Mataredaksi.com, BOGOR – Società Sportiva Lazio memastikan tiket ke semifinal Coppa Italia 2025/2026 setelah menyingkirkan juara bertahan Bologna FC 1909 melalui drama adu penalti. Bertanding di Stadion Renato Dall’Ara, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB, kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit sebelum Biancocelesti menang 4-1 dalam babak tos-tosan.
Laga perempat final ini menjadi pertandingan krusial bagi kedua tim. Baik Bologna maupun Lazio menjadikan Coppa Italia sebagai jalur paling realistis untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan, mengingat persaingan di Serie A musim ini begitu ketat.
Bologna Dominan di Babak Pertama
Sebagai juara bertahan Coppa Italia, Bologna tampil agresif sejak awal pertandingan. Dukungan publik Renato Dall’Ara membuat Rossoblu langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka lebih unggul dalam penguasaan bola dan mampu menekan pertahanan Lazio melalui skema bola mati dan permainan sayap.
(Sumber:X/@OfficialSLazio)
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-30. Berawal dari sepak pojok Nikola Moro yang dikirim dengan akurat ke dalam kotak penalti, Santiago Castro sukses menyundul bola ke sudut gawang dan tak mampu diantisipasi Ivan Provedel. Bologna pun unggul 1-0 dan semakin percaya diri mengontrol tempo permainan.
Menjelang turun minum, situasi semakin sulit bagi Lazio. Pedro Rodríguez mengalami cedera dan harus ditarik keluar lapangan. Absennya pemain berpengalaman tersebut sempat membuat lini depan tim asuhan Maurizio Sarri kehilangan kreativitas.
Pergantian Kunci Sarri Jadi Penentu
Masuknya Tijjani Noslin menjadi titik balik pertandingan. Kecepatan dan mobilitasnya membuat lini pertahanan Bologna yang sebelumnya cukup nyaman mulai kerepotan.
Lazio mulai menemukan ritme permainan di babak kedua. Serangan mereka lebih langsung dan efektif, memanfaatkan ruang di belakang bek sayap Bologna. Gol penyeimbang akhirnya tercipta lewat kerja sama apik di sisi kanan.
Gol Penyama – Supersub SS Lazio Tijjani Noslin merayakan dengan rekan setimnya usai mencetak gol penyama kedudukan 1-1 yang berakhir adu penalti pada pertandingan perempat final Coppa Italia 2025/2026 melawan Bologna FC 1909, di Stadion Renato Dall’Ara, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@footballitalia)
Fisayo Dele-Bashiru melakukan penetrasi sebelum mengirim umpan tarik ke Noslin yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan berarti, Noslin menyarangkan bola untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Lazio Menekan, Bologna Berusaha Bangkit
Setelah gol penyeimbang, Lazio tampil lebih percaya diri dan menekan tinggi. Pertahanan Biancocelesti rapi, menutup ruang dan membuat peluang Bologna menjadi terbatas.
Bologna mencoba merespons dengan beberapa pergantian pemain untuk menjaga agresivitas serangan, tetapi lini belakang Lazio tetap solid. Intensitas meningkat di 20 menit terakhir, duel fisik tak terhindarkan dan beberapa pelanggaran membuat tempo permainan kerap terhenti.
Adu Penalti: Provedel Jadi Pahlawan
Danilo Cataldi sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh, namun skor tetap 1-1 hingga waktu normal berakhir. Pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Algojo Lazio tampil tenang dan presisi, mengeksekusi semua tendangan tanpa kesalahan.
Bologna gagal menjaga konsistensi. Ivan Provedel menjadi pahlawan dengan menggagalkan dua eksekusi penalti, sementara satu penendang lainnya melepaskan tendangan melebar. Lazio menang 4-1 dan memastikan langkah ke semifinal Coppa Italia 2025/2026.
Tantangan Semifinal Menanti
(Sumber:X/@OfficialSLazio)
Di semifinal, Lazio akan menghadapi Atalanta, yang sebelumnya lebih dulu memastikan tempat empat besar. Laga ini diprediksi sengit, karena kedua tim sama-sama mengincar trofi domestik.
Kemenangan dramatis ini menjadi suntikan moral penting bagi Maurizio Sarri di tengah musim yang penuh ujian, mulai dari badai cedera hingga keterbatasan aktivitas transfer. Sementara itu, Bologna harus mengakhiri perjalanan mereka dan merelakan status juara bertahan.
Coppa Italia kini menjadi panggung bagi Lazio untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai penantang serius di sepak bola Italia musim ini. (MR-03)






