Israel 0-3 Republik Irlandia, Tiga Gol Cepat Antar The Boys in Green Menang Telak

Selebrasi – Penyerang timnas Republik Irlandia Troy Daniel Parrott melakukan selebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol saat menghadapi Israel pada pada matchday kedua Phase League B Grup B3 UEFA Nations League 2026/2027, di Stadion Nagyerdei, Debrecen, Hungaria, Senin (28/9/2026) dini hari WIB. The Boys in Green menang telak atas The Blues and Whites. (Sumber foto: @josejuangelmx/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Republik Irlandia tampil meyakinkan saat menghadapi Israel pada matchday kedua Phase League B Grup B3 UEFA Nations League 2026/2027. Tiga gol pada babak pertama mengantar The Boys in Green menang 3-0, di Stadion Nagyerdei, Debrecen, Hungaria, Senin (28/9/2026) dini hari WIB.

Troy Daniel Parrott (13′), Adam Idah (16′), dan Jack Moylan (25′) menjadi pencetak gol kemenangan Republik Irlandia. Ketiganya mencetak gol dalam rentang 12 menit yang membuat Israel kesulitan mengejar sejak awal pertandingan.

Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan pertama Republik Irlandia atas Israel dalam ajang UEFA Nations League 2026/2027. Pelatih Heimir Hallgrímsson juga memberikan apresiasi khusus terhadap energi yang ditunjukkan anak asuhnya sepanjang pertandingan.

Parrott Buka Keunggulan Republik Irlandia

Republik Irlandia langsung memberikan tekanan kepada pertahanan tim tuan rumah yang dijuluki The Blues and Whites. Mereka akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui Troy Parrott.

James Abankwah lebih dahulu mengirim umpan tarik kepada Parrott yang berada di posisi tepat untuk menyelesaikan peluang. Tembakan Parrott kemudian bergerak melewati Daniel Peretz dan membawa Republik Irlandia unggul 1-0.

Gol tersebut kembali memperlihatkan ketajaman Parrott di level internasional. Penyerang Republik Irlandia untuk klub La Liga Real Betis Balompié itu menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh dalam rangkaian serangan timnya.

Idah dan Moylan Tambah Dua Gol

Republik Irlandia tidak memberikan kesempatan kepada Israel untuk segera merespons. Hanya tiga menit setelah gol Parrott, Adam Idah menggandakan keunggulan.

Idah memanfaatkan peluang di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 2-0. Republik Irlandia kemudian terus menekan dan kembali mencetak gol pada menit ke-25.

Jack Moylan menyelesaikan rangkaian serangan timnya dengan tembakan yang mengarah ke sudut bawah gawang Israel. Gol tersebut membuat Republik Irlandia unggul tiga gol hanya dalam 25 menit pertama.

Catatan Bersejarah Republik Irlandia

Tiga gol dalam 25 menit pertama menjadi catatan khusus bagi Republik Irlandia. Mereka terakhir kali mencetak tiga gol dalam 25 menit pertama pertandingan pada Oktober 2014 ketika menghadapi Gibraltar, dengan seluruh gol tercipta dalam rentang 18 menit.

Catatan tersebut juga menjadi yang kedua bagi Republik Irlandia dalam sejarah mereka saat bermain di luar kandang. Sebelumnya, mereka mencetak empat gol dalam 19 menit ketika menghadapi Liechtenstein pada Agustus 1996.

Kemenangan Terbesar di UEFA Nations League

Kemenangan 3-0 atas Israel juga menyamai kemenangan terbesar Republik Irlandia di UEFA Nations League. Mereka sebelumnya meraih skor yang sama ketika mengalahkan Skotlandia pada Juni 2022.

Republik Irlandia juga menampilkan tiga pencetak gol berbeda dalam satu pertandingan tanpa menghitung gol bunuh diri. Catatan tersebut terakhir mereka bukukan pada Oktober 2023 saat menghadapi Gibraltar, ketika empat pemain berbeda mencetak gol.

Hallgrímsson Puas dengan Energi Tim

Performa tersebut membuat Heimir Hallgrímsson memberikan pujian kepada para pemainnya. Pelatih berusia 59 tahun asal Islandia tersebut mengaku tidak menyangka timnya mampu mempertahankan energi sepanjang pertandingan.

“Saya harus mengatakan, saya tidak mengharapkan begitu banyak energi selama 90 menit. Ada banyak tank kosong di akhir pertandingan”, kata Heimir Hallgrímsson.

Ia juga menilai timnya mampu melewati berbagai tantangan sebelum pertandingan dan tetap menunjukkan karakter di lapangan.

Persiapan Sulit Tak Hambat Republik Irlandia

“Mengingat semua keadaan, dengan emosi, persiapan yang buruk dan semua hal itu, untuk memiliki energi dan kekuatan ini untuk waktu yang lama benar-benar membuat saya terkesan”, ujarnya.

Hallgrímsson melihat kemenangan tersebut tidak hanya dari sisi skor. Menurut dia, karakter para pemain terlihat ketika pertandingan memasuki situasi sulit.

Karakter Pemain Jadi Kunci

“Karakter itu ada di sana. Di masa-masa sulit, Anda menemukan pemimpin Anda, mereka akan muncul. Orang-orang ini menunjukkan betapa mereka mencintai negara mereka. Prestasi menunjukkan itu”, lanjut Hallgrímsson.

Energi dan karakter tersebut membantu Republik Irlandia menjaga keunggulan tiga gol hingga pertandingan berakhir.

Republik Irlandia Lebih Efektif

Statistik pertandingan memperlihatkan efektivitas Republik Irlandia dalam memanfaatkan peluang. Dara O’Shea dan kawan-kawan mencatat sembilan percobaan dengan nilai expected goals (xG) sebesar 1,57.

Manor Solomon dan kolega hanya menghasilkan delapan tembakan dengan xG sebesar 0,31. Tidak satu pun peluang tersebut mampu mengubah keadaan karena Caoimhín Kelleher berhasil menjaga gawang Republik Irlandia tetap bersih.

Pertahanan Israel Kembali Bermasalah

Bagi Israel asuhan Ran Ben-Shimon, kekalahan ini menambah catatan kurang menguntungkan. Mereka kini sudah kebobolan setidaknya tiga gol dalam 11 pertandingan di semua kompetisi sejak awal 2024. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di antara negara-negara UEFA saat ini, setara dengan Liechtenstein.

Parrott Ukir Catatan Khusus

Parrott juga mencatat torehan khusus dalam perjalanan Republik Irlandia di level internasional. Hingga sebelum gol pertama ke gawang Israel, tujuh gol terakhir Republik Irlandia dalam pertandingan kompetitif internasional, tidak termasuk gol bunuh diri, seluruhnya dicetak Parrott.

Moylan Tampil Menentukan

Rangkaian tersebut menjadi catatan terpanjang yang dimiliki seorang pemain untuk negaranya. Sementara itu, Moylan mencatat kontribusi ganda dalam pertandingan ini.

Ia menjadi pemain pertama Republik Irlandia yang mencetak gol sekaligus memberikan assist dalam satu pertandingan sejak Robbie Brady melakukannya saat menghadapi Finlandia pada UEFA Nations League Oktober 2024.

Moylan yang bermain sebagai gelandang serang atau pemain sayap kiri untuk klub Kejuaraan EFL Cardiff City kini mengoleksi enam kontribusi gol dari empat penampilan senior internasional bersama Republik Irlandia, terdiri atas empat gol dan dua assist.

Menatap Laga Berikutnya

Republik Irlandia selanjutnya akan menghadapi Austria pada Kamis mendatang. Jack Moylan berpeluang kembali menambah catatan kontribusinya setelah tampil menentukan dalam kemenangan atas The Blues and Whites, julukan timnas Israel. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *