Mataredaksi.com, BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya penguatan layanan Career Center, di Kabupaten Bogor. Ia menuntut Career Center berdiri sebagai pusat informasi ketenagakerjaan harian bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan layanan ini harus menjadi solusi konkret bagi para pencari kerja. Masyarakat perlu memperoleh informasi lowongan secara berkelanjutan tanpa sekadar mengandalkan pelaksanaan agenda Job Fair.
Rudy menyampaikan penegasan itu saat membuka acara Job Fair Kabupaten Bogor 2026. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor menggelar bursa kerja tersebut di Vivo Mall Sentul, Jalan Raya Jakarta-Bogor, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, pada Rabu (5/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rudy memberi apresiasi tinggi atas penyelenggaraan bursa kerja tersebut. Acara ini berhasil mempertemukan pihak perusahaan secara langsung dengan para pencari kerja. Namun, ia menilai pelayanan sektor ketenagakerjaan tidak boleh berhenti begitu saja setelah kegiatan Job Fair berakhir.
Career Center Wajib Hadirkan Pusat Informasi Lowongan Harian
Menurut Rudy, Dinas Tenaga Kerja harus mengembangkan Career Center menjadi pusat layanan informasi aktif. Petugas perlu menghimpun kebutuhan tenaga kerja dari berbagai perusahaan di Kabupaten Bogor secara rutin.
Langkah ini membuat masyarakat dapat memperoleh informasi lowongan pekerjaan secara lebih cepat dan mudah. Ia menegaskan bahwa masyarakat memerlukan akses informasi yang selalu siap setiap saat. Pencari kerja tidak boleh menggantungkan nasib pada agenda bursa kerja tahunan semata.
“Momentum Job Fair jangan hanya setahun sekali. Dinas Tenaga Kerja harus berkolaborasi dengan perangkat daerah lainnya untuk mengaktifkan kembali Career Center. Setiap hari harus ada informasi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja serta kualifikasi yang diperlukan”, ujar Rudy.
Ia berharap Career Center mampu menjadi jembatan penghubung yang efektif. Layanan ini menghubungkan dunia usaha dengan masyarakat pencari kerja secara langsung.
Selain menyajikan informasi lowongan terbaru, layanan ini juga menyajikan gambaran kompetensi yang perusahaan butuhkan. Pelamar kerja pun dapat mempersiapkan kemampuan diri secara lebih baik.
Balai Latihan Kerja Harus Cetak Tenaga Kerja Kompeten
Selain mendorong penguatan fungsi Career Center, Rudy meminta Balai Latihan Kerja (BLK) menggenjot kualitas pelatihan. Peningkatan keterampilan warga menjadi faktor kunci agar tenaga kerja lokal mampu bersaing.
Karyawan lokal harus mampu memenuhi standar tinggi kebutuhan dunia industri saat ini. “Saya meminta Balai Latihan Kerja (BLK) terus dioptimalkan agar mampu menghasilkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia industri”, jelas Rudy.
Ia menilai bahwa program pelatihan yang relevan dengan perkembangan industri akan membawa dampak besar. Langkah ini membuka peluang kerja lebih luas sekaligus mendongkrak daya saing sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.
Kolaborasi Antarinstansi Kunci Utama Menekan Pengangguran
Rudy menegaskan bahwa upaya memperluas kesempatan kerja tidak bisa berjalan lewat satu instansi saja. Pemerintah memerlukan sinergi lintas lembaga agar program ketenagakerjaan dapat membuahkan hasil efektif.
Ia meminta Dinas Tenaga Kerja memperkuat koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Pihaknya juga harus merangkul Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelaku dunia usaha, serta lembaga pelatihan.
Langkah ini bertujuan membangun ekosistem ketenagakerjaan yang saling menguntungkan. Kolaborasi ini akan mendongkrak penyerapan tenaga kerja secara signifikan. Selain itu, sinergi ini meluaskan peluang usaha dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Bogor.
Rudy menambahkan bahwa setiap perangkat daerah memegang tanggung jawab sesuai kewenangan masing-masing. Dalam pembangunan daerah, Dinas Tenaga Kerja memegang peran strategis. Instansi ini harus membuka akses kesempatan kerja seluas-luasnya untuk warga.
Tampilkan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat Bogor
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rudy mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia meminta mereka menjadikan semangat kemerdekaan sebagai pendorong kualitas pelayanan publik.
Membangun Kabupaten Bogor memerlukan kebersamaan, kolaborasi, dan komitmen seluruh pihak. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung.
“Persatuan menjadi modal utama dalam membangun bangsa. Mari kita bekerja, berkolaborasi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kita bangun Kabupaten Bogor bersama-sama, dari Bogor untuk Indonesia”, tandas Rudy.
Pemerintah Kabupaten Bogor menaruh harapan besar pada penguatan Career Center, optimalisasi BLK, dan sinergi dunia usaha. Pemerintah berharap semakin banyak warga memperoleh akses lapangan pekerjaan sesuai bidang kompetensi mereka.
Langkah ini akan meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (MR-01)






