Martí Cifuentes Sesalkan Leicester Tersingkir dari Piala Carabao

Leicester dua kali unggul, tapi gagal melaju setelah kalah adu penalti dari Huddersfield

PELATIH Leicester, Martí Cifuentes berteriak memberi instruksi kepada para pemainnya selama laga Piala Carabao 2025 melawan Huddersfield Town di Stadion John Smith's di Huddersfield, West Yorkshire, Inggris, Kamis (14/8/2025), mengekspresikan frustrasi atas performa tim yang gagal melaju ke babak berikutnya. (Sumber Foto: /@domhowson)

Mataredaksi.com, HUDDERSFIELD – Bos Leicester City, Martí Cifuentes, mengakui timnya seharusnya tampil lebih baik. The Foxes tersingkir dari Piala Carabao 2025 setelah kalah adu penalti melawan Huddersfield Town pada babak pertama.

Martí Cifuentes menyatakan kecewa dengan kinerja tim. “Kecewa dalam kinerja, kecewa jelas dalam skor akhir, dan saya pikir kita seharusnya melakukan yang lebih baik”, ujar Martí Cifuentes kepada BBC Radio Leicester.

Babak Pertama Buruk

Leicester dua kali memimpin di Stadion John Smith’s, tetapi Huddersfield berhasil menyamakan kedudukan. Cifuentes menilai babak pertama timnya buruk. “Sayangnya, babak pertama buruk dan kami seharusnya tidak pernah kebobolan dua gol seperti yang kami lakukan”, katanya.

Bos berusia 43 tahun itu menambahkan, timnya bermain lambat dan kesulitan menggerakkan bola dengan cepat. “Perasaan saya di babak pertama adalah kami sangat lambat. Kami membicarakannya bahwa melawan oposisi yang mungkin tidak terlalu agresif pada pers, kami perlu memastikan bahwa kami memindahkan bola lebih cepat”.

Reaksi Terhadap Kehilangan Bola

Martí Cifuentes juga menyoroti masalah tim saat kehilangan bola. “Sayangnya, kami tidak bisa menggerakkan bola dengan cepat, dan kemudian kami pergi terlalu lama. Setiap kali kami kehilangan bola, kami tidak bisa bereaksi cukup cepat untuk mendapatkan kembali bola segera, dan itu menciptakan permainan yang naik turun”, pungkasnya. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *