Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Paraguay menjaga peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026, setelah mengalahkan Turki dengan skor 1-0 pada laga kedua Grup D, di Stadion San Francisco Bay Area, Santa Clara, California, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan langkah Turki terhenti di turnamen empat tahunan ini. Tim yang sempat disebut sebagai salah satu kuda hitam Piala Dunia 2026 itu menelan kekalahan kedua secara beruntun dan dipastikan gagal melaju ke fase gugur.
Paraguay langsung mengejutkan lawannya saat pertandingan baru berjalan 65 detik. Julio César Enciso memenangkan duel udara dan mengirim sundulan yang mengarah kepada Matías Galarza.
Gelandang Paraguay itu tidak menyia-nyiakan peluang. Tendangan kaki kirinya meluncur ke sudut kanan bawah gawang dan membawa tim Amerika Selatan unggul cepat 1-0.
Turki berusaha merespons sesegera mungkin. Peluang terbaik mereka di babak pertama datang melalui sundulan Mert Müldür. Namun, bola hanya membentur tiang gawang sebelum memantul mengenai mistar dan gagal menghasilkan gol penyama kedudukan.
Paraguay Bertahan dengan 10 Pemain
Drama terjadi menjelang turun minum. Paraguay harus bermain dengan 10 pemain setelah Miguel Almirón menerima kartu merah pada masa tambahan waktu babak pertama.
Wasit Iván Barton mengubah Keputusan, setelah meninjau insiden melalui Video Assistant Referee (VAR). Almirón dianggap melakukan tindakan tidak sportif terhadap Mert Müldür sehingga harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Keunggulan jumlah pemain membuat Turki tampil semakin agresif pada babak kedua. Tim asuhan Vincenzo Montella terus menekan pertahanan Paraguay demi menyelamatkan peluang mereka di turnamen.
Kenan Yıldız nyaris mencetak gol sesaat setelah jeda. Namun, penyerang Juventus tersebut hanya mampu mengarahkan bola ke jaring samping dari sudut sempit.
Di sisi lain, Paraguay juga memiliki kesempatan untuk menggandakan keunggulan. Enciso sempat menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan yang melenceng tipis dari sasaran.
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay
Tekanan Turki semakin meningkat memasuki menit-menit akhir pertandingan. Deniz Gül memperoleh peluang emas melalui sundulan tanpa kawalan, tetapi kiper Orlando Gill masih mampu mengamankan bola.
Penyelamatan terbaik Gill hadir pada menit ke-89. Ia melakukan aksi gemilang untuk menggagalkan tembakan Can Yılmaz Uzun dari luar kotak penalti yang mengarah tepat ke sudut gawang.
Serangan Frustrasi Turki di Masa Injury Time
Turki masih memiliki kesempatan terakhir pada masa injury time. Merih Demiral menyambut umpan silang Arda Güler dengan sundulan berbahaya, tetapi bola melayang tipis di sisi kanan gawang Paraguay.
Meski mendominasi pertandingan dengan 32 tembakan dan lima yang mengarah ke gawang, Turki gagal memaksimalkan peluang yang mereka miliki. Statistik expected goals (xG) mereka bahkan mencapai angka 2,10.
Efektivitas Paraguay dan Akhir Perjalanan Turki
Sebaliknya, Paraguay tampil jauh lebih efektif. Dari tujuh percobaan dan dua tembakan tepat sasaran, mereka berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini membuat Paraguay kembali membuka peluang untuk lolos ke babak 32 besar. Sementara itu, Turki harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia FIFA 2026 lebih cepat dari yang diharapkan. (MR-01)







