Cetak Brace ke Gawang Norwegia, Bellingham Samai Rekor Bersejarah Maradona dan Pelé

Luapkan Emosi – Ekspresi gelandang Inggris, Jude Bellingham meluapkan kegembiraan usai mencetak gol penyeimbang ke gawang Norwegia pada perempat final Piala Dunia FIFA 2026, di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026) pagi WIB. Gol tersebut menjadi titik balik kebangkitan The Three Lions sebelum menang 2-1 atas The Vikings lewat perpanjangan waktu. (Sumber foto: @br football/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Jude Bellingham kembali membuktikan dirinya sebagai pembeda bagi Timnas Inggris. Gelandang berusia 23 tahun itu mencetak dua gol yang membawa The Three Lions bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Norwegia 2-1.

Hasil dramatis itu diraih setelah babak perpanjangan waktu pada perempat final Piala Dunia FIFA 2026, di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.

Dua gol Bellingham tidak hanya mengantarkan Inggris ke semifinal, tetapi juga mengukuhkan namanya dalam buku sejarah sepak bola. Berkat performa gemilangnya, skuad asuhan Thomas Tuchel kini tinggal selangkah lagi menuju partai puncak dan akan menghadapi pemenang laga Argentina kontra Swiss di Stadion Atlanta, Georgia.

Norwegia Lebih Dulu Mengejutkan Inggris

Laga berlangsung ketat sejak peluit awal yang dipimpin wasit asal Prancis, Clément Turpin. Inggris memang lebih banyak menguasai bola, tetapi Norwegia tampil disiplin dan mampu mematahkan sejumlah serangan lawannya.

Peluang pertama baru tercipta menjelang pertengahan babak pertama saat Harry Kane mencoba peruntungannya melalui tendangan bebas. Namun, bola masih melayang di atas mistar gawang.

Tidak lama berselang, kesalahan umpan John Stones hampir dimanfaatkan Erling Braut Håland. Beruntung bagi Inggris, Jordan Pickford sigap keluar dari sarangnya untuk menggagalkan peluang emas tersebut.

Momentum itu membangkitkan kepercayaan diri Norwegia. Pada menit ke-36, Martin Ødegaard mengalirkan bola kepada Andreas Schjelderup di sisi kiri.

Pemain SL Benfica itu kemudian menusuk ke dalam sebelum melepaskan tembakan keras yang membentur tiang dan bersarang di sudut atas gawang Pickford.

Gol tersebut membuat The Vikings, julukan tim nasional Norwegia, unggul 1-0 sekaligus membungkam dominasi penguasaan bola Inggris.

Bellingham Bangkitkan Harapan

Saat pertandingan memasuki tambahan waktu babak pertama, Inggris akhirnya menemukan jawaban. Anthony Gordon mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang langsung bersambut aksi Jude Bellingham.

Gelandang Real Madrid itu melewati Torbjørn Heggem sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut bawah gawang Ørjan Nyland.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus mengembalikan kepercayaan diri Inggris sebelum turun minum. Bahkan, Harry Kane sempat membobol gawang Norwegia beberapa saat kemudian. Sayangnya, wasit membatalkan gol sang kapten karena ia terlebih dahulu berada dalam posisi offside.

VAR Gagalkan Gol Norwegia

Memasuki babak kedua, Norwegia tampil lebih agresif melalui situasi bola mati. Patrick Berg hampir membawa timnya kembali unggul setelah sepak pojok menghasilkan kemelut di depan gawang Inggris. Torbjørn Heggem sempat menyambar bola hingga bersarang ke gawang.

Namun, Video Assistant Referee (VAR) menganulir gol tersebut setelah melihat Erling Håland lebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap Elliot Anderson. Setelah lolos dari ancaman, Inggris perlahan kembali menguasai permainan.

Meski demikian, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih sehingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan.

Dua Gol dan Tiket Semifinal

Momentum kemenangan akhirnya datang pada menit ke-93. Morgan Rogers melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti, namun Nyland masih mampu menepisnya.

Akan tetapi, Bellingham bergerak cepat menyambar bola muntah menjadi gol keduanya pada laga tersebut. Gol itu memastikan Inggris berbalik unggul 2-1.

Norwegia mencoba mengejar ketertinggalan. Bahkan, pelatih Ståle Solbakken membuat keputusan berani dengan menarik keluar Erling Haaland dan memasukkan Jørgen Strand Larsen.

Sementara itu, Inggris sempat memperoleh hadiah penalti. Akan tetapi, wasit membatalkan keputusan tersebut setelah tayangan VAR menilai Djed Spence melakukan simulasi saat berduel dengan Oscar Bobb.

Hingga peluit panjang berbunyi ditiup wasit asal Prancis, Clément Turpin keunggulan Inggris tetap bertahan sehingga The Three Lions berhak melangkah ke semifinal.

Bellingham Ukir Rekor Bersejarah

Penampilan Bellingham kembali menjadi sorotan utama. Dua gol miliknya membuat gelandang Real Madrid itu menjadi pemain pertama sejak Diego Maradona pada Piala Dunia 1986 yang mampu mengemas sedikitnya dua gol dalam dua pertandingan fase gugur secara beruntun.

Selain itu, ia menjadi pemain termuda yang mencatatkan prestasi tersebut sejak legenda Brasil, Edson Arantes do Nascimento yang lebih dikenal sebagai Pelé, pada Piala Dunia 1958.

Bellingham juga telah mengoleksi enam gol non-penalti dalam satu edisi Piala Dunia. Torehan tersebut menyamai rekor Gary Lineker yang dibukukan bersama Inggris pada turnamen 1986.

Secara keseluruhan, ia kini telah terlibat dalam 12 gol untuk Inggris di turnamen besar, terdiri atas sembilan gol dan tiga assist.

Catatan itu menyamai Gary Lineker, hanya kalah dari Harry Kane dengan 25 keterlibatan gol dan David Beckham yang mengoleksi 14 kontribusi gol.

Catatan Emas Para Senior

Di sisi lain, kemenangan atas Norwegia turut menghadirkan catatan bersejarah bagi dua pemain senior Inggris. Jordan Pickford mencatat penampilan ke-18 di Piala Dunia, terbanyak sepanjang sejarah bagi pemain The Three Lions.

Adapun Harry Kane menjalani laga internasional ke-120 bersama Inggris, menyamai rekor Wayne Rooney dan hanya terpaut lima pertandingan dari Peter Shilton yang masih memegang rekor tertinggi dengan 125 penampilan.

Dengan performa impresif Jude Bellingham yang terus bersinar, Inggris kini melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi dan menjaga asa mengakhiri penantian panjang meraih kembali trofi Piala Dunia. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *