Kemendag Bidik Perdagangan Indonesia-Peru Capai 5 Miliar Dolar AS

PRESIDEN RI Prabowo Subianto berbincang dengan Presiden Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra saat penandatanganan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Peru (IP-CEPA), Senin (11/8/2025). (Sumber Foto: Dok. Sekretariat Negara)

Mataredaksi.com, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan perdagangan antara Indonesia dan Peru mencapai 5 miliar dolar AS dalam 5 sampai 10 tahun ke depan.

Kedua negara menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Peru (IP-CEPA). Perjanjian ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendiko Bris Witjaksono mengatakan target berlaku untuk kedua negara. Indonesia diperkirakan menyumbang 3 miliar dolar AS, dan Peru 2 miliar dolar AS.

Djatmiko menilai target ini sangat ambisius. Saat ini, nilai perdagangan kedua negara baru mencapai 500 juta dolar AS.

Pada semester pertama 2025, kedua negara mencatat nilai perdagangan sebesar 264,8 juta dolar AS. Nilai ini naik 34,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Indonesia mengekspor barang senilai 206,4 juta dolar AS dan mengimpor barang senilai 58,4 juta dolar AS.

Sepanjang 2024, kedua negara mencatat nilai perdagangan 480,7 juta dolar AS. Nilai ini tumbuh rata-rata 15 persen setiap tahun sejak 2020.

Presiden Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra, mengunjungi Indonesia pada 11 Agustus. Dalam kunjungan itu, kedua negara menandatangani IP-CEPA.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyambut baik penyelesaian perundingan dalam waktu singkat. “Kami berhasil menyelesaikan perundingan dalam 14 bulan. Biasanya perundingan berlangsung bertahun-tahun”, ujarnya. (MR-01)

Editor: Sabar Sianturi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *