Mataredaksi.com, BOGOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, memberikan apresiasi atas kinerja Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi selama 338 hari masa kerja.
Sastra menyebut Rudy Susmanto dan Jaro Ade menunjukkan pola kerja cepat dan responsif dalam menjalankan roda pemerintahan daerah, meski masa kepemimpinan mereka belum genap satu tahun. Dia melihat berbagai kebijakan menyentuh banyak wilayah di Kabupaten Bogor.
“Bupati dan Wakil Bupati Bogor bekerja cepat dan fokus. Saya puas dengan kinerja Pak Rudy dan Pak Jaro Ade”, ujar Sastra Winara usai Diskusi Media Lembaga Study Visi Nusantara Maju di Cibinong, Rabu (21/1/2026).
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini menilai kepemimpinan Rudy Susmanto tidak hanya terfokus di Kecamatan Cibinong sebagai pusat pemerintahan. Tetapi, pemerintah daerah juga menjalankan program hingga ke 39 kecamatan.
Sastra menegaskan sebagian besar program utama sudah berjalan hingga akhir 2025. Ia menilai etos kerja tinggi menjadi kunci capaian tersebut. “Jam kerja Bupati dan Wakil Bupati sangat padat. Mereka bekerja sejak pagi hingga sore, lalu melanjutkan rapat pada malam hari”, katanya.
Menurut Sastra, ritme kerja yang tinggi ini penting mengingat Kabupaten Bogor memiliki tantangan besar dan wilayah yang sangat luas sehingga membutuhkan percepatan pembangunan.
Sastra juga menekankan pentingnya peran kepala desa sebagai penghubung langsung pemerintah daerah dengan masyarakat. Menurutnya, kepala desa membantu memantau kondisi wilayah di lapangan.
“Kabupaten Bogor sangat luas. Para kepala desa berperan sebagai penghubung langsung pemerintah daerah dengan masyarakat di lapangan”, ujarnya.
DPRD Kabupaten Bogor, lanjut Sastra, mendukung penguatan pembangunan desa. Dan, DPRD sepakat meningkatkan bantuan keuangan desa.
“Kabupaten Bogor membutuhkan kepala desa sebagai mata dan telinga pemerintah daerah. Karena itu, kami sepakat mendorong peningkatan bantuan keuangan desa, sebab pembangunan Kabupaten Bogor harus dimulai dari desa”, pungkasnya. (MR-07)






