Mataredaksi.com, BOGOR – Fußball-Club Bayern München menunjukkan dominasinya dalam Südderby atau Derbi Selatan melawan Verein für Bewegungsspiele (VfB) Stuttgart 1893, menang telak 5-0 pada spieltag ke-13 di Stadion MHP Arena, Sabtu (6/12/2025) malam WIB.
Kemenangan ini sekaligus memutus rekor kandang sempurna VfB Stuttgart, yang sebelumnya menjuarai tujuh pertandingan di stadion yang sebelumnya bernama Mercedes-Benz Arena di Bundesliga dan Liga Eropa UEFA. Suasana di stadion yang sempat bergemuruh dengan optimisme tuan rumah kini berubah sunyi saat Bayern tampil superior.
Gol Cepat dan Dominasi Bayern
Ketegangan hadir sejak awal pertandingan. Stuttgart langsung terancam saat Ameen Al Dakhil kehilangan bola kepada Nicolas Jackson pada menit ke-4, meski tembakan Jackson masih melenceng tipis. Bayern membalas dengan cepat. Pada menit ke-12, Konrad Laimer membuka skor dengan gerakan cerdas, memanfaatkan umpan panjang Jonas Kurt dan kerja sama satu-dua dengan Michael Olise. Laimer menggulung bola melewati kiper Alexander Nübel, membawa Bayern unggul 1-0.
Bayern nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-34 ketika Olise menembak dari tepi kotak. Nübel salah menilai arah bola, namun tendangan melenceng tipis. Stuttgart mulai menguasai lini tengah lewat Angelo Stiller dan Chema Andrés, dan Nikolas Nartey sempat mencetak gol melalui sundulan akurat hasil umpan Bilal El Khannouss. Namun, VAR menegaskan gol itu dianulir karena offside.
Kompany Lakukan Pergantian Strategis
Memasuki babak kedua, pelatih Bayern, Vincent Kompany, melakukan perubahan. Josip Stanišić masuk sebagai bek kiri, sementara Harry Kane, Lennart Karl, dan Aleksandar Pavlović dimasukkan untuk menambah daya gedor. Bayern terus menekan. Luis Díaz mendapat peluang emas pada menit ke-64, namun tembakannya melebar tipis setelah menerima umpan Kane.
Dua menit kemudian, Harry Kane membawa Bayern unggul 2-0 melalui gol solo spektakuler dari tengah lapangan. Kapten Inggris itu terus menunjukkan dominasi. Pada menit ke-75, Kane memaksa penyelamatan hebat Nübel, sebelum Josip Stanišić mencetak gol pertamanya untuk Bayern dalam tiga tahun, membuat skor menjadi 3-0.
Penalti dan Hat-trick Kane
Kekalahan Die Schwaben – julukan VfB Stuttgart – semakin parah ketika Lorenz Assignon menerima kartu merah akibat handball di kotak penalti. Die Bayern mendapat penalti, dan Harry Kane mengeksekusinya dengan tenang, membawa keunggulan menjadi 4-0.
Lima belas menit menjelang akhir pertandingan, Kane menutup laga dengan hat-trick Bundesliga kesepuluhnya. Ia memanfaatkan umpan Olise di tiang jauh untuk mencetak gol. Suasana Neckarstadion nama lama MHP Arena memanas, dengan suporter Bayern bersorak, sementara Stuttgart terlihat terpukul.
Babak Kedua Milik Kane
Babak kedua sepenuhnya dikuasai Harry Kane. Permainan yang awalnya ketat berubah menjadi kemenangan telak Bayern berkat aksinya. Stuttgart pasti menyesali peluang Nikolas Nartey yang dianulir VAR, karena hal itu bisa mengubah momentum.
Dari sisi taktis, Bayern memanfaatkan kelemahan Stuttgart saat transisi bertahan. Mereka juga memaksimalkan pergerakan pemain sayap dan kapten di lini depan.
Kemenangan ini membuat Bayern semakin kokoh di klasemen Bundesliga. Stuttgart harus mengevaluasi performa mereka setelah tumbang di hadapan pendukung sendiri. Ketika Harry Kane dalam performa terbaik, Bayern nyaris tak terbendung. (MR-02)






