Bosnia dan Herzegovina Tekuk Polandia 1-0, Penalti Basić Jadi Penentu Kemenangan Zmajevi

Penentu Kemenangan – Gelandang timnas Bosnia dan Herzegovina, Ivan Basić (kiri) merayakan bersama rekan setimnya usai mencetak gol melalui penalti saat menghadapi Polandia pada matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027 Phase League B Grup B4, di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. Zmajevi menang tipis dengan skor 1-0 atas Białe Orły. (Sumber foto: @TheBosnian11/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Bosnia dan Herzegovina mengalahkan Polandia 1-0 pada matchday keempat UEFA Nations League atau Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2026/2027 Phase League B Grup B4, di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berlangsung ketat hingga waktu normal hampir berakhir. Bosnia dan Herzegovina akhirnya memastikan kemenangan melalui tendangan penalti Ivan Basić setelah wasit memberikan hukuman kepada Polandia menyusul pemeriksaan Video Assistant Referee atau VAR.

Hasil tersebut membuat Bosnia dan Herzegovina meraih tambahan tiga poin dalam persaingan Grup B4. Sementara itu, Polandia harus meninggalkan Zenica tanpa poin setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang mereka dapatkan sepanjang pertandingan.

Polandia Kembali ke Zenica

Pertandingan di Stadion Bilino Polje menjadi momen kembalinya tim nasional Polandia ke Zenica setelah lebih dari enam tahun. Pada pertemuan sebelumnya di stadion tersebut, Polandia membalas kekalahan dengan kemenangan 2-1 pada 2020.

Kedua tim memasuki pertandingan dengan modal poin yang cukup berimbang. Bosnia dan Herzegovina mengoleksi empat poin, sedangkan Polandia membawa lima poin sebelum laga dimulai.

Tuan rumah langsung tampil agresif sejak awal. Dukungan penonton di tribun membuat Bosnia dan Herzegovina berusaha mengambil kendali permainan dengan menguasai bola di wilayah Polandia.

Namun, dominasi tim tuan rumah yang dijuluki Zmajevi, racikan Sergej Barbarez belum menghasilkan tembakan yang benar-benar mengancam gawang Polandia yang dikawal, Marcin Bułka.

Polandia Mulai Memberi Perlawanan

Polandia mendapatkan peluang penting pertama pada menit ke-7. Matthew Stuart Cash mencoba membuka ruang melalui serangan dari sisi permainan, tetapi pertahanan Bosnia dan Herzegovina mampu menghentikan ancaman tersebut.

Jakub Kiwior kemudian ikut mencoba peruntungannya. Bola kembali bergerak menuju area berbahaya sebelum Mateusz Żukowski menyelesaikan rangkaian serangan tersebut. Namun, peluang itu hanya menghasilkan tendangan sudut.

Bosnia dan Herzegovina juga terus mencari celah. Sebelum pertandingan memasuki seperempat jam, Zinedine Smajlović melepaskan tembakan yang masih melebar dari tiang gawang Polandia.

Tim tamu yang memiliki julukan Białe Orły kembali memperoleh kesempatan melalui situasi bola mati. Jan Bednarek menyambut bola dengan sundulan di dalam kotak penalti, tetapi upayanya belum mengarah ke gawang.

Kedua Tim Saling Mengancam

Memasuki menit ke-23, Bosnia dan Herzegovina menciptakan situasi berbahaya di depan gawang Polandia. Jakub Kiwior berusaha menghalau bola, tetapi situasi tersebut justru membuka ruang bagi tuan rumah.

Marcin Bułka bergerak cepat untuk mengantisipasi ancaman tersebut. Penjaga gawang Polandia yang bermain untuk klub Divisi Kedua Liga Pro Saudi, Neom SC itu berhasil melakukan penyelamatan dan menjaga skor tetap imbang.

Dua menit kemudian, skuad “Elang Putih” mendapat peluang melalui Przemysław Frankowski. Pemain tersebut mencoba melepaskan tembakan dari jarak jauh, tetapi Martin Zlomislić tampil sigap di bawah mistar Bosnia dan Herzegovina.

Tuan rumah kemudian memperoleh peluang melalui tendangan bebas. Ermin Mahmić melepaskan tembakan keras, tetapi bola belum mengarah ke sasaran.

