Tak Hanya Diikuti Pecatur Umum, Atlet SOD NPCI Warnai Festival Catur Kabupaten Bogor 2025

ANTUSIAS - Ratusan pecatur dari kalangan umum hingga disabilitas yang tergabung SOD NPCI ikut meramaikan Festival Catur Kabupaten Bogor 2025, yang digelar di GOR Laga Satria, Jalan Lingkar Selatan Raden Ipik Gandamana, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, mulai tanggal 8 hingga 10 Desember 2025. (Sumber foto: Dok. Dispora Kabupaten Bogor/Mataredaksi)

Mataredaksi.com, BOGOR – Aroma persaingan sehat menyelimuti Gelanggang Olah Raga (GOR) Laga Satria, di Jalan Lingkar Selatan Raden Ipik Gandamana, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, saat 364 pecatur dari berbagai kategori beradu strategi dalam Festival Catur Kabupaten Bogor 2025, yang digelar 8–10 Desember 2025.

Ajang ini menjadi salah satu agenda olahraga paling inklusif di Kabupaten Bogor, karena tidak hanya melibatkan pelajar dan peserta umum, tetapi juga para atlet difabel dari Sentra Olahraga Disabilitas National Paralympic Committee Indonesia (SOD NPCI).

Gelaran 3 Hari, 16 Nomor Lomba & Peserta dari Berbagai Kecamatan

Festival Catur Kabupaten Bogor tahun ini mempertandingkan 16 nomor. Pesertanya datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor dengan tingkat pengalaman yang beragam, mulai dari pelajar pemula hingga atlet senior. Lomba berlangsung penuh dinamika sejak hari pertama.

Ketua Tim Subtansi Kemitraan dan Penghargaan Olahraga Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kabupaten Bogor, Endar Sakti Lubis, melihat festival ini sebagai momentum menghidupkan kembali tradisi kompetisi catur lokal.

“Festival Catur Kabupaten Bogor mempertandingkan 16 nomor. Kami ingin memastikan pelajar, masyarakat umum, hingga penyandang disabilitas memiliki ruang bertanding yang layak”, kata Endar Sakti Lubis, Senin (8/12/2025).

Endar menegaskan bahwa panitia menyediakan total hadiah Rp136 juta sebagai apresiasi terhadap para pecatur yang tampil maksimal. Ia menilai antusias peserta mencerminkan bahwa catur masih memiliki tempat kuat di hati masyarakat Kabupaten Bogor.

“Antusias peserta membuktikan catur tetap hidup dan memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan kompetisi yang inklusif dan berjenjang”, ujarnya.

Atlet SOD NPCI Menjadi Sorotan Positif di Arena Pakansari

Kehadiran atlet disabilitas dari SOD NPCI Kabupaten Bogor mendapat perhatian positif sepanjang kompetisi. Mereka tampil percaya diri dan bersaing setara dengan peserta umum. Penampilan mereka mempertegas bahwa ruang kompetitif di Kabupaten Bogor semakin terbuka bagi semua kalangan.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kabupaten Bogor, Elwi Sulistiyanto, menyampaikan kebanggaannya terhadap keragaman peserta.

“Festival ini mendapat sambutan positif dari pelajar dan peserta umum. Kehadiran atlet SOD NPCI membuat festival ini semakin inklusif dan memberikan pesan kuat tentang kesetaraan kesempatan”, kata Elwi.

Ia memastikan Dispora akan terus memperluas kegiatan olahraga yang memberikan ruang bagi atlet disabilitas.

Dispora Dorong Pemasalan Catur dan Regenerasi Atlet Lokal

Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, menegaskan bahwa festival ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memasyarakatkan olahraga catur sekaligus memperkuat pembinaan atlet muda. “Ini ajang pemasalan olahraga catur sekaligus upaya mencari talenta muda, terutama dari kalangan pelajar”, ujar Asnan.

Ia juga menekankan pentingnya menyediakan lebih banyak kompetisi agar para pecatur lokal mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan mereka.

“Kami ingin para pecatur Kabupaten Bogor mengasah kemampuan mereka melalui kompetisi rutin. Dari festival seperti ini, atlet-atlet masa depan akan lahir”, katanya.

Kolaborasi Pemerintah Daerah–Percasi Mendapat Apresiasi

Festival ini dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor, Zainal Ashari, yang memberikan apresiasi terhadap sinergi antara Dispora dan Percasi Kabupaten Bogor.

“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan festival ini. Peserta yang terdiri dari pelajar, umum, hingga atlet binaan NPCI menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki ekosistem catur yang semakin kuat. Semoga melahirkan atlet-atlet masa depan”, kata Zainal Ashari.

Dengan jumlah peserta yang membludak dan kategori pertandingan yang semakin beragam, Festival Catur Kabupaten Bogor 2025 memperlihatkan geliat positif olahraga catur di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah berharap kompetisi ini dapat memperkuat pembinaan, memperkaya variasi pertandingan, dan memperluas akses olahraga bagi seluruh masyarakat. (MR-07)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *