Era Tuchel Mulai Terlihat, Inggris Main Seperti Mesin

PELATIH Inggris Thomas Tuchel memberi instruksi kepada Djed Spence di pinggir lapangan pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup K kontra Serbia di Stadion Rajko Mitić, Beograd, Rabu (10/9/2025) dini hari WIB. Spence masuk menit ke-69 menggantikan Reece James. (X/@DjedSpence)

Mataredaksi.com, BOGOR – Thomas Tuchel baru memimpin Inggris seumur jagung. Namun, kemenangan 5-0 atas Serbia di Beograd terasa seperti pernyataan besar. Inggris kini bermain lebih berani, lebih cepat, dan lebih disiplin.

Intensitas yang Lama Hilang

Gareth Southgate membuat Inggris solid tapi sering membosankan. Tuchel membawa energi baru. Dari awal laga, Inggris menekan tinggi dan memaksa Serbia kehilangan ritme. Umpan cepat dan variasi serangan langsung mengurung tuan rumah.

“Kami ingin tim tampil agresif”, ujar Tuchel seusai laga. “Bukan hanya menunggu, tapi mengontrol setiap momen”.

Pemain Muda Ikut Tumbuh

Noni Madueke, Ezri Konsa, dan Marc Guéhi memanfaatkan kesempatan untuk bersinar. Mereka mencetak gol dan ikut meramaikan pesta. Kane tetap menjadi pemimpin, tetapi generasi baru kini siap mengimbangi.

Skuad Tetap Tangguh Meski Banyak Cedera

Cedera Jude Bellingham, Bukayo Saka, dan Cole Palmer tidak membuat Inggris melemah. Tuchel meramu strategi sehingga tim tetap bertenaga. Kedalaman skuad terlihat jelas di setiap lini.

Peta Jalan Menuju Piala Dunia

Tuchel memimpin tim dengan catatan lima kemenangan beruntun. Publik Inggris melihat tanda-tanda tim ini siap melangkah lebih jauh. Identitas “mesin kolektif” ala Tuchel perlahan menggantikan stigma lama yang sering tampil setengah hati di laga besar. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *