Mataredaksi.com, BOGOR – FC Bayern München melanjutkan start sempurna di Bundesliga musim 2025/2026 ini. Bertandang ke Stadion PreZero Arena, Sinsheim, Jerman, pasukan Vincent Kompany menghajar TSG 1899 Hoffenheim 4-1 pada Sabtu (20/9/2025) malam WIB. Harry Kane jadi bintang utama lewat hat-trick keduanya musim ini.
Awal Laga yang Ketat
Laga berlangsung panas sejak awal. Hoffenheim mencoba mengguncang dominasi Bayern dengan pressing ketat dan serangan cepat. Kesempatan emas hadir ketika Manuel Neuer salah mengoper bola dan memberikan peluang kepada Fisnik Asllani. Sayang, tendangannya membentur tiang. Publik tuan rumah sempat terbangun, namun gol tak kunjung lahir.
Bayern segera merespons. Kane menguji Oliver Baumann dengan sepakan keras dari luar kotak, sebelum akhirnya memecah kebuntuan. Memanfaatkan bola umpan panjang, striker Inggris itu dengan dingin mengangkat bola melewati kiper Hoffenheim dan membawa Bayern unggul 1-0 di menit ke-41.
Dominasi Bayern di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, dominasi Bayern semakin nyata. Tembakan Sacha Boey mengenai tangan Albian Hajdari berbuah penalti. Kane maju sebagai eksekutor dan sukses menggandakan keunggulan.
Hoffenheim mulai kehilangan intensitas, dan kesalahan di lini belakang membuat Bayern kian nyaman. Michael Olise dijatuhkan di kotak terlarang, kembali menghadirkan penalti. Kane tidak menyia-nyiakan kesempatan, kali ini mengecoh Baumann untuk memastikan hat-tricknya.
Tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas Vladimír Coufal yang mengenai Joshua Kimmich dan mengecoh Neuer. Namun, Bayern menutup pesta golnya lewat Serge Gnabry di menit-menit akhir, memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Kane. Skor 4-1 bertahan hingga laga usai.
Start Sempurna dan Rekor Kane
Kemenangan ini memperpanjang catatan sempurna Bayern menjadi empat kemenangan dari empat laga. Dengan koleksi 12 poin penuh, Die Roten kokoh di puncak klasemen sementara. Mereka juga memperpanjang rekor tak terkalahkan di Bundesliga menjadi 12 laga sejak Maret lalu.
Kane kembali menjadi sorotan. Hat-trick ini merupakan yang kedua baginya di musim 2025/26, setelah sebelumnya ia memborong tiga gol kontra RB Leipzig pada pekan pertama. Total, mantan kapten Tottenham itu sudah mengoleksi enam gol di liga hanya dalam empat pertandingan.
Catatan pribadi Kane pun semakin impresif. Dalam satu setengah musim, ia telah mencetak sembilan hat-trick di Bundesliga. Efisiensi dan insting golnya menjadi senjata utama Kompany dalam membangun era baru Bayern.
Komentar Pelatih Usai Laga
Vincent Kompany mengakui timnya sempat kesulitan menyesuaikan ritme pada babak pertama. Namun pengalaman dan kualitas lini depan membuat Bayern bisa memaksimalkan setiap peluang. Menurutnya, hat-trick Kane tidak hanya soal gol, melainkan juga soal kepemimpinan dan ketenangan dalam momen penting.
“Hoffenheim lebih baik di babak pertama. Mereka memenangkan tekel dan melakukan hampir semuanya dengan benar. Ketika babak pertama tidak sempurna, penting bagi kami untuk menunjukkan reaksi – kami melakukan itu. Kami segera keluar lebih baik di babak kedua dan menerima bahwa itu tidak cukup baik di babak pertama”, ujar Kompany.
Ia juga menyinggung rotasi skuad yang dilakukan setelah laga Liga Champions kontra Chelsea. “Saya terkejut dengan seberapa sering saya ditanya pertanyaan ini. Ayo teman-teman, kita berada di 2025. Semua orang mengerti pentingnya menggunakan skuad dan tidak menunggu sampai semuanya kacau sebelum melakukan itu”, tegasnya.
Di sisi lain, Christian Ilzer menyebut Hoffenheim telah memberikan perlawanan maksimal meski harus mengakui kualitas individu Bayern. Ia menekankan pentingnya mengambil sisi positif dari performa tim yang mampu menekan juara bertahan di sejumlah fase pertandingan.
Bayern Tetap Perkasa di Puncak
Meski skor akhir menunjukkan dominasi Bayern, Hoffenheim pantas mendapat kredit. Christian Ilzer menurunkan skema berani dengan pressing tinggi, bahkan beberapa kali membuat lini belakang Bayern goyah. Asllani dan Alexander Prass mencatat peluang berbahaya, namun minim efektivitas di depan gawang.
Hasil ini menjaga Bayern tetap di puncak klasemen sementara Bundesliga dengan 12 poin sempurna. Hoffenheim turun ke peringkat delapan, tetapi tetap menunjukkan potensi besar sebagai tim yang bisa mengganggu papan atas musim ini.
Tantangan Bayern ke Depan
Meski start sempurna dengan empat kemenangan beruntun, Kompany menegaskan perjalanan masih panjang. Ia menyoroti pentingnya rotasi pemain agar performa tim tetap stabil menghadapi jadwal padat di Bundesliga dan Liga Champions. Bayern dijadwalkan menjamu Werder Bremen pada Jumat mendatang, yang bisa menjadi ujian konsistensi sekaligus kesempatan memperlebar jarak di puncak klasemen. (MR-03)






