Inter Bangkit di Sinigaglia
Mataredaksi.com, BOGOR – Inter Milan memanfaatkan kekalahan Società Sportiva Calcio Napoli sehari sebelumnya dengan kemenangan comeback dramatis 4-3 (1-2) atas Como 1907 pada pekan ke-32. Hasil ini membuat Nerazzurri unggul sembilan poin di puncak klasemen Serie A Italia 2025/2026, sekaligus mempertegas langkah mereka menuju Scudetto.
Denzel Dumfries menjadi penentu kemenangan di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Djarum, Senin (13/4/2026) dini hari WIB, setelah Marcus Thuram lebih dulu menginspirasi kebangkitan Inter lewat dua gol penting.
Como Tampil Dominan di Babak Pertama
Como asuhan Cesc Fàbregas sempat mengontrol jalannya laga. Mereka unggul 2-0 saat turun minum dan terlihat siap memberi kejutan besar dalam perebutan papan atas.
Gol pembuka lahir saat Nicolás Paz Martínez menusuk dari lini belakang Inter. Yann Sommer sempat menepis, tetapi Álex Valle Gómez menyambar bola muntah untuk membuka skor.
Tekanan tuan rumah berlanjut. Sembilan menit kemudian, Como menggandakan keunggulan lewat Nicolás Paz yang memanfaatkan lemparan panjang Jean Butez, lalu menuntaskannya dengan tenang melewati Sommer.
Inter Mulai Menyalakan Perlawanan
Inter baru bereaksi di masa injury time babak pertama. Marcus Thuram memperkecil ketertinggalan lewat tembakan keras setelah unggul duel dengan Ignace Van der Brempt.
Momentum berbalik cepat setelah jeda. Thuram menyamakan kedudukan pada menit ke-49, memanfaatkan kesalahan lini belakang Como dan melewati kiper yang keluar dari kotak penalti.
Yann Sommer kemudian melakukan penyelamatan krusial dari Jacobo Ramón, sebelum Dumfries membawa Inter berbalik unggul pada menit ke-58 lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas Hakan Çalhanoğlu.
Dumfries Pastikan Comeback Sempurna
Pemain asal Belanda itu memastikan keunggulan menjadi 4-2 pada menit ke-72 setelah menyambar bola liar di dalam kotak penalti.
Como sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti Lucas de Cunha setelah pelanggaran Ange-Yoan Bonny terhadap Nicolás Paz. Di masa tambahan waktu, tembakan Jacobo Ramón sempat menghantam mistar, namun Inter bertahan hingga laga usai.
Efisiensi Jadi Pembeda
Secara statistik, Como mencatat 2,79 expected goals (xG) dari 24 percobaan, tetapi hanya menghasilkan tiga gol. Inter lebih efisien dengan empat gol dari lima tembakan tepat sasaran.
Marcus Thuram kembali menjadi sorotan dengan kontribusi dua gol. Sejak awal musim 2024/2025, ia telah mencetak setidaknya dua gol dalam enam laga Serie A—lebih banyak dari pemain lain.
Mental Juara Inter
Hasil ini menegaskan ketajaman dan mental juara Inter dalam perburuan gelar, sementara Como tetap mendapat pengakuan atas performa menyerang mereka yang berani.
Kemenangan ini juga memperpanjang momentum positif Inter dalam fase krusial musim. Pasukan Simone Inzaghi menunjukkan kedalaman skuad dan ketenangan saat menghadapi tekanan, terutama setelah tertinggal dua gol di babak pertama. Peran lini tengah dalam mengontrol tempo di babak kedua menjadi kunci kebangkitan Nerazzurri.
Menatap Sisa Musim
Dengan hasil ini, Inter semakin percaya diri menatap sisa pertandingan. Sementara itu, Como tetap mendapat pujian atas keberanian mereka meladeni tim papan atas dengan intensitas tinggi sepanjang laga. (MR-03)






