Mataredaksi.com, BOGOR – Manchester City harus segera mengalihkan perhatian ke Liga Premier Inggris 2026/2027, setelah menelan kekalahan 2-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada pertandingan kedua League Phase Liga Champions UEFA 2026/2027, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.
Meski gagal meraih kemenangan, tapi Erling Braut Håland mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut dan menambah catatan golnya bersama The Citizens di kompetisi Eropa.
Manchester City kini bersiap menjamu Ipswich Town pada pekan ketujuh Liga Premier Inggris 2026/2027, di Etihad Stadium, Sabtu (17/10/2026) pukul 21.00 WIB.
Menjelang pertandingan itu, manajer Enzo Maresca mulai mempertimbangkan pengaturan waktu bermain bagi Erling Håland dan sejumlah pemain lain yang menjalani jadwal padat bersama klub maupun tim nasional.
Maresca Pertimbangkan Waktu Istirahat untuk Håland
Erling Håland mengawali musim dengan jadwal yang sibuk. Penyerang asal Norwegia tersebut telah mencetak 10 gol dalam sembilan pertandingan di seluruh kompetisi. Ia kembali menunjukkan ketajamannya saat memborong dua gol ke gawang PSG di tengah pekan.
Selain membela Manchester City, Erling Håland juga menjalani empat pertandingan bersama tim nasional Norwegia selama jeda internasional. Padatnya agenda tersebut membuat Maresca perlu mempertimbangkan waktu pemulihan bagi penyerang andalannya.
Maresca menegaskan bahwa dirinya mungkin memberikan beberapa hari istirahat kepada Erling Håland pada periode tertentu. Keputusan itu menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran pemain di tengah rangkaian pertandingan yang intens.
“Pada titik tertentu, kami mungkin perlu memberinya istirahat, beberapa hari libur,” kata Maresca dalam konferensi pers menjelang pertandingan.
Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa kebutuhan istirahat tidak hanya berlaku bagi Erling Håland. Sejumlah pemain Manchester City lainnya juga menjalani jadwal padat karena harus membela klub dan tim nasional.
“Kami memikirkan hal ini bukan hanya untuk Erling Håland. Kami memiliki pemain yang, sayangnya atau untungnya, memainkan semua pertandingan bersama kami dan juga seluruh pertandingan bersama tim nasional,” ujar Maresca.
Ia kemudian menyebut Elliot Anderson, Enzo Fernández, Marc Guéhi, Erling Håland, dan Rúben Dias sebagai pemain yang mungkin membutuhkan waktu istirahat. “Jadi, pada titik tertentu, kami mungkin perlu memberi mereka waktu istirahat,” tambahnya.
Jadwal Padat Jadi Pertimbangan Manchester City
Pernyataan Maresca menunjukkan bahwa pengelolaan kebugaran menjadi perhatian Manchester City di tengah padatnya kalender pertandingan. Para pemain yang tampil untuk klub sekaligus tim nasional harus membagi tenaga di berbagai kompetisi.
Kondisi tersebut menuntut Maresca mengatur komposisi pemain secara cermat. Ia perlu menjaga kesiapan skuad agar para pemain tetap mampu bersaing ketika jadwal pertandingan semakin rapat.
Håland Tetap Jadi Andalan di Lini Depan
Meski membuka kemungkinan memberikan waktu istirahat, Maresca tetap memasukkan Håland dalam skuad untuk menghadapi Ipswich Town. Kehadiran penyerang tersebut memberi City pilihan penting di lini depan ketika mereka berusaha kembali ke jalur kemenangan.
Håland sendiri masih memimpin daftar pencetak gol Manchester City pada awal musim ini. Dengan koleksi 10 gol dari sembilan pertandingan di semua kompetisi, kontribusinya tetap menjadi salah satu kekuatan utama tim.
Maresca Beri Pujian untuk Enzo Fernández
Selain membahas kebugaran para pemain, Maresca turut memberikan pujian kepada Enzo Fernández. Gelandang asal Argentina tersebut mampu beradaptasi dengan cepat setelah kepindahannya dari Chelsea dan membantu Manchester City meraih kemenangan dalam enam pertandingan pembuka Liga Premier.
Hasil tersebut membawa The Citizens memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan tiga poin. Maresca juga mengenal Fernández dengan baik dan menilai sang gelandang memiliki kualitas yang tidak hanya terlihat ketika berada di lapangan.
Kepribadian Fernández di Mata Maresca
Menurut Maresca, Fernández merupakan sosok profesional yang memiliki kepribadian baik. Ia juga menilai gambaran mengenai pemain tersebut di mata publik terkadang berbeda dari karakter yang ia kenal secara langsung.
“Dia orang yang baik. Dia memiliki hati yang besar dan merupakan pribadi yang baik,” kata Maresca saat menjawab pertanyaan mengenai Enzo Fernández.
Maresca juga menggambarkan gelandang tersebut sebagai sosok yang sopan dan profesional. Ia menilai penilaian dari luar terkadang tidak sepenuhnya mencerminkan kepribadian seseorang.
“Sopan, profesional. Terkadang, gambaran dari luar benar-benar berbeda dari kenyataan,” ujarnya.
Pelatih Manchester City berusia 46 tahun itu turut menyinggung kehidupan keluarga Fernández yang ia kenal. Maresca menyebut Fernández sebagai sosok yang baik dan menyampaikan bahwa ia mengenal keluarganya, termasuk orang tua, istri, dan anak-anaknya.
“Dia pria yang hebat, dengan keluarga yang luar biasa. Saya mengenal mereka semua. Karena itu, saya tidak ragu bahwa dia adalah orang yang sangat baik,” kata Maresca.
Fokus Beralih ke Ipswich Town
Manchester City kini menghadapi tantangan untuk menjaga kebugaran skuad sekaligus merespons kekalahan dari PSG. Pertandingan melawan Ipswich menjadi kesempatan bagi The Citizens untuk kembali meraih hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Maresca harus menyeimbangkan kebutuhan merotasi pemain dengan target tim di Liga Premier. Sementara itu, ketajaman Håland dan kontribusi Fernández tetap menjadi modal penting bagi Manchester City untuk menghadapi laga tersebut.
Menjaga Kebugaran Menjelang Laga Berikutnya
Keputusan mengenai waktu istirahat para pemain akan bergantung pada kebutuhan tim dan kondisi mereka sepanjang periode pertandingan yang padat. Namun, Maresca telah menegaskan bahwa pemulihan pemain menjadi salah satu hal yang perlu ia perhitungkan demi menjaga kesiapan skuad. (MR-01)






