Leeds United Bangkit Hajar Liverpool 4-2, Dominic Calvert-Lewin Cetak Brace

Gol penyama - Striker Leeds United, Dominic Calvert-Lewin, mencetak gol penyama kedudukan ke gawang Liverpool dengan tendangan kaki kanan dari jarak dekat setelah memanfaatkan lemparan jauh Ethan Ampadu pada laga uji coba pramusim, di Stadion Soldier Field, di Near South Side Chicago, Illinois, Amerika Serikat, Senin (3/8/2026) dini hari WIB. The Whites membalikkan keadaan untuk menang 4-2 atas The Reds. (Sumber foto: @LUFC/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Leeds United menunjukkan mental pantang menyerah dengan membalikkan ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Liverpool 4-2 pada laga uji coba pramusim di Stadion Soldier Field, di Near South Side Chicago, Illinois, Amerika Serikat, Senin (3/8/2026) dini hari WIB.

Penyerang Dominic Calvert-Lewin menjadi bintang kemenangan Leeds setelah mencetak dua gol sebagai pemain pengganti. Brenden Aaronson dan Sean Longstaff masing-masing turut menyumbang satu gol untuk memastikan tim asuhan Daniel Farke menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.

Sebaliknya, Liverpool yang sempat menguasai pertandingan sejak awal gagal mempertahankan keunggulan meski sempat unggul dua gol pada babak pertama.

Liverpool Tampil Meyakinkan

The Reds langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan yang dibangun pasukan Andoni Iraola membuahkan hasil pada menit keenam melalui Lukas Chambers.

Gol bermula dari situasi sepak pojok ketika Dominik Szoboszlai mengirimkan umpan ke tiang jauh. Milos Kerkez kemudian menyambut bola dengan sontekan tumit yang mengarah ke Chambers untuk diselesaikan menjadi gol pembuka.

Leeds sempat berusaha merespons melalui Lukas Nmecha. Namun sundulan penyerang Jerman itu berhasil dimentahkan kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili, yang tampil sigap di bawah mistar.

Petaka kemudian menghampiri Leeds pada menit ke-35 setelah bek Gabriel Gudmundsson mengalami cedera hamstring dan terpaksa ditarik keluar lebih cepat.

Liverpool memanfaatkan situasi tersebut untuk menambah keunggulan enam menit berselang. Trey Nyoni mengirim umpan terobosan kepada Jeremie Frimpong yang langsung mengirim bola ke depan gawang. Florian Wirtz menyambarnya dengan penyelesaian tenang untuk membawa Liverpool unggul 2-0.

Pergantian Pemain Ubah Jalannya Laga

Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah perubahan taktis. Daniel Farke memasukkan beberapa tenaga baru, termasuk Dominic Calvert-Lewin, Brenden Aaronson, dan Sean Longstaff. Sementara itu, Andoni Iraola juga merotasi skuadnya dengan menarik keluar Florian Wirtz dan Alexander Isak.

Perubahan strategi tersebut membuat permainan Leeds tampil semakin agresif. Brenden Aaronson mencetak gol pertama Leeds setelah memanfaatkan kesalahan umpan Milos Kerkez di area pertahanan. Aaronson dengan tenang menaklukkan kiper Mamardashvili untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Momentum tersebut membakar rasa percaya diri para pemain Leeds. Ethan Ampadu berulang kali melepas lemparan dalam jarak jauh yang sangat berbahaya. Skema ini menjadi senjata utama timnya sepanjang babak kedua.

Calvert-Lewin Tampil Sebagai Pembeda

Strategi bola mati Leeds akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-71. Joe Rodon menyambut lemparan jauh Ampadu lewat sundulan terarah sebelum Dominic Calvert-Lewin meneruskan bola menjadi gol penyeimbang kedudukan.

Hanya dua menit berselang, Leeds sukses berbalik unggul 3-2. Sean Longstaff melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang setelah menerima umpan matang dari Aaronson. Liverpool berusaha keras mengejar ketertinggalan, tetapi barisan pertahanan mereka justru kembali kebobolan pada menit ke-84.

Sekali lagi, skema lemparan jauh Ampadu mengawali proses terciptanya gol. Sebastiaan Bornauw memenangi duel udara terlebih dahulu sebelum Calvert-Lewin menyambar bola liar dari jarak dekat. Tembakan tersebut menghasilkan gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan spektakuler Leeds 4-2.

Sensasi dan Performa Gemilang Calvert-Lewin

Penampilan Calvert-Lewin menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Meski baru masuk sebagai pemain pengganti pada babak pertama, mantan striker Everton tersebut langsung memberikan dampak masif bagi skema permainan Leeds.

Dua gol tersebut menandai keberhasilannya membobol gawang Liverpool kembali, setelah musim lalu ia juga mencetak gol ke gawang The Reds saat kedua tim bermain imbang 3-3 di Elland Road.

Selain mengemas dua gol, Calvert-Lewin mendominasi lapangan sebagai pemain paling berbahaya. Ia mencatatkan empat tembakan, dua tembakan tepat sasaran, enam sentuhan di dalam kotak penalti lawan, serta nilai expected goals (xG) mencapai 1,22.

Dominasi Taktis dan Efektivitas Bola Mati

Secara keseluruhan, Leeds memang tampil jauh lebih efektif. Tim asuhan Daniel Farke membukukan 15 tembakan dengan nilai expected goals mencapai 2,22. Catatan ini mengungguli Liverpool yang hanya menciptakan sembilan percobaan dengan xG sebesar 1,14.

Keunggulan taktis Leeds semakin terlihat jelas pada babak kedua saat mereka menghasilkan 1,95 xG, sedangkan Liverpool hanya mampu menciptakan 0,43 xG.

Efektivitas bola mati yang menjadi sumber mayoritas peluang Leeds membuktikan bahwa aspek tersebut berpotensi menjadi salah satu senjata utama tim asuhan Daniel Farke untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *