Inter Milan Epic Comeback, Napoli Tumbang 3-2 di Giuseppe Meazza

Selebrasi – Penyerang sekaligus kapten FC Inter Milan, Lautaro Martínez, merayakan gol dengan menghampiri suporter di tribun dalam pertandingan pekan ketiga Serie A Italia 2026/2027 menghadapi SSC Napoli, di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Sabtu (5/9/2026) malam WIB. Nerazzurri membalikkan keadaan secara dramatis dan menang 3-2 atas Partenopei setelah sempat tertinggal dua gol. (Sumber foto: @_gjr7/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Inter Milan menunjukkan mental juara saat menghadapi Società Sportiva Calcio Napoli pada pekan ketiga Serie A Italia 2026/2027. Sempat tertinggal dua gol, Nerazzurri bangkit secara dramatis dan menang 3-2, di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Sabtu (5/9/2026) malam WIB.

Lautaro Martínez menjadi pahlawan kemenangan Inter Milan setelah mencetak dua gol. Gol keduanya lahir pada menit ke-91 sekaligus memastikan tim asuhan Cristian Chivu mempertahankan rekor sempurna pada awal musim.

Napoli racikan Massimiliano Allegri sempat berada di atas angin, setelah Matteo Politano dan Rasmus Højlund membawa tim tamu unggul dua gol pada awal babak kedua. Namun, Inter Milan merespons dengan tiga gol untuk membalikkan keadaan.

Napoli Tampil Mengejutkan

Inter Milan harus bekerja keras sejak awal pertandingan. Josep Martínez melakukan dua penyelamatan penting untuk menggagalkan upaya André-Frank Zambo Anguissa dan Politano.

Tuan rumah juga memiliki peluang melalui Francesco Pio Esposito. Namun, sundulannya belum mengarah tepat ke sasaran.

Menjelang turun minum, Inter hampir membuka keunggulan. Federico Dimarco melepaskan tendangan bebas dari luar kotak penalti. Bola melengkung indah, tetapi hanya membentur tiang gawang Napoli.

Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Napoli langsung mengambil inisiatif. Politano memecah kebuntuan pada menit ke-50. Tembakan pertamanya sempat diblok pemain belakang Inter, tetapi ia bergerak cepat untuk menyambar bola kedua dan mengarahkannya ke sudut kiri bawah gawang.

Tiga menit berselang, Napoli menggandakan keunggulan. Nerazzurri kehilangan konsentrasi saat menghadapi tendangan bebas cepat. Giovanni Di Lorenzo kemudian mengirim bola kepada Rasmus Højlund yang lolos dari kawalan.

Penyerang asal Denmark itu melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Josep Martínez. Napoli pun unggul 2-0 dan berada dalam posisi ideal untuk membawa pulang tiga poin.

Lautaro Pimpin Comeback Inter

Inter Milan tidak menyerah setelah tertinggal dua gol. Lautaro Martínez memperkecil ketertinggalan pada menit ke-56 setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Napoli.

Alex Meret sempat keluar dari sarangnya untuk mengamankan bola. Namun, Lautaro lebih cepat membaca situasi dan mencetak gol ke gawang yang sudah terbuka. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan.

Inter pun semakin agresif menekan pertahanan Napoli, sedangkan tim tamu mulai kesulitan mempertahankan keunggulan. Marcus Thuram kemudian hampir menyamakan kedudukan. Sundulannya mengarah ke gawang, tetapi bola justru membentur tiang.

Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82. Carlos Augusto mengirim umpan silang ke area berbahaya. Thuram melompat tinggi dan menyambut bola dengan sundulan yang membuat Meret tidak berdaya.

Kedudukan berubah menjadi 2-2 dan pertandingan semakin terbuka. Kedua tim masih memiliki peluang untuk mencetak gol kemenangan.

Gol Penentu pada Menit ke-91

Napoli hampir kembali unggul melalui André-Frank Zambo Anguissa. Namun, peluang tersebut gagal berbuah gol. Inter kemudian mendapatkan kesempatan terakhir untuk memastikan kemenangan. Saat pertandingan memasuki menit ke-91, Manuel Akanji menjaga bola tetap hidup di dalam kotak penalti.

Lautaro berada di posisi yang tepat dan menyodok bola melewati Meret untuk membawa Inter berbalik unggul 3-2. Gol tersebut memastikan comeback luar biasa Inter sekaligus menjadi gol kedua Lautaro dalam pertandingan.

Lautaro Ukir Catatan Penting

Dua gol ke gawang Napoli menjadi momen penting bagi Lautaro. Sebelum pertandingan, kapten Inter Milan sekaligus penyerang tim nasional Argentina tersebut belum mencetak gol di Serie A musim ini.

Kini, Lautaro telah mengoleksi 134 gol untuk Inter di Serie A. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah klub di kompetisi domestik, di belakang Giuseppe Meazza dengan 197 gol dan Benito “Veleno” Lorenzi dengan 138 gol.

Inter Milan juga layak mendapatkan kemenangan tersebut jika melihat statistik pertandingan. Tuan rumah melepaskan 29 tembakan dan mencatat expected goals (xG) sebesar 3,19. Dari jumlah itu, delapan tembakan mengarah tepat sasaran.

Napoli menghasilkan 16 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Tim tamu mencatat nilai xG sebesar 2,24. Kemenangan ini juga menjadi sejarah bagi Inter Milan.

Untuk pertama kalinya, Nerazzurri berhasil membalikkan ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Napoli dalam pertandingan Serie A. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Napoli dan pelatih Massimiliano Allegri.

Dalam pertandingan pertamanya kembali ke San Siro setelah meninggalkan AC Milan pada akhir musim lalu, Max Allegri harus menyaksikan timnya kehilangan tiga poin secara dramatis.

La Beneamata, julukan lain Inter Milan, pun mempertahankan start 100 persen di Serie A. Sebaliknya, Napoli harus menerima kekalahan kedua secara beruntun dan semakin tertinggal dalam persaingan papan atas. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *