AC Monza Lolos ke Final Playoff Serie B Usai Drama Gol Cutrone

Selebrasi kemenangan - Penyerang AC Monza, Patrick Cutrone (kanan), melakukan selebrasi usai mencetak dwi gol saat menghadapi S.S Juve Stabia pada leg kedua semifinal playoff Serie BKT 2025/2026, di Stadion U-Power, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB. I Biancorossi menang 2-1 atas Le Vespe, sekaligus memastikan langkah ke final playoff promosi Serie A. (Sumber foto: @ACMonza/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – AC Monza memastikan tempat di final playoff Serie BKT 2025/2026, setelah menundukkan Società Sportiva Juve Stabia dengan skor dramatis 2-1 pada leg kedua semifinal, di Stadion U-Power, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut membuat AC Monza unggul agregat setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 pada leg pertama. Kini, I Biancorossi (Si Merah Putih) hanya berjarak dua pertandingan dari mimpi kembali tampil di Serie A.

Pahlawan kemenangan AC Monza racikan pelatih Paolo Bianco adalah Patrick Cutrone yang mencetak dua gol penting, termasuk gol spektakuler pada menit ke-96.

Monza Langsung Menekan sejak Awal

AC Monza langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Pada menit kedua, Dany Mota mengirim umpan silang dari sisi kiri yang hampir disambut gol oleh Andrea Colpani melalui sundulan di tiang jauh.

Dua menit kemudian, Monza kembali mengancam lewat tembakan keras Leonardo Colombo. Namun, kiper Juve Stabia, Alessandro Confente, masih mampu melakukan penyelamatan penting.

Monza sempat mengira telah membuka keunggulan pada menit ke-12 ketika Dany Mota mencetak gol memanfaatkan bola rebound. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside.

Juve Stabia Kesulitan Keluar dari Tekanan

Sepanjang babak pertama, Juve Stabia kesulitan mengembangkan permainan. Sebaliknya, Monza terus menekan demi mencari gol pembuka.

Pada menit ke-22, Samuele Birindelli melepaskan tembakan yang sempat membentur pemain lawan sebelum diamankan Confente.

Selain itu, Paulo Azzi juga nyaris mencetak gol lewat tendangan keras dari sisi kiri pada menit ke-26. Namun, bola masih melenceng tipis dari sasaran.

Monza bahkan sempat meminta penalti ketika Andrea Petagna terjatuh di kotak penalti pada menit ke-36. Meski demikian, wasit memutuskan pertandingan tetap berlanjut. Hingga turun minum, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.

Pergantian Pemain Hidupkan Serangan Monza

Memasuki babak kedua, AC Monza terus meningkatkan intensitas serangan. Karena itu, pelatih Paolo Bianco melakukan perubahan penting pada menit ke-57 dengan memasukkan Patrick Cutrone, Hernani Júnior, dan Lorenzo Lucchesi.

Kehadiran pemain-pemain baru langsung mengubah ritme permainan Monza. Hernani hampir mencetak gol langsung dari tendangan sudut pada menit ke-63. Namun, Alessandro Confente sigap menepis bola di tiang dekat.

Di sisi lain, Cutrone mulai memberi ancaman serius kepada lini pertahanan Juve Stabia. Pada menit ke-69, ia melepaskan tembakan keras yang memaksa bek lawan membuang bola ke sepak pojok.

Cutrone Bawa Monza Memimpin

Tekanan Monza akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-85. Serangan cepat dari sisi kanan yang dibangun Adam Bakoune berhasil membuka ruang di pertahanan Juve Stabia.

Bakoune kemudian mengirim umpan matang kepada Cutrone di dalam kotak penalti. Striker bernomor punggung 10 itu langsung mengontrol bola, melewati satu pemain bertahan serta Confente, lalu mendorong bola ke gawang kosong.

Gol tersebut membuat Stadion U-Power bergemuruh. Selain itu, para pendukung Monza mulai merasakan tiket final playoff semakin dekat.

Burnete Bangkitkan Harapan Juve Stabia

Saat laga tampak berpihak kepada Monza, Juve Stabia justru berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-90. Rareș Burnete melepaskan tendangan kaki kiri keras yang gagal dijangkau Demba Thiam.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin menegangkan pada masa injury time. Setelah itu, Juve Stabia terus menekan demi memburu gol kemenangan.

Namun demikian, Monza mampu memanfaatkan situasi terbuka pada menit ke-96. Saat Confente meninggalkan posisinya untuk membantu serangan, Cutrone merebut bola dan langsung melepaskan tendangan jarak jauh menuju gawang kosong.

Bola meluncur mulus ke dalam gawang dan memastikan kemenangan 2-1 Monza sekaligus membawa mereka ke final playoff Serie B.

Monza Tinggal Selangkah ke Serie A

Gol tersebut menjadi gol keenam Cutrone bersama Monza musim ini. Selain itu, gol dramatis tersebut langsung memicu euforia besar di Stadion U-Power.

Setelah ini, tim yang kerap mendapat julukan AC Milan KW atau AC Milan Mini  akan menghadapi pemenang duel antara Unione Sportiva Catanzaro 1929 dan Palermo FC pada partai final playoff.

Dukungan Suporter Jadi Energi Tambahan

Dukungan lebih dari sepuluh ribu suporter Monza turut menjadi faktor penting dalam kemenangan dramatis tersebut. Sepanjang pertandingan, Biancorossi, pendukung AC Monza terus memberi semangat kepada tim tuan rumah.

Karena itu, gol kemenangan Cutrone pada menit-menit akhir langsung disambut ledakan euforia dari tribune Curva Davide Pieri.

Leg pertama final dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 24 Mei. Sementara itu, leg kedua akan dimainkan di Stadion U-Power pada Jumat, 29 Mei mendatang.

Kini, ‘Si Merah Putih’ tinggal selangkah lagi untuk kembali tampil di Serie A musim depan setelah melewati malam penuh drama di Stadion U-Power. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *