Leverkusen Tahan Imbang Olympiakos, Agregat 2-0 Antar ke 16 Besar

Beri Aplaus – Para pemain Bayer 04 Leverkusen memberikan aplaus kepada para pendukung di tribun usai bermain imbang 0-0 pada leg kedua babak play-off Liga Champions UEFA 2025/2026 melawan Olympiacos, di Stadion BayArena, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. Die Werkself tetap memastikan tiket ke babak 16 besar berkat keunggulan agregat 2-0 atas Thrylos dari leg pertama di Yunani. (Sumber foto: @bayer04_en/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Bayer 04 Leverkusen memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026, setelah bermain imbang 0-0 melawan Olympiakos dalam leg kedua babak play-off, di Stadion BayArena, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. Berbekal kemenangan 2-0 di Yunani, hasil tanpa gol di BayArena sudah cukup untuk mengunci agregat 2-0.

Leverkusen sebenarnya tampil lebih dominan dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi kurang tajam dalam penyelesaian akhir. Setelah mencetak dua gol di leg pertama, Patrik Schick kembali menjadi ancaman utama.

Sundulannya dari umpan Alejandro “Álex” Grimaldo García melebar, lalu percobaan lob-nya gagal menemui sasaran saat berhadapan dengan Konstantinos Tzolakis.

Peluang terbaik babak pertama justru datang dari Jonas Hofmann lewat tembakan tepat sasaran pada menit keempat. Sementara itu, Olympiakos sempat mengancam selepas jeda ketika Gelson Martins memaksa Janis Blaswich melakukan penyelamatan gemilang.

Memasuki satu jam pertandingan, Leverkusen nyaris memecah kebuntuan. Tembakan keras Álex Grimaldo membentur mistar gawang, menjadi momen paling dekat tuan rumah dengan gol.

Di masa tambahan waktu, Schick kembali memperoleh peluang setelah menerima umpan Aleix García, tetapi bola chip-nya melambung tipis di atas gawang.

Analisis Data: Solid Meski Kurang Tajam

Secara statistik, Leverkusen mencatat expected goals (xG) 0,69 dari tujuh percobaan, dengan hanya satu tembakan tepat sasaran. Olympiacos bahkan lebih minim dengan 0,21 xG dari jumlah tembakan yang sama.

Meski tidak eksplosif, efektivitas di leg pertama menjadi pembeda utama. Hasil ini membuat Leverkusen mencapai babak 16 besar Liga Champions dalam dua musim beruntun untuk pertama kalinya sejak 2014-2015.

Selain itu, mereka kini membukukan lima laga kandang tanpa kebobolan di semua kompetisi, menunjukkan fondasi pertahanan yang semakin solid.

Di babak berikutnya, Leverkusen akan menghadapi raksasa Jerman Bayern München atau wakil Inggris Arsenal. Tantangan jelas meningkat, tetapi konsistensi dan disiplin menjadi modal berharga bagi die Werkself untuk melangkah lebih jauh. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *