Kontingen Difabel Kabupaten Bogor Raih Peringkat Tiga Peparpeda IV Jabar 2025

Ketua Kontingen Hendarsah: Meskipun berada di posisi ketiga, pencapaian ini meningkat signifikan dibanding Peparpeda sebelumnya dan mereka sudah berjuang allout

KEPALA Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, berfoto bersama salah satu atlet difabel pelajar usai menyerahkan sertifikat dan medali di SPOrT Jabar Arcamanik, Jl. Pacuan Kuda, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (2/10/2025). (Sumber foto: Dok. Bapopsi Kabupaten Bogor)

Mataredaksi.com, BANDUNG – Kontingen atlet difabel pelajar Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IV Jawa Barat 2025.

Dari 4 cabang olahraga yang dipertandingkan sejak 29 September hingga 2 Oktober 2025 di Kota Bandung, mereka mengumpulkan 12 medali emas, 17 perak, dan 19 perunggu, sehingga total menjadi 48 medali.

Hasil ini menempatkan Kabupaten Bogor di peringkat tiga besar, di belakang juara umum Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Perbaikan Prestasi dari Sebelumnya

Meskipun “hanya” menempati posisi ketiga, pencapaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan Peparpeda sebelumnya. Ketua Kontingen Peparpeda Kabupaten Bogor, Hendarsah, menilai hasil ini merupakan bukti bahwa pola pembinaan yang diterapkan jajaran Satuan Olahraga Difabel (SOD) sudah tepat.

“Alhamdulillah, kita bersyukur atas hasil yang diraih para atlet. Capaian ini meningkat signifikan dibanding Peparpeda sebelumnya, yang hanya meraih 6 emas, 6 perak, dan 8 perunggu. Meski peringkat tiga, semangat juang atlet sangat luar biasa”, ujar Hendarsah.

Dukungan Pelatih dan Orang Tua Jadi Kunci

Hendarsah menekankan, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para pelatih dan dukungan penuh orang tua. Para atlet tampil all out, membuktikan bahwa Kabupaten Bogor terus berkembang dalam olahraga khusus difabel.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk meraih hasil lebih baik lagi di ajang berikutnya. Target kami bukan hanya medali, tetapi memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi atlet difabel untuk berkembang dan berprestasi”, tambah Hendarsah yang juga selaku Ketua Bapopsi Kabupaten Bogor.

Apresiasi Pemerintah Daerah

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Asnan AP, juga mengapresiasi perjuangan para atlet dan pelatih. Ia menekankan, perjuangan mereka patut dihargai karena mampu bersaing sekaligus menunjukkan kemampuan nyata meski memiliki keterbatasan.

“Kami sangat menghargai kerja keras para atlet difabel, pelatih, dan orang tua yang selalu memberi semangat. Pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian, termasuk membahas pemberian bonus bagi para atlet berprestasi”, ujar Asnan.

Fokus ke Penghargaan dan Bonus

Kini, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Dispora fokus menyiapkan rencana pemberian bonus sebagai penghargaan bagi atlet yang mengharumkan nama daerah. Hal ini sekaligus menjadi motivasi agar atlet terus berprestasi di ajang-ajang selanjutnya. (MR-06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *