Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Argentina menunjukkan kedalaman skuad mereka menjelang Piala Dunia 2026. Meski tidak diperkuat Lionel Messi yang masih menjalani pemulihan kondisi fisik, juara bertahan dunia itu tetap mampu meraih kemenangan 2-0 atas Honduras dalam laga uji coba internasional di Kyle Field Stadium, College Station, Texas, Amerika Serikat, Minggu (7/6/2026) WIB.
Lautaro Martínez dan Giuliano Simeone menjadi bintang kemenangan Albiceleste lewat gol yang mereka cetak di masing-masing babak. Hasil tersebut sekaligus menjadi bekal positif bagi pasukan Lionel Scaloni sebelum memulai upaya mempertahankan gelar dunia.
Lautaro Buka Keunggulan
Argentina tampil dominan sejak awal pertandingan meski sempat membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan terbaik mereka.
Peluang pertama hadir melalui Giuliano Simeone dan Lautaro Martínez yang beberapa kali memaksa kiper Honduras, Edrick Menjívar, bekerja keras pada menit-menit awal laga.
Giovani Lo Celso kemudian hampir membawa Argentina unggul lebih cepat. Gelandang kreatif itu melepaskan tembakan jarak jauh yang hanya membentur rangka gawang.
Tekanan Argentina akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama. Nicolás Tagliafico dijatuhkan Cristopher Meléndez di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih.
Lautaro Martínez yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Striker Inter Milan tersebut mengarahkan bola ke sudut gawang dan membawa Argentina unggul 1-0 pada menit ke-37. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Simeone Lengkapi Kemenangan
Merayakan – Ekspresi penyerang sayap Argentina, Giuliano Simeone ketika merayakan gol ke gawang Honduras dalam laga uji coba internasional di Kyle Field Stadium, College Station, Texas, Amerika Serikat, Minggu (7/6/2026) WIB. (Sumber foto: @Argentina/X)
Argentina kembali tampil agresif selepas jeda. Tim asuhan Lionel Scaloni terus menguasai jalannya pertandingan dan memaksa Honduras lebih banyak bertahan.
Keunggulan Argentina bertambah pada menit ke-54. Berawal dari kerja sama apik di lini depan, Lautaro Martínez mengirim umpan tarik yang langsung disambar Giuliano Simeone menjadi gol kedua Albiceleste.
Gol tersebut menegaskan kontribusi besar Simeone yang tampil aktif sepanjang pertandingan. Selain mencetak gol, putra pelatih Atlético Madrid, Diego Simeone, itu juga beberapa kali merepotkan pertahanan Honduras melalui pergerakan dan kreativitasnya.
Setelah unggul dua gol, Scaloni melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga kebugaran skuad. Namun, sang pelatih memilih tidak menurunkan Lionel Messi yang masih dipersiapkan untuk tampil dalam kondisi terbaik pada putaran final Piala Dunia.
Secara statistik, Argentina tampil sangat dominan dengan melepaskan 20 tembakan dan menghasilkan expected goals (xG) sebesar 2,28. Delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang Honduras.
Sebaliknya, Honduras kesulitan menciptakan ancaman berarti. Dari empat percobaan yang mereka lakukan sepanjang laga, tidak satu pun mampu mengarah ke gawang Juan Musso.
Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Argentina menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Aljazair pada 16 Juni. Meski tanpa Messi, Albiceleste tetap menunjukkan kualitas, organisasi permainan, dan daya serang yang membuat mereka layak kembali masuk daftar unggulan juara. (MR-02)






