Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Portugal menunjukkan ketangguhannya tanpa Cristiano Ronaldo setelah meraih kemenangan 4-2 atas Denmark pada pertandingan ketiga Phase League A Grup A4 UEFA Nations League atau Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2026/2027.
Duel tersebut berlangsung di Stadion Parken, Kopenhagen, Kamis malam waktu setempat atau Jumat (2/10/2026) dini hari WIB.
Portugal Tampil Tanpa Ronaldo
Portugal tampil tanpa Ronaldo setelah sang kapten secara tiba-tiba meninggalkan kamp tim pada Rabu. Sebelumnya, Ronaldo mengatakan akan mengungkapkan kebenaran mengenai perselisihannya dengan pelatih kepala Jorge Jesus pada waktunya.
Namun, absennya Ronaldo tidak menghentikan Portugal. João Cancelo, Gonçalo Ramos, Vítor Machado Ferreira alias Vítinha, dan João Félix masing-masing mencetak gol untuk memastikan Seleção das Quinas meraih kemenangan ketiga secara beruntun di Grup A4.
Portugal Buka Keunggulan
Denmark sebenarnya sempat mengancam lebih dahulu. Rasmus Højlund gagal menyambut bola Adam Daghim di depan gawang Portugal.
Setelah itu, Portugal mulai mengendalikan permainan. Ramos hampir membuka keunggulan setelah mengarahkan umpan silang João Cancelo ke tiang kiri.
Portugal akhirnya mencetak gol hanya sembilan detik setelah peluang tersebut. Upaya Daghim memulai serangan balik Denmark dipotong João Cancelo.
Bek sayap untuk klub La Liga Barcelona kemudian bertukar umpan dengan Gonçalo Ramos sebelum melepaskan penyelesaian yang melewati Mads Hermansen dan membawa Portugal unggul 1-0 pada menit ke-13.
Denmark Samakan Kedudukan
Rafael Leão yang mengenakan nomor punggung tujuh setelah kepergian Ronaldo kemudian memaksa Hermansen melakukan penyelamatan.
Denmark merespons dengan cara mengesankan. Mikkel Damsgaard menerima bola di sisi kiri kotak penalti sebelum melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke sudut jauh pada menit ke-23.
Namun, Portugal hanya membutuhkan waktu dua menit untuk kembali unggul. Gonçalo Ramos menjadi aktor penting dalam serangan tersebut.
Ia melakukan backheel kepada Bruno Fernandes sebelum berlari ke belakang pertahanan Denmark. Gonçalo Ramos kemudian menerima umpan balik dari kapten Portugal tersebut dan menaklukkan Hermansen melalui tembakan ke sudut dekat.
Hermansen kembali menggagalkan peluang Gonçalo Ramos dan Fernandes di kedua sisi babak pertama. Salah satu penyelamatan itu terjadi setelah kiper Denmark tersebut kehilangan penguasaan bola.
Højlund Samakan Skor Lagi
Denmark tidak menyerah setelah turun minum. Delapan menit setelah babak kedua dimulai, Rasmus Højlund kembali membuat pertandingan imbang.
Penyerang Denmark itu menerima umpan Damsgaard sebelum melambungkan bola melewati Diogo Costa. Setelah mencetak gol, Højlund mengejek Portugal dengan menirukan selebrasi ikonik “siuuu” milik Ronaldo.
Portugal kemudian meningkatkan tekanan. Gonçalo Ramos sempat mengancam lewat aksi akrobatik, tetapi tembakannya melambung di atas mistar.
Tekanan Portugal akhirnya menghasilkan gol ketiga pada menit ke-67. Vítinha menyambut umpan silang Bruno Fernandes dan mengarahkan sundulan ke bawah yang melewati Hermansen di tiang dekat.
Portugal Kunci Kemenangan 4-2
Portugal terus mencari gol tambahan setelah kembali unggul. Jesus memasukkan Diogo Dalot, yang kemudian berperan dalam terciptanya gol keempat.
Tiga menit sebelum waktu normal berakhir, Diogo Dalot mengirimkan umpan tarik kepada João Félix. Penyerang yang juga membela klub Liga Profesional Saudi Al Nassr FC bersama Ronaldo itu kemudian menyapu bola ke dalam gawang untuk mengubah skor menjadi 4-2.
Denmark tidak mampu membalas hingga pertandingan berakhir. Os Navegadores, julukan Timnas Portugal, pun mempertahankan catatan sempurna setelah meraih tiga kemenangan dalam tiga pertandingan Grup A4.
Portugal Tetap Tajam Tanpa Ronaldo
Absennya Ronaldo menjadi perhatian utama sebelum pertandingan. Pemain tersebut merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam pertandingan internasional putra dengan 146 gol dari 234 penampilan untuk Portugal.
Jesus menegaskan bahwa kepergian Ronaldo tidak akan mengubah gagasan yang ia terapkan sebagai pelatih.
“Tidak akan pernah ada pemain yang akan mengubah ide-ide saya sebagai pelatih. Tidak pernah. Bukan dia, tidak ada orang di sepakbola,” kata Jesus.
Performa Portugal di Kopenhagen kemudian menunjukkan kemampuan tim untuk tetap berkembang tanpa Ronaldo. Ramos menjadi pemain yang memimpin lini depan dan terlibat dalam dua gol pertama Portugal.
Portugal menghasilkan 19 tembakan dengan nilai expected goals (xG) sebesar 2,74. Sebaliknya, Denmark mencatat 12 tembakan dan hanya menghasilkan 0,67 xG.
Vítinha Cetak Gol Internasional Perdana
Dari empat gol Portugal, Vítinha menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian. Gelandang Paris Saint-Germain itu mencetak gol internasional senior pertamanya melalui sundulan terukur.
Gol tersebut terasa istimewa karena Vítinha mencetaknya pada penampilan ke-46 bersama tim nasional Portugal. Meski memiliki postur relatif kecil dibandingkan pemain lain di lapangan, ia mampu memanfaatkan umpan Fernandes dengan sempurna.
Portugal Jaga Catatan Sempurna
Portugal akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 4-2. Hasil tersebut memperlihatkan lini serang Seleção das Quinas tetap mampu menciptakan banyak peluang meski Ronaldo tidak tampil.
Kemenangan itu sekaligus menjaga catatan sempurna Portugal setelah meraih tiga kemenangan dalam tiga pertandingan Grup A4. (MR-01)






