Mataredaksi.com, BOGOR – Fútbol Club Barcelona tampil menggila saat menghancurkan Athletic Bilbao dengan skor telak 5-0 pada semifinal Supercopa de España. Laga tersebut berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.
Tim Catalan langsung tancap gas sejak menit awal dan mengunci kemenangan sebelum turun minum. Empat gol bersarang di babak pertama, membuat Athletic Bilbao kesulitan mengimbangi intensitas permainan Barcelona.

Raphael Dias Belloli alias Raphinha menutup malam sempurna Barcelona dengan gol keduanya pada menit ke-52. Hasil ini memastikan Blaugrana melangkah ke partai final Supercopa Spanyol akhir pekan nanti.
Meski meraih kemenangan besar, pelatih Barcelona Hansi Flick menolak larut dalam euforia. Pelatih asal Jerman itu menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada laga final.
Flick menilai satu pertandingan tidak bisa menjadi tolok ukur mutlak performa tim. Menurutnya, tantangan di final akan jauh berbeda dibandingkan semifinal melawan Athletic Bilbao.
Ia juga meminta para pemain tetap rendah hati meski menang dengan skor mencolok. Flick menekankan pentingnya menjaga konsistensi jika Barcelona ingin mengangkat trofi.
“Bagi saya, pikiran saya selalu tertuju pada pertandingan berikutnya. Saya menghargai apa yang kami lakukan hari ini. Kami bermain sebagai tim dan menang 5-0, itu sangat fantastis. Namun, ini hanya satu pertandingan dan final akan berbeda”, ujar Flick kepada AS, dikutip dari Football Espana.
Selain itu, Flick memuji cara Barcelona mengendalikan jalannya laga. Ia menilai penguasaan permainan menjadi fondasi utama kemenangan telak tersebut.
Barcelona sempat membutuhkan beberapa menit untuk menemukan ritme. Setelah itu, mereka mampu mendikte tempo permainan dan meredam perlawanan Athletic Bilbao.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466124/original/069804200_1767824378-Barcelona_players_celebrate.jpg)
Penguasaan bola yang solid membuat lini pertahanan Barcelona relatif aman sepanjang pertandingan. Flick juga menyoroti komitmen para pemain dalam bertahan hingga peluit akhir.
“Kami berhasil mengendalikan permainan. Setelah beberapa menit, kami bermain dengan baik, menguasai bola, dan bertahan hingga akhir untuk menjaga gawang tetap bersih”, tambahnya.
Barcelona kini tinggal menunggu lawan di partai puncak. Satu tiket final lainnya akan diperebutkan Atlético Madrid dan Real Madrid pada semifinal kedua yang digelar Jumat (9/1/2026) dini hari WIB. (MR-01)







