Mbappé Bidik Sepatu Emas, Deschamps Ingin Prancis Tutup Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan

Perebutan Perunggu – Kylian Mbappé dan Harry Kane menjadi sorotan jelang duel Prancis melawan Inggris pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026, di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB. Selain memburu medali perunggu, bomber Real Madrid tersebut juga berpeluang mempertahankan gelar Sepatu Emas turnamen yang diraih pada 2022. (Sumber foto: @equipedefrance/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Prancis memang gagal mewujudkan ambisi tampil di final Piala Dunia FIFA 2026. Namun, Les Bleus masih memiliki satu misi terakhir ketika menghadapi Inggris pada laga perebutan tempat ketiga.

Pertandingan yang digelar, di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat atau Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB itu juga menjadi kesempatan bagi Kylian Mbappé untuk mengejar prestasi individu berupa Sepatu Emas turnamen.

Pelatih Didier Deschamps memastikan sang penyerang siap diturunkan. Ia menilai keinginan Mbappé mempertahankan gelar top skor merupakan motivasi yang wajar selama tetap mengutamakan kepentingan tim.

Mbappé Kejar Sepatu Emas Messi

Kylian Mbappé saat ini memimpin daftar pencetak gol Piala Dunia 2026 bersama kapten Argentina, Lionel Messi. Kedua pemain bintang tersebut sama-sama telah mengoleksi delapan gol.

Meski memiliki jumlah gol yang sama, Messi untuk sementara unggul dalam perebutan Sepatu Emas. Sang kapten telah mencatat empat assist, sedangkan Mbappé baru mengoleksi tiga assist.

Persaingan sengit ini belum sepenuhnya berakhir. Selain Mbappé dan Messi, dua penggawa Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham, juga masih mengintip peluang. Namun, mereka berdua masing-masing baru mengemas enam gol dan satu assist.

Bagi Mbappé, laga kontra Inggris menjadi kesempatan terakhir untuk menyalip perolehan Messi sebelum turnamen tuntas. Tak hanya itu, penyerang berusia 27 tahun tersebut kini telah mengoleksi 20 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia. Ia hanya terpaut satu gol saja dari Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Deschamps Maklumi Ambisi Pribadi

Didier Deschamps menegaskan tidak mempermasalahkan ambisi pribadi Mbappé. Syaratnya, ambisi tersebut harus tetap sejalan dengan target tim untuk menutup turnamen lewat sebuah kemenangan. “Dia siap bermain”, kata Deschamps singkat saat merespons kondisi Mbappé menjelang pertandingan.

Menurutnya, setiap pemain memiliki motivasi masing-masing ketika memasuki lapangan pertandingan. “Selalu ada alasan untuk tampil termotivasi. Kami melihat apa yang bisa para pemain lakukan di lapangan. Kylian tidak membutuhkan motivasi tambahan, tetapi target individu seperti Sepatu Emas adalah sesuatu yang sah”, ujar Deschamps.

Meski demikian, pelatih berusia 57 tahun itu menegaskan perebutan tempat ketiga tetap memiliki arti penting bagi Prancis. “Ini bukan pertandingan yang tidak berarti. Mungkin hasilnya tidak akan mengubah hidup kami, tetapi tentu lebih baik finis di posisi ketiga daripada keempat”, katanya tegas.

Deschamps juga mengingatkan bahwa mencapai semifinal merupakan pencapaian yang sangat tidak mudah. “Banyak tim sudah pulang sebelum babak semifinal. Kami masih berada di sini dan tetap memikul tanggung jawab kepada jutaan rakyat Prancis”, ucapnya.

Sinyal Rotasi Skuad Les Bleus

Deschamps memastikan akan melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain saat menghadapi Inggris nanti. Selain mempertimbangkan kondisi kebugaran fisik, cedera beberapa pemain juga memaksa tim kepelatihan melakukan rotasi. Langkah ini menjadi pilihan yang tidak terhindarkan bagi Les Bleus.

“Saya akan melakukan rotasi pemain. Ada beberapa pemain yang tidak bisa merumput dan faktor-faktor lain juga akan memengaruhi keputusan saya”, jelas Deschamps secara terbuka. Meski begitu, ia menegaskan Prancis tetap memburu kemenangan sebagai penutup manis perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Laga Emosional Pamungkas Deschamps

Pertandingan melawan Inggris ini juga memiliki makna yang sangat khusus bagi Deschamps. Laga perebutan tempat ketiga tersebut menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pelatih kepala Timnas Prancis setelah mengabdi selama 14 tahun.

Sejak menerima mandat menangani Les Bleus, Deschamps telah memimpin tim dalam 186 pertandingan. Ia menorehkan 121 kemenangan, 35 hasil imbang, dan 30 kekalahan. Catatan luar biasa ini menjadikannya pelatih tersukses dalam sejarah Timnas Prancis berdasarkan jumlah kemenangan.

Ia juga menorehkan rekor sebagai pelatih dengan jumlah pertandingan Piala Dunia terbanyak, yakni 27 laga setelah duel melawan Inggris usai. Selain itu, Deschamps menjadi satu dari hanya tiga sosok legendaris yang berhasil menjuarai Piala Dunia sebagai pemain sekaligus pelatih.

Catatan emas ini menyamai pencapaian Mário Zagallo dan Franz Beckenbauer. Sebagai pemain, ia sukses mengangkat trofi Piala Dunia 1998 bersama Prancis. Dua dekade kemudian, Deschamps kembali mempersembahkan gelar juara dunia sebagai pelatih pada edisi 2018 di Rusia.

Perpisahan Penuh Rasa Syukur

Menjelang pertandingan terakhirnya di kursi pelatih Les Bleus, Deschamps mengaku cukup emosional. Namun, ia tetap menyambut akhir perjalanannya ini dengan penuh rasa syukur. “Saya tahu perjalanan ini akan berakhir setelah pertandingan nanti”, ujar Deschamps tenang.

“Tidak akan ada orang yang menangis, tetapi saya tahu saya pasti akan merindukan atmosfer Timnas Prancis”, sambungnya. Ia menyebut kesempatan memimpin Les Bleus selama 14 tahun sebagai salah satu pengalaman terbaik dalam lembaran hidupnya.

“Saya beruntung bisa merasakan begitu banyak momen indah, meski kami juga sempat menghadapi masa-masa sulit. Hidup akan terus berjalan dan saya yakin apa yang datang berikutnya juga akan menjadi sesuatu yang baik”, tambahnya optimis.

“Melatih Timnas Prancis adalah salah satu hal terindah yang pernah saya alami. Selama 25 tahun hidup saya di dunia kepelatihan, pengalaman ini akan selalu membekas”, tutup Deschamps penuh haru. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *