Chelsea FC Women Buka Musim Barclays WSL 2025/26 dengan Kemenangan 2-1 atas Manchester City

Awal Positif Era Bompastor

MAIKA Hamano merayakan gol keduanya yang memastikan kemenangan 2-1 Chelsea atas Manchester City pada laga pembuka Women’s Super League (WSL) 2025/2026, di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (6/9/2025) WIB. (Sumber foto: Chris Lee–Chelsea FC/GettyImages)

Mataredaksi.com, BOGOR – Musim Barclays Women’s Super League (WSL) 2025/2026 dibuka dengan cerita lama: kemenangan Chelsea. Tim asuhan Sonia Bompastor mengalahkan Manchester City 2-1 di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (6/9/2025) WIB. Hasil ini menandai langkah awal Chelsea dalam upaya meraih gelar ketujuh beruntun.

Sebaliknya, manajer anyar City, Andrée Jeglertz, harus menelan kekalahan pada laga debutnya. Chelsea pun memperpanjang rekor tak terkalahkan di WSL sejak Mei 2024, atau 26 laga beruntun.

Carpenter Bersinar di Debut

Chelsea tampil dengan karakter khas: solid di belakang dan tajam di depan. Bek kanan anyar, Ellie Carpenter, langsung mencuri perhatian lewat performa eksplosif di sisi sayap. Umpan silangnya yang presisi melahirkan gol pembuka Aggie Beever-Jones.

Bompastor memuji sang mantan anak asuh di Lyon

“Ellie punya dampak besar sejak menit awal. Saya sudah mengenalnya lama, jadi tidak kaget melihat performa seperti ini”, ucap sang pelatih.

Hamano Gandakan Keunggulan

Manchester City sempat merepotkan lewat peluang Khadija Shaw, juga sepakan bebas melengkung Alex Greenwood yang mengenai mistar. Namun, kegagalan memaksimalkan tekanan berujung petaka.

Maika Hamano menambah gol kedua Chelsea setelah menerima umpan matang dari Wieke Kaptein. Pertahanan City terlalu longgar sehingga Hamano bisa menyelesaikan peluang dengan mudah.

City sempat mendapat angin lewat gol bunuh diri Niamh Charles dari tendangan bebas Greenwood. Namun, mereka gagal menyamakan kedudukan meski menguasai jalannya babak kedua.

Cedera Jadi Pukulan City

Selain kalah, City juga harus menanggung kabar buruk. Alex Greenwood dan Lily Murphy mengalami cedera di penghujung laga. Kondisi keduanya masih menunggu evaluasi medis.

Jeglertz mengakui timnya tampil lebih baik setelah jeda. “Kami berhasil menekan di babak kedua, tapi penyelesaian akhir menjadi masalah. Kami pantas mendapat setidaknya satu poin”, ujarnya.

Target Besar Chelsea

Bagi Chelsea, kemenangan ini menjadi modal penting menuju target ambisius: meraih empat trofi utama musim ini. Kedatangan Alyssa Thompson dari Angel City, meski belum debut, semakin meningkatkan ekspektasi publik Stamford Bridge. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *