Mataredaksi.com, BOGOR – Como 1907 harus menelan kekalahan kandang pertama musim ini setelah takluk 1-3 dari AC Milan pada laga tunda pekan ke-16 Serie A 2025/2026, Jumat (16/1/2026) dini hari WIB. Pelatih Cesc Fàbregas tetap memuji mental tim muda yang berani bermain sampai akhir, meski hasil akhir tidak berpihak pada tuan rumah.
Como Memberi Perlawanan
Marc-Oliver Kempf membawa Como unggul lebih dulu lewat sundulan pada menit ke-10, memberikan awal yang sempurna di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Namun, penyelamatan gemilang kiper Mike Maignan dan penalti Christopher Nkunku sebelum babak pertama mengubah arah pertandingan. Babak kedua ditandai gol-gol Adrien Rabiot yang memastikan kemenangan Rossoneri.
(Sumber foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Cesc Fàbregas menegaskan, meski kalah, timnya menunjukkan semangat juang yang luar biasa. “Kami bermain berani sampai menit terakhir dan menciptakan sejumlah peluang. Setiap pemain berusaha memberikan yang terbaik, meskipun hasil akhirnya tidak berpihak pada kami”, ujarnya kepada DAZN Italia.
Dominasi Tanpa Efektivitas
Statistik malam itu menunjukkan Como unggul dalam penguasaan bola, akurasi umpan, jumlah tembakan, dan xG. Namun, efektivitas AC Milan di momen-momen krusial membuat tuan rumah menelan kekalahan. Fàbregas menyoroti pentingnya belajar dari pengalaman ini untuk mengembangkan mentalitas pemain muda.
“Kami harus meningkatkan mentalitas dan belajar dari kesalahan. Setiap tim memiliki kekuatan dan kelemahan, dan pengalaman menghadapi Milan adalah kesempatan untuk tumbuh”, katanya.
(Sumber foto: X/@footballitalia)
Cesc Fàbregas menambahkan, konsistensi dan fokus menjadi kunci: “Kami mempelajari Milan dengan detail dan tahu area yang bisa menyakiti kami. Malam ini mereka memanfaatkan salah satu celah tersebut. Itu menyakitkan, tapi ini membuka peluang perbaikan”.
Fokus Perbaikan dan Masa Depan
Kekalahan ini juga menambah catatan tanpa kemenangan Como dalam dua putaran terakhir. Pelatih Spanyol itu menegaskan, fokus utama adalah mengangkat mental pemain dan memaksimalkan potensi tim muda.
(Sumber foto: Marco Luzzani/Getty Images)
“Apa yang bisa Anda katakan kepada pemain yang bermain seperti ini dan kalah 3-1? Milan pantas dipuji, tapi kami bangga dengan cara tim ini bermain. Kami akan kembali lebih kuat”, pungkas Cesc Fàbregas.
Cesc Fàbregas menutup dengan pesan positif: “Kami mengucapkan selamat kepada AC Milan. Mereka pantas merayakan kemenangan, tetapi sekarang fokus saya adalah mengangkat kepala para pemain dan memastikan mereka terus berkembang, baik saat menang maupun kalah”. (MR-03)







