Mataredaksi.com, STOCKHOLM – Bermain imbang tanpa gol alias 0-0 melawan rival bebuyutannya Leeds United, pelatih Manchester United, Rúben Amorim, mengaku kecewa berat.
Terutama, pada permainan lini tengah timnya yang tak mampu menguasai bola. Padahal, dalam laga ini, ‘The Red Devils’ (Setan Merah) tampil dengan sejumlah bintangnya.
Sebut saja, Bruno Fernandes, Casemiro, Matthijs de Ligt, Luke Shaw hingga Amad Diallo. Belum lagi rekrutan teranyar mereka seharga £62,5 juta (poundsterling) setara Rp 1,36 triliun dari Wolverhampton Wanderers, Matheus Cunha.
“Kami mengalami kesulitan saat mencoba melakukan tekanan. Sedangkan di babak kedua, mereka mampu menguasai bola dengan baik. Pada momen-momen seperti itu, mereka memang terlihat berbahaya”, kata Rúben Amorim.
Meski begitu, Rúben Amorim juga tetap melihat banyak hal positif dalam laga ini. Terutama, striker berusia 18, Chidozie Obi-Martin dan bek kiri Diego Basilio León yang direkrut dari Club Cerro Porteño.
Rúben Amorim bahkan memuji León yang disebut-sebut sebagai bintang muda menjanjikan Paraguay ini juga bermain sebagai starter
“Kami masih lemah dalam kecepatan, terutama di lapangan tengah. Anda bisa menyaksikan bagaimana kesulitan yang dihadapi pemain kami untuk menguasai bola. Meski demikian, kami tetap bisa menciptakan sejumlah peluang”, ujar Amorim lagi.
Selain dua pemain tersebut, Rúben Amorim juga memberi catatan khusus soal performa Cunha. Menurut teknisi berumur 40 ini, Cunha mampu memenuhi kebutuhan tim.
“Bagi saya, Matheus Cunha menunjukkan apa yang memang kami butuhkan. Dia pemain yang sungguh diperlukan tim ini”, kata eks pelatih Sporting CP ini.
“Begitu menerima bola, dia langsung menunjukkan agresivitas menyerang lawan. Harus diakui masih banyak pekerjaan yang harus dituntaskan. Ini memang uji coba yang cukup berat. Apalagi kami menghadapi tim Premier League dengan menurunkan dua tim yang berbeda”, tambah Amorim.
Ia juga optimis Cunha bisa bekerjasama dengan Fernandes maupun Mount. “Kami menyaksikan di tim berbeda musim lalu. Kini, kami juga berharap banyak pada dia. Anda bisa menyaksikan dia memang belum padu dengan Bruno. Tetapi, ini akan menjadi perpaduan yang bagus di antara mereka karena ada Kobbie (Mainoo) dan Mason”, kata dia lagi.
Usai pertandingan persahabatan pramusim yang dimainkan, di Stadion Strawberry Arena, Stockholm, Swedia, Sabtu (19/7/2025) malam WIB, ‘Setan Merah’ terbang ke Amerika Serikat untuk melakoni pramusim bertajuk Premier League Summer Series US Tour 2025.
Bruno Fernandes dan kawan-kawan menghadapi tim-tim English Premier League (EPL), seperti West Ham United, AFC Bournemouth dan Everton di liga sepak bola seri musim panas lain paling seru di AS yang berlangsung dari 26 Juli – 3 Agustus 2025. (MR-3)






