Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Republik Ceko mengakhiri penantian panjang untuk kembali ke Piala Dunia. Mereka menyingkirkan Denmark melalui adu penalti pada laga final Play-off Knockout Kualifikasi Piala Dunia FIFA zona Eropa 2026 di Stadion Generali Česká pojišťovna Arena, Praha, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu. Republik Ceko kemudian menang 3-1 dalam drama adu penalti. Kemenangan ini membawa Národní tým – julukan Relublik Ceko – kembali ke putaran final untuk pertama kalinya sejak 2006.
Timnas racikan Miroslav Koubek juga memastikan tiket dengan cara dramatis setelah sebelumnya melewati babak semifinal play-off dengan skenario serupa.
Awal Cepat Ceko Kejutkan Denmark
Relublik Ceko langsung membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit. Tendangan sudut Vladimír Coufal menciptakan kemelut di kotak penalti.
Bola liar kemudian disambar Pavel Šulc dengan tembakan voli keras yang meluncur ke pojok atas gawang. Gol cepat itu membuat Denmark tersentak.
Skuad asuhan Brian Riemer kemudian meningkatkan tempo permainan dan mencoba menguasai bola untuk menekan pertahanan lawan. Gustav Isaksen sempat mengancam melalui tendangan bebas.
Namun, Matěj Kovář tampil solid dan berhasil mengamankan bola. Di sisi lain, Ceko juga hampir menambah keunggulan lewat serangan balik cepat. Upaya Lukáš Provod memaksa kiper Mads Hermansen melakukan penyelamatan penting.
Denmark Bangkit dan Samakan Skor
Denmark terus mencari celah sepanjang babak kedua. De Rød-Hvide (Si Merah dan Putih) – julukan Timnas Denmark – meningkatkan intensitas serangan dan memanfaatkan situasi bola mati.
Usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-72. Joachim Andersen menyundul bola hasil umpan Mikkel Damsgaard untuk menyamakan kedudukan.
Setelah gol tersebut, Denmark semakin percaya diri. Pierre-Emile Højbjerg dan kolega terus menekan dan mencoba memaksimalkan momentum.
Rasmus Højlund mendapat peluang emas untuk memastikan kemenangan di waktu normal. Namun, penyerang yang bermain untuk klub Serie A, Napoli itu gagal menyelesaikan peluang tersebut dengan sempurna.
Drama Berlanjut di Perpanjangan Waktu
Pertandingan berlanjut ke babak tambahan dengan tempo tetap tinggi. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan berusaha menghindari adu penalti.
Ceko Kembali Unggul
Ceko unggul lebih dulu. Tembakan kapten Ladislav Krejčí mengenai pemain lawan. Bola berubah arah dan mengecoh kiper Denmark. Gol itu memberi keuntungan bagi tuan rumah. Namun, Denmark tetap menunjukkan karakter kuat.
Kasper Høgh menyamakan skor lewat sundulan. Ia memanfaatkan sepak pojok dari Anders Dreyer. Skor kembali imbang 2-2. Laga berlanjut ke adu penalti.
Adu Penalti Jadi Penentu Nasib
Drama memuncak di babak adu penalti. Denmark memulai buruk setelah Rasmus Højlund gagal mengeksekusi tendangan pertama. Anders Dreyer juga gagal mencetak gol. Situasi makin sulit setelah Mathias Jensen melepaskan tendangan melambung.
Sebaliknya, pemain Ceko tampil lebih tenang. Mereka mengeksekusi penalti dengan presisi tinggi tanpa kesalahan. Michal Sadílek menjadi penentu kemenangan. Tendangannya memastikan Ceko unggul 3-1. Denmark kalah dan tersingkir.
Ceko Ukir Sejarah
Kemenangan ini menjadi pencapaian besar bagi Ceko. Tim asuhan Miroslav Koubek memastikan diri tampil di Piala Dunia. Mereka bergabung di Grup A bersama Meksiko, Korea Selatan, dan Afrika Selatan.
Národní tým memperpanjang rekor sempurna mereka dalam adu penalti sebagai negara merdeka. Mental kuat menjadi kunci keberhasilan Ladislav Krejčí dan kawan-kawan sepanjang babak play-off.
Sementara pasukan “Si Merah dan Putih” harus menerima kenyataan pahit. Tim asuhan Brian Riemer kembali gagal lolos ke Piala Dunia. Ini ketiga kalinya dalam delapan edisi terakhir.
Statistik: Dominan Tanpa Hasil
Denmark lebih dominan sepanjang pertandingan. Mereka melepaskan 22 tembakan, delapan mengarah ke gawang. Ceko hanya sembilan tembakan, empat tepat sasaran. Efektivitas menjadi pembeda utama dalam laga ini.
Denmark memiliki nilai expected goals (xG) lebih tinggi. Namun, mereka gagal memaksimalkan peluang penting. Ceko tampil lebih klinis. Mereka memanfaatkan peluang dengan baik. Mental kuat terlihat jelas saat tekanan mencapai puncak. (MR-02)






