Gen Z dan Keamanan Digital: Perbanas Institute Gelar Talkshow Edukatif

TALKSHOW — Para peserta berpose usai kegiatan bertajuk Klik Aman, Dompet Nyaman: Jadi Gen-Z Cerdas di Dunia Digital yang digelar Perbanas Institute pada Selasa (9/12/2025). Acara ini diikuti pelajar dari lebih dari 55 SMA/SMK se-Jakarta dan menjadi bagian dari edukasi literasi keuangan serta keamanan digital. (Sumber foto: Istimewa)

Mataredaksi.com, JAKARTA – Perbanas Institute, Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta menggelar talkshow bertajuk “Klik Aman, Dompet Nyaman: Jadi Gen-Z Cerdas di Dunia Digital” pada Selasa (9/12/2025).

Acara ini menarik minat pelajar karena menghadirkan peserta dari lebih dari 55 SMA/SMK se-Jakarta. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman literasi keuangan dan keamanan siber di tengah naiknya risiko penipuan digital.

Pentingnya Edukasi Keuangan Sejak Sekolah

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Umum Perbanas Institute, Prof. Dr. Haryono Umar, menekankan bahwa literasi keuangan perlu dimulai sejak usia pelajar. Ia menjelaskan bahwa Gen Z sudah terbiasa dengan teknologi, tetapi tetap membutuhkan pembekalan kuat mengenai keamanan data dan keputusan finansial.

“Teknologi memang memudahkan hidup. Namun, kalian tetap perlu bersikap hati-hati dan bertanggung jawab. Jaga data pribadi, pahami risiko keuangan, dan bangun masa depan dengan bijak”, ujar Prof. Haryono.

https://editorindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/talk-show-perbanas.jpgSUASANA talkshow bertajuk Klik Aman, Dompet Nyaman: Jadi Gen-Z Cerdas di Dunia Digital digelar pada Selasa (9/12/2025). (Sumber foto: Istimewa)

Ancaman Siber Jadi Sorotan Pembicara

Talkshow menghadirkan tiga narasumber dari sektor perbankan dan kepolisian:

  • Vera Eve Lim, Komite Masyarakat Perbankan Peduli & Direktur Bank Central Asia

  • Lindawati Octaviani, Pengurus Perbanas & Direktur SeaBank Indonesia

  • Jhehan Septiano, Kasubdit Siber Bareskrim Polri

Para pembicara menyebut Gen Z sebagai kelompok rentan karena aktivitas daring yang intens dan kebiasaan berbagi informasi tanpa filter. Materi yang dibahas meliputi pengelolaan uang, penggunaan gawai secara aman, hingga ancaman siber terkini.

Sekretaris Jenderal Perbanas, Anika Faisal, menegaskan bahwa banyak kasus penipuan digital terjadi akibat kelengahan pengguna. “Social engineering sekarang jauh lebih berbahaya. Pelaku menyerang psikologi dan kebiasaan online”, ujarnya.

Pembukaan Pendaftaran dan Program Beasiswa

Perbanas Institute juga mengumumkan pembukaan pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Kampus menawarkan berbagai beasiswa, termasuk pembebasan uang pangkal bagi pelajar berprestasi atau yang memenuhi persyaratan.

Perbanas menegaskan komitmen untuk menyediakan pendidikan yang relevan dengan industri, terutama di bidang bisnis, keuangan, dan teknologi.

Institusi itu berharap talkshow ini dapat membentuk generasi muda yang cerdas finansial, aman digital, dan mampu menjaga integritas data pribadi. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *