Mataredaksi.com, BOGOR – Paris Saint-Germain FC kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan FC Nantes 3-0 pada pekan ke-30 Ligue 1 McDonald’s 2025/2026, di Stade Parc des Princes, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini membuat Les Parisiens memperlebar jarak menjadi empat poin atas Racing Club de Lens dalam persaingan gelar juara. Hasil itu juga mengembalikan kepercayaan diri tim setelah hasil kurang memuaskan pada laga sebelumnya.
Khvicha Kvaratskhelia menjadi bintang kemenangan PSG setelah mencetak dua gol dan tampil dominan sepanjang pertandingan.
Pemain asal Georgia itu membuka keunggulan pada menit ke-13 lewat eksekusi penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Video Assistant Referee atau VAR memastikan handball Ali Youssif di kotak terlarang.
Setelah unggul, PSG semakin percaya diri. Tim asuhan Luis Enrique terus menekan pertahanan Nantes dan berhasil menggandakan keunggulan melalui aksi Désiré Doué.
Berawal dari serangan balik cepat, Achraf Hakimi mengirim umpan matang yang disambar Doué dengan tembakan keras ke sudut kiri atas gawang.
PSG Tampil Dominan di Babak Kedua
PSG langsung menambah keunggulan lima menit setelah babak kedua dimulai. Kvaratskhelia menerima umpan dari Ousmane Dembélé di tepi kotak penalti. Ia lalu melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tendangan melengkung yang gagal dijangkau Anthony Lopes.
Gol itu menegaskan dominasi penuh PSG atas Nantes. Setelah unggul tiga gol, PSG tetap menguasai permainan. Tim tuan rumah tidak memberi banyak ruang bagi Nantes untuk mengembangkan serangan.
Kvaratskhelia hampir mencetak hat-trick lewat sundulan hasil sepak pojok, tetapi bola membentur mistar gawang. Tak lama berselang, Fabián Ruiz juga nyaris menambah gol.
Namun, sepakannya hanya mengenai tiang. Meski gagal memperbesar skor, PSG tetap menutup pertandingan dengan kemenangan nyaman.
Kvaratskhelia Jadi Motor Serangan PSG
Kemenangan ini menjadi respons penting bagi Marcos Aoás Corrêa alias Marquinhos dan kawan-kawan setelah kekalahan dari Olympique Lyonnais pada laga sebelumnya.
Tambahan tiga poin menjaga posisi PSG di puncak klasemen Ligue 1 dan semakin mendekatkan mereka ke gelar juara musim ini. Dalam fase akhir musim, kemenangan seperti ini menjadi modal penting untuk menjaga jarak dari pesaing.
Performa Kvaratskhelia kembali menjadi sorotan utama. Sejak pertengahan Maret, winger asal Georgia itu menjadi salah satu pemain tersubur di Eropa dengan torehan tujuh gol di semua kompetisi.
Dalam laga ini, ia juga mencatat dribel sukses terbanyak, duel terbanyak yang dimenangkan, dan jumlah tembakan tepat sasaran terbanyak bagi PSG. Kontribusinya membuat lini serang PSG semakin berbahaya.
PSG Kokoh di Puncak Klasemen
Secara statistik, PSG tampil dominan sepanjang pertandingan. Mereka mencatat expected goals 2,15 dari 14 tembakan. Sementara Nantes hanya membukukan xG 0,87 dari 11 percobaan.
Statistik itu menunjukkan efektivitas permainan PSG dalam mengontrol laga dan menciptakan peluang. Dengan performa yang kembali stabil, PSG kini berada di posisi ideal untuk mempertahankan gelar Ligue 1.
Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, pasukan Luis Enrique akan semakin sulit dikejar pesaing. Kemenangan atas Nantes menjadi sinyal kuat bahwa PSG siap menjaga ritme hingga garis akhir perburuan gelar. (MR-02)






