiga akhir dan set-play yang buruk. Mantan gelandang John Collins menilai Kairat, meski baru pertama kali tampil di Liga Champions, tampil lebih disiplin dan terorganisir.
Dampak Finansial Celtic
Kekalahan ini menekan keuangan Celtic. Klub kehilangan sekitar Rp 317 miliar (€18 juta) dari tiket, sponsor, dan merchandise. Lolos ke Liga Europa hanya memberi Rp 70 miliar (€4 juta), dan setiap kemenangan di Liga Champions bernilai Rp 35 miliar (€2 juta). (MR-02)