Peluang Polandia Belum Berbuah Gol

Menjelang akhir babak pertama, Polandia, asuhan Jan Urban hampir membuka keunggulan. Wiktor Nowak mencoba tembakan jarak jauh, tetapi Zlomislić kembali melakukan penyelamatan.

Karol Świderski kemudian berada di posisi yang cukup baik untuk mencetak gol. Namun, tembakannya gagal melewati pertahanan Bosnia dan Herzegovina. Sebastian Szymański juga memperoleh bola di area berbahaya, tetapi upayanya berhasil diblok.

Gol Dianulir VAR

Bosnia dan Herzegovina meningkatkan tekanan setelah babak kedua dimulai. Haris Tabaković sempat mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang ke dalam kotak penalti. Namun, wasit langsung menghentikan selebrasi tuan rumah karena Tabaković berada dalam posisi offside.

Wasit kemudian memastikan keputusan tersebut melalui pemeriksaan VAR. Setelah melihat situasi yang terjadi, keputusan offside tetap berlaku dan Polandia mendapat kesempatan melanjutkan permainan dari area pertahanan.

Polandia mencoba merespons melalui sepak pojok pada menit ke-54. Frankowski mendapatkan peluang setelah situasi bola mati tersebut, tetapi tembakannya melebar sehingga Bułka tidak perlu melakukan penyelamatan.

Polandia Kesulitan Menembus Pertahanan

Waktu terus berjalan, tetapi Polandia yang dikomandoi Piotr Zieliński kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar mengancam gawang Bosnia dan Herzegovina.

Tuan rumah bermain agresif dan terus mengganggu upaya Polandia membangun serangan. Setiap kali Polandia mencoba melakukan serangan balik, pemain Bosnia dan Herzegovina mampu mempersempit ruang gerak lawan.

Pada menit ke-70, Frankowski kembali mencoba tembakan jarak jauh. Namun, pertahanan Bosnia dan Herzegovina berhasil memblok bola tersebut.

Beberapa saat kemudian, Żukowski mendapatkan kesempatan di dalam area pertahanan tuan rumah. Para pemain Bosnia dan Herzegovina kembali menggagalkan upaya tersebut hingga wasit memberikan tendangan sudut.

Bednarek kemudian menyambut bola dari situasi sepak pojok. Namun, sundulannya melambung di atas mistar gawang.

VAR Tentukan Penalti

Drama mulai terjadi pada menit ke-75. Wasit berkonsultasi dengan VAR untuk menentukan apakah sebuah pelanggaran layak mendapat hukuman penalti.

Polandia akhirnya bisa bernapas lega karena wasit memutuskan tidak terjadi pelanggaran. Pertandingan pun kembali berjalan tanpa perubahan skor.

Namun, situasi serupa kembali terjadi beberapa saat kemudian. Setelah Jan Bednarek melakukan pelanggaran, wasit kembali menuju monitor VAR untuk memeriksa kejadian tersebut.

Kali ini keputusan berbeda. Wasit menunjuk titik penalti dan memberikan kesempatan kepada Bosnia dan Herzegovina untuk membuka keunggulan.

Basić Jadi Penentu Kemenangan

Ivan Basić maju sebagai eksekutor. Pemain Bosnia dan Herzegovina tersebut menjalankan tugasnya dengan tenang dan melepaskan tendangan yang berhasil menaklukkan Bułka.

Gol Ivan Basić yang bermain untuk klub Kazakhstan, FC Astana mengubah skor menjadi 1-0 sekaligus menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan di Stadion Bilino Polje.

Polandia masih berusaha mencari gol penyama kedudukan pada sisa waktu pertandingan. Namun, pertahanan Bosnia dan Herzegovina mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Kemenangan ini membuat Bosnia dan Herzegovina mengamankan tiga poin penting dalam persaingan Grup B4. Sementara itu, Polandia harus menerima kekalahan setelah gagal memaksimalkan peluang yang mereka miliki sepanjang pertandingan.

Basić akhirnya menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat. Eksekusi penalti pada menit-menit akhir memastikan Bosnia dan Herzegovina meraih kemenangan 1-0 atas Polandia di hadapan pendukungnya sendiri. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *