Cuesta Puas dengan Semangat Parma, Circati Soroti Pelajaran Berharga

Cuesta: Ambil Hal Positif dari Kekalahan

ALESSANDRO Circati (#39) mengawal bola saat menghadapi Jonathan David dalam laga Serie A 2025/2026 antara Parma dan Juventus. Meski kalah 0-2, bek muda berusia 21 tahun ini menunjukkan semangat dan kompak dengan rekan satu timnya. (Sumber Foto: GettyImages)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Parma Calcio 1913, Carlos Cuesta, memilih menyoroti sisi positif usai timnya kalah 0-2 dari Juventus pada laga pembuka Serie A Italia 2025/2026. Menurutnya, skuat muda Parma sudah menunjukkan semangat dan persatuan di lapangan.

“Pertandingan ini sulit dan kami harus bermain seorganisir mungkin. Kami menciptakan beberapa peluang berbahaya, meski tidak bisa mengubah hasil. Saat Juventus mencetak gol, dinamika permainan berubah”, ujar Cuesta.

Meski demikian, Cuesta menegaskan ia puas dengan perkembangan tim. Ia menilai Gianluca Pellegrino menjadi contoh pemain yang terus bertumbuh dan memberi kontribusi besar.

“Saya sangat menyukai roh tim, persatuan, dan keberanian kami. Ada momen kami menekan tinggi, ada saat kami lebih sabar membangun serangan. Kami tahu Juventus sangat kuat, jadi bagi kami ini tentang tumbuh dan belajar”, jelasnya.

Circati: Kami Kompak, Masih Ada Pekerjaan Rumah

Bek muda Parma, Alessandro Circati, juga memberikan evaluasi usai laga. Ia menilai Parma sudah bermain kompak, terutama di 50 menit pertama, tetapi tetap harus belajar mengelola momen krusial.

“Kami berharap bisa membawa sesuatu pulang, tapi melawan tim sekuat ini memang sulit. Saya pikir kami bermain sempurna selama 50 menit, bahkan sempat punya peluang lewat Pellegrino. Namun detail kecil membuat perbedaan”, kata Circati.

Ia menambahkan, pengalaman menghadapi Juventus memberi pelajaran berharga, khususnya dalam bertahan dan memanfaatkan penguasaan bola.

“Permainan ini terdiri dari momen. Kami harus lebih baik ketika lawan mencetak gol pertama. Kami masih muda dan penuh antusiasme, dan itu justru keuntungan. Pelatih memberi kami energi besar dan kami berusaha mengeksekusi idenya sebaik mungkin”, tuturnya.

Ulasan: Parma Tumbuh Lewat Kekalahan

Meski pulang tanpa poin, Parma bisa mengambil optimisme dari laga ini. Cuesta berhasil menanamkan semangat kolektif, sementara pemain muda seperti Circati menunjukkan potensi besar. Kekalahan dari kandidat juara bisa jadi bekal penting untuk perjalanan panjang Parma di Serie A musim ini. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *