Manchester City Sempurna Usai Libas Coventry City 1-0, Erling Håland Jadi Penentu

Semringah – Bomber Manchester City, Erling Braut Håland (kiri), meluapkan keceriaan usai mencetak gol dalam pertandingan pekan ketiga Premier League 2026/2027 melawan Coventry City, di Stadion Etihad, Sabtu (5/9/2026) malam WIB. Penyerang asal Norwegia tersebut menjadi penentu kemenangan The Citizens melalui gol semata wayang lewat sundulan pada menit ke-26. (Sumber foto: @ManCity/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Manchester City mempertahankan start sempurna di Premier League 2026/2027, setelah menundukkan Coventry City 1-0 pada pekan ketiga di Stadion Etihad, Sabtu (5/9/2026) malam WIB.

Erling Braut Håland menjadi penentu kemenangan The Citizens melalui gol sundulan pada menit ke-26. Namun, Manchester City juga harus berterima kasih kepada Gianluigi Donnarumma yang tampil gemilang untuk menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Hasil ini membuat Manchester City mengoleksi tiga kemenangan dari tiga pertandingan. Pasukan asuhan Enzo Maresca pun berada di posisi teratas klasemen sementara Premier League.

Håland Manfaatkan Umpan Semenyo

Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Erling Håland beberapa kali mendapat ruang di lini depan, tetapi penyerang asal Norwegia itu belum mampu memaksimalkan peluang yang datang.

Coventry racikan Frank Lampard sempat mengancam melalui Taiwo Awoniyi. Ia berhasil mendapatkan kesempatan dalam situasi satu lawan satu, tetapi penyelesaiannya melebar dari tiang kiri.

Di sisi lain, Erling Håland juga menguji Carl Rushworth dari tepi kotak penalti. Mathis Rayan Cherki kemudian hampir membuka keunggulan Manchester City setelah tembakan kaki kirinya membentur tiang kanan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-26. Enzo Fernández mengirim umpan kepada Antoine Semenyo yang bergerak di sisi kanan. Semenyo kemudian melepaskan umpan silang akurat dari dekat garis akhir.

Erling Håland membaca arah bola dengan tepat. Ia menyambut umpan tersebut dengan sundulan keras ke arah tiang jauh yang tidak mampu dihentikan Rushworth. Gol itu menjadi bukti ketajaman Håland sekaligus menambah catatan impresifnya di Premier League.

Ia kini sudah mencetak gol saat menghadapi 24 dari 25 lawan yang pernah dijumpainya di kompetisi tersebut. Hanya Sunderland Association Football Club menjadi satu-satunya tim yang belum pernah dibobolnya.

Håland sebenarnya berpeluang menggandakan keunggulan sebelum turun minum. Ia berhasil melewati Bobby Thomas dan mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti. Namun, penyelesaiannya justru mengarah langsung kepada Rushworth.

Donnarumma Amankan Tiga Poin

Memasuki babak kedua, Coventry tampil lebih berani. Manchester City masih mampu menciptakan peluang, tetapi tim tamu mulai memberikan tekanan. Situasi itu membuat pertahanan tuan rumah harus bekerja lebih keras.

Manchester City sempat mencetak gol kedua ketika Håland menyelesaikan umpan terobosan dari Enzo Fernández. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Enzo Fernández lebih dahulu berada dalam posisi offside saat memainkan bola.

Coventry kemudian hampir menyamakan kedudukan melalui Loum Tchaouna. Tembakannya yang mengarah rendah memaksa Donnarumma melakukan penyelamatan penting untuk mempertahankan keunggulan Manchester City.

Donnarumma Kembali Jadi Penyelamat

Ancaman Coventry belum berhenti. Phil Foden sempat mendapat peluang, tetapi upayanya digagalkan Thomas. Setelah itu, Donnarumma kembali menjadi penyelamat ketika Ellis Simms melepaskan tembakan dari jarak dekat. Bola mengenai wajah kiper Italia tersebut sebelum keluar dari sasaran.

Statistik pertandingan menunjukkan duel berjalan cukup seimbang. Manchester City mencatat 15 tembakan, sedangkan Coventry melepaskan 12 percobaan. Dari jumlah tersebut, Manchester City menghasilkan empat tembakan tepat sasaran dan Coventry tiga.

The Sky Blues, julukan Coventry City, gagal memanfaatkan peluang yang mereka miliki. Sebaliknya, Manchester City mampu mempertahankan keunggulan tipis hingga peluit panjang.

Kemenangan ini menjaga rekor sempurna The Citizens pada awal musim. Sementara itu, Coventry masih terpuruk tanpa kemenangan dan belum mencetak gol dalam tiga pertandingan setelah kembali ke Premier League. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *