Mataredaksi.com, BOGOR – Galatasaray Spor Kulübü terus melaju tanpa cela di Süper Lig Turki 2025/2026. Bertandang ke markas Alanyaspor, Sabtu (27/9/2025) dini hari WIB, Sarı Kırmızılılar menang tipis 1-0 lewat gol Mauro Icardi. Uğurcan Çakır tampil gemilang dengan delapan penyelamatan, sementara Victor Osimhen menandai comeback setelah cedera.
Peringatan Menjelang Liverpool
Meski menang, kritik tetap muncul dari penulis senior Hürriyet Spor, Mehmet Arslan dan Uğur Meleke. Mereka menilai Galatasaray harus lebih waspada. Menurut mereka, Alanyaspor mungkin memaafkan, tetapi Liverpool tidak. Selain itu, formasi tiga bek bisa menjadi bumerang bila dihadapi tim sekuat The Reds. Oleh karena itu, duel Liga Champions tengah pekan nanti dianggap sebagai ujian sesungguhnya.
Icardi Kembali Menjadi Pembeda
Gol tunggal Icardi pada menit ke-23 memastikan kemenangan ketujuh beruntun Galatasaray di liga. Striker asal Argentina itu sudah mencetak lima gol dari enam laga musim ini, termasuk empat pertandingan berturut-turut. Lebih dari itu, efektivitasnya membuat Galatasaray tetap konsisten meski tidak selalu dominan. Dengan demikian, perannya semakin vital dalam menjaga tren positif.
Uğurcan Çakır Tampil Heroik
Debut penuh Uğurcan Çakır bersama Galatasaray juga menjadi sorotan. Didatangkan dari Trabzonspor dengan banderol €30 juta, kiper timnas Turki itu menorehkan delapan penyelamatan—menyamai rekor pribadinya di Süper Lig. Di sisi lain, ketenangannya memberi rasa aman bagi lini belakang Cim Bom. Hasilnya, gawang tim tamu tetap steril meskipun Alanyaspor melancarkan 22 tembakan.
Osimhen Turun Lagi
Selain Uğurcan, kabar positif lainnya datang dari Victor Osimhen. Striker Nigeria itu akhirnya kembali merumput setelah absen tiga laga akibat cedera pergelangan kaki. Masuk pada menit ke-84 menggantikan Barış Alper Yılmaz, Osimhen memang belum banyak terlibat. Namun, kehadirannya menjadi sinyal bahwa Galatasaray segera kembali memiliki amunisi penuh di lini depan.
Rekor Apik Cim Bom
Dengan kemenangan ini, Galatasaray mencatat 21 poin sempurna dari tujuh laga, mencetak 19 gol dan hanya kebobolan dua. Lebih jauh lagi, mereka sudah membukukan 15 kemenangan beruntun di liga sejak musim lalu. Dalam periode tersebut, Cim Bom melesakkan 41 gol dan hanya kebobolan empat. Sementara itu, rival terdekat Fenerbahçe terus tertinggal dalam perburuan gelar. (MR-02)






