Mataredaksi.com, BOGOR – Gelaran Tebar Mawar dan Milad Mathla’ul Anwar ke-110 tahun 2026 di Gedung Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (12/8/2026), tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan panjang organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam tersebut.
Kehadiran sekitar 5.000 peserta juga ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi. Sejumlah pedagang makanan, minuman, serta pelaku usaha kecil merasakan peningkatan pembeli selama kegiatan berlangsung.
Ramainya peserta memberikan peluang tambahan bagi pelaku usaha untuk memperoleh pendapatan. Bagi pedagang kecil yang sehari-hari berjualan di sekitar kawasan tersebut, kehadiran ribuan peserta menjadi momentum yang cukup berarti.
Aktivitas perdagangan meningkat seiring banyaknya masyarakat yang datang mengikuti rangkaian kegiatan. Salah seorang pedagang, Abdul Malik, mengaku merasakan langsung dampak keramaian tersebut.
Menurutnya, jumlah pembeli pada hari pelaksanaan kegiatan meningkat dibandingkan hari biasa. “Alhamdulillah, hari ini pembeli lebih ramai dari biasanya. Banyak peserta yang membeli makanan dan minuman. Bagi kami pedagang kecil, kegiatan seperti ini cukup membantu”, ujar Abdul Malik.
Program Tebar Mawar Bawa Manfaat Nyata
Ketua Organizing Committee (OC) Tebar Mawar 110, Ahmad Sopyan, mengatakan panitia sejak awal tidak ingin kegiatan tersebut hanya menjadi seremoni untuk memperingati perjalanan Mathla’ul Anwar.
Menurutnya, panitia berharap kehadiran ribuan peserta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, termasuk pedagang dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kami bersyukur kegiatan ini menghadirkan sekitar 5.000 peserta. Kami juga berharap kehadiran ribuan peserta memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk pedagang dan pelaku UMKM di sekitar lokasi”, kata Ahmad Sopyan.
Ia menilai keterlibatan masyarakat serta pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dari semangat kegiatan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan organisasi juga dapat membuka ruang interaksi ekonomi antara peserta dan masyarakat sekitar.
Dengan jumlah peserta yang besar, kebutuhan konsumsi selama kegiatan turut menciptakan peluang bagi pedagang lokal. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan sosial dan keumatan dapat memberikan efek ekonomi apabila melibatkan masyarakat sekitar.
Mathla’ul Anwar Dorong Kemandirian Ekonomi
Ketua Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor, KH. Abdul Aziz Sarnata, menegaskan bahwa keberadaan organisasi harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, Mathla’ul Anwar tidak hanya menjalankan peran dalam bidang pendidikan dan dakwah. Organisasi juga berupaya mengambil bagian dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Mathla’ul Anwar ingin masyarakat merasakan keberadaannya. Bukan hanya dalam bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat”, ujar KH. Abdul Aziz.
Salah satu bentuk dukungan tersebut terwujud melalui fasilitasi sertifikat halal bagi pelaku usaha. Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor tercatat telah memfasilitasi sekitar 2.000 sertifikat halal bagi pelaku usaha.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah meningkatkan daya saing sekaligus memberikan kepastian mengenai aspek kehalalan produk yang mereka tawarkan.
“Ini bagian dari ikhtiar kami agar pelaku usaha, khususnya UMKM, semakin memiliki daya saing dan mendapatkan kepastian dalam aspek kehalalan produknya”, katanya.
Menurut KH. Abdul Aziz, pemberdayaan pelaku usaha menjadi salah satu bentuk kontribusi organisasi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Panitia berharap dukungan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Momentum Milad Mathla’ul Anwar ke-110 akhirnya memiliki makna lebih luas. Perayaan perjalanan organisasi yang menghadirkan ribuan peserta tersebut sekaligus memperlihatkan adanya perputaran ekonomi di tengah masyarakat.
Panitia dan Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan Tebar dan Milad Mawar ke-110.
Support tersebut datang dari unsur pemerintah daerah, jajaran Mathla’ul Anwar, DPRD Kabupaten Bogor, unsur TNI dan Polri, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, partai politik, lembaga pendidikan, pesantren, majelis taklim, kader Mathla’ul Anwar, hingga awak media.
Panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir serta ikut menyukseskan kegiatan.
Panitia menilai antusiasme tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan Tebar Mawar 110. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar tidak hanya memperkuat suasana peringatan milad, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha di sekitar lokasi.
Ke depan, Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak kegiatan sosial dan keumatan yang sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Dengan demikian, Milad Mathla’ul Anwar ke-110 tidak berhenti sebagai catatan perjalanan organisasi. Kegiatan tersebut juga menjadi gambaran bahwa agenda sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi lokal.
Bagi pedagang seperti Abdul Malik, ramainya pembeli selama kegiatan menjadi bukti sederhana bahwa kehadiran ribuan orang dalam sebuah kegiatan dapat menciptakan peluang.
Sementara bagi Mathla’ul Anwar, manfaat tersebut menjadi bagian dari semangat organisasi untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat Kabupaten Bogor. (MR-01)






