Mataredaksi.com, BOGOR – Newcastle United menunjukkan mentalitas kuat saat menghadapi Association Football Club (AFC) Bournemouth pada matchday ketiga Premier League 2026/2027. Sempat tertinggal dua gol, The Magpies bangkit dan memaksakan hasil imbang 2-2, di Stadion St. James’ Park, Sabtu (5/9/2026) malam WIB.
Hasil tersebut membuat Newcastle United tetap belum terkalahkan bersama Matthias Jaissle. Sebaliknya, AFC Bournemouth kembali gagal menjaga keunggulan dan Marco Rose masih harus menunggu kemenangan pertamanya di Premier League.
Bournemouth sebenarnya tampil sangat meyakinkan pada babak pertama. Marcus Tavernier membawa tim tamu unggul lebih dahulu pada menit kesembilan. Malick Thiaw kemudian mencetak gol bunuh diri yang membuat The Cherries memimpin 2-0.
Newcastle baru menemukan momentum menjelang jeda. Harvey Barnes memperkecil ketertinggalan melalui penyelesaian melengkung yang indah. Jacob Ramsey kemudian menyelamatkan tuan rumah lewat gol penyeimbang pada penghujung pertandingan.
Bournemouth Menggila di Babak Pertama
Bournemouth langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Adam James Smith dan kawan-kawan bahkan mampu mencetak gol ketika laga baru berjalan sembilan menit.
Alex Scott melepaskan tembakan yang mengenai Nicolás González. Bola berubah arah dan jatuh ke area berbahaya. Tavernier bergerak cepat menyambarnya sebelum menaklukkan Lukáš Horníček untuk membawa Bournemouth unggul 1-0.
Newcastle United kesulitan keluar dari tekanan. Francisco Evanilson hampir menggandakan keunggulan setelah memotong umpan Sven Botman. Namun, penyelesaian penyerang Brasil itu masih melambung.
Marcus Tavernier kembali memperoleh peluang emas setelah menerima umpan Adrien Truffert. Sayangnya, ia langsung mengarahkan bola ke pelukan kiper Newcastle United, Lukáš Horníček.
Bournemouth akhirnya mendapatkan gol kedua setelah situasi yang tidak menguntungkan bagi Newcastle United. Percobaan Justin Kluivert membentur tiang sebelum bola mengenai tubuh Horníček dan kembali ke area permainan.
Alex Scott kemudian menjaga serangan tetap hidup. Umpannya mengarah ke kotak penalti dan mengenai Thiaw sebelum bola masuk ke gawang sendiri.
Barnes Bangkitkan Harapan
Tim tuan rumah tidak membiarkan ketertinggalan dua gol bertahan lama. Hanya 101 detik setelah gol bunuh diri Malick Thiaw, Harvey Barnes memperkecil skor menjadi 1-2.
Penyerang sayap The Magpies itu menerima bola di sisi kiri kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke sudut gawang dan membuat Đorđe Petrović tidak mampu menjangkaunya.
Gol tersebut mengubah suasana pertandingan. Newcastle United yang sebelumnya kesulitan menghadapi tekanan mulai meningkatkan intensitas serangan.
Peluang Newcastle
Joe Willock bahkan memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan setelah turun minum. Namun, sundulannya dari jarak dekat justru melebar.
Setelah itu, pertandingan berjalan lebih ketat. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Bahkan, tidak ada tembakan tepat sasaran pada babak kedua hingga pertandingan memasuki menit ke-88.
Ramsey Selamatkan Newcastle
Ketika pendukung Newcastle mulai cemas, Ramsey muncul sebagai penyelamat. Pemain pengganti tersebut mencetak gol pada menit-menit akhir untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Barnes lebih dahulu melepaskan tendangan voli keras. Bola kemudian memantul dan jatuh ke arah Ramsey. Tanpa membuang kesempatan, ia menyelesaikan peluang dengan kaki bagian dalam ke sudut kanan bawah gawang.
Gol itu membuat St. James’ Park bergemuruh. Bournemouth masih memiliki waktu untuk mencari gol kemenangan, tetapi enam menit tambahan waktu tidak mengubah skor. Newcastle pun mengamankan satu poin setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol.
Bournemouth Kembali Buang Keunggulan
Hasil imbang tersebut memperpanjang persoalan Bournemouth pada awal musim. Dalam tiga pertandingan Premier League 2026/2027, The Cherries selalu kehilangan keunggulan akibat gol lawan pada menit ke-84 atau lebih.
Bournemouth sebelumnya unggul 1-0 atas Manchester City hingga menit ke-84 sebelum kalah 1-2. Pada pekan kedua, mereka juga sempat memimpin Everton sebelum kebobolan gol penyeimbang pada menit ke-91 dan bermain imbang 1-1.
Tujuh Poin Terbuang
Kini, Bournemouth telah kehilangan tujuh poin dari posisi unggul. Catatan itu menjadi yang terbanyak dibandingkan klub Premier League lainnya pada awal musim.
Meski gagal menang, Bournemouth sebenarnya tampil lebih efektif. Mereka mencatat expected goals (xG) 1,50, sedangkan Newcastle hanya 0,66.
The Cherries juga melepaskan 13 tembakan pada babak pertama. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak kedua bagi Bournemouth dalam satu babak sepanjang sejarah mereka di Premier League.
Catatan Tembakan Bournemouth
Catatan tertinggi mereka adalah 14 tembakan saat menghadapi Chelsea pada Desember 2025. Sementara itu, 13 tembakan Bournemouth di St. James’ Park menjadi jumlah terbanyak tim tamu di stadion tersebut sejak Leeds United mencatat angka serupa pada September 2021.
Ramsey kembali menunjukkan kemampuannya mencetak gol penting. Empat gol terakhirnya di Premier League selalu menghasilkan gol penyama atau gol yang membawa timnya berbalik unggul.
Start Positif Newcastle
Bagi Newcastle United, hasil ini mempertahankan start positif bersama Matthias Jaissle. Sementara bagi Bournemouth, hasil 2-2 kembali menunjukkan masalah besar dalam mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Marco Rose pun masih harus mencari kemenangan Premier League pertamanya setelah Bournemouth menjadi tim pertama dalam sejarah kompetisi yang mencetak gol pembuka dalam tiga pertandingan awal musim, tetapi tidak memenangkan satu pun laga tersebut. (MR-01)






