Mataredaksi.com, SALZBURG — Romeo Vermant menjadi pahlawan Club Brugge dalam kemenangan 1-0 atas RB Salzburg pada leg pertama putaran ketiga kualifikasi Liga Champions UEFA 2025/26. Gol tunggalnya di Stadion Red Bull Arena, Kamis (7/8/2025) dini hari WIB, tak hanya membawa Brugge selangkah lebih dekat ke babak play-off, tapi juga menjadi titik balik bagi sang striker muda.
Vermant mencetak gol pertamanya musim ini di ajang Eropa, setelah empat laga tanpa mencatatkan namanya di papan skor. Meski sempat ditekan publik karena paceklik gol, sang pemain mengaku tetap mendapat kepercayaan penuh dari rekan-rekan satu timnya.
“Menang dan mencetak gol, itu membuat Anda sangat bahagia, bukan? Rekan-rekan saya bilang: ‘Tenang saja, semuanya akan baik-baik saja’. Saya bersyukur atas kepercayaan mereka”, kata Vermant dengan senyum lega seusai laga.
Striker 20 tahun itu mengakui tekanan sebagai ujung tombak utama Club Brugge saat ini cukup besar, apalagi setelah cedera yang dialami Gustaf Nilsson. Namun ia tak mau terjebak ekspektasi luar.
“Saya tahu, jika tidak mencetak gol dalam lima pertandingan, saya akan keluar. Tapi saya tetap orang yang sama seperti musim lalu. Tekanan itu saya berikan sendiri – karena sebagai striker, gol pertama itu pembebas”, ujarnya.
Vermant juga bercerita soal momen krusial yang berujung pada gol. Ia memanfaatkan umpan silang dari Bjorn Meijer, hasil skema yang memang sudah mereka diskusikan sebelumnya. “Saya tahu Bjorn akan kehilangan bola di sana”, kenangnya.
“Dia bilang: jika lawanmu mengikutimu, aku akan mengopernya ke belakangmu. Itu sudah jadi kesepakatan. Tapi ya, tetap harus berhasil di lapangan”.
Kemenangan ini memberi Club Brugge keunggulan penting menjelang leg kedua yang akan digelar di kandang sendiri, Rabu (13/8/2025) dini hari WIB. Meski performa tim belum meyakinkan, gol Vermant menjadi bukti bahwa Brugge masih punya taji. (MR-01)






