Kolaborasi Jadi Sorotan di Indonesia Retail Summit 2025

IRS - Indonesia Retail Summit 2025 angkat kolaborasi sebagai strategi bisnis. Isu itu menjadi tema besar dalam ajang Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2025 yang berlangsung 27-28 Agustus, di Swissôtel Jakarta PIK Avenue, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. (Sumber foto: Istimewa)

Mataredaksi.com, JAKARTA- Kolaborasi antarmerek mengemuka sebagai strategi utama menghadapi persaingan pasar ritel yang kian dinamis. Isu itu menjadi tema besar dalam ajang Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2025 yang berlangsung 27-28 Agustus di Swissôtel Jakarta PIK Avenue, Jakarta Utara.

Acara tahunan yang digelar oleh HIPPINDO ini mempertemukan pelaku ritel, pemilik merek, hingga inovator lintas sektor. Mereka berbagi pengalaman, ide, serta strategi dalam membangun bisnis berkelanjutan di tengah tantangan industri yang cepat berubah.

Salah satu sesi yang paling menyita perhatian peserta datang dari keynote speech Yulia Saksen, konsultan merek internasional sekaligus Co-Founder Creativeans.

Ia menekankan bahwa kolaborasi bukan lagi pilihan tambahan, melainkan jalan utama untuk memperluas jangkauan pasar, mempercepat pertumbuhan, dan menciptakan nilai jangka panjang.

“Di dunia ritel saat ini, kekuatan satu merek saja tidak lagi cukup. Pertumbuhan eksponensial terjadi ketika bisnis terhubung dengan mitra yang memiliki kesamaan nilai, kekuatan, dan visi”, ujar Yulia, Rabu (10/9/2025).

Branding hingga Sinergi

Dalam paparannya, Yulia membahas cara memilih mitra kolaborasi yang tepat, membangun kepercayaan, dan merancang sinergi saling menguntungkan.

Ia menegaskan pentingnya personal branding dan corporate branding yang jelas agar sebuah bisnis lebih mudah menarik mitra strategis.

Creativeans sendiri tampil mencuri perhatian di area pameran. Bersama Hovarlay, perusahaan teknologi kemasan berkelanjutan berbasis augmented reality (AR), mereka menghadirkan pengalaman interaktif.

Pengunjung bisa mencoba langsung kemasan ramah lingkungan sebagai media storytelling dinamis, menelusuri studi kasus, hingga mengikuti sesi konsultasi singkat dengan tim Creativeans.

Kehadiran Creativeans membuktikan bahwa inovasi ritel tidak lagi terbatas pada produk baru. Kemitraan strategis yang memadukan keahlian berbeda kini menjadi kunci untuk menciptakan pengalaman konsumen yang lebih berdampak.

Ajang Titik Temu

IRSE 2025 berhasil menegaskan perannya sebagai titik temu pelaku ritel, pemilik merek, dan inovator. Lebih dari sekadar pameran, forum ini menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus membangun kolaborasi baru yang akan menentukan arah industri ritel di masa mendatang. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *