Mataredaksi.com, BOGOR – Jagoba Arrasate, pelatih RCD Mallorca, mengekspresikan kekesalan usai timnya kalah 2-3 dari RCD Espanyol pada pekan keempat La Liga EA Sport Spanyol 2025/2026 di Estadi Cornellà-El Prat, Selasa (16/9/2025) dini hari WIB. Tuan rumah bermain dengan sepuluh pemain sepanjang babak kedua setelah Pere Milla menerima kartu merah.
Kesalahan di Menit Akhir
“Saya kesal karena tidak mengelola menit-menit akhir dengan baik dan memberi Espanyol serta wasit kesempatan”, tegas Arrasate. Ia menilai timnya telah membuat hidup sendiri lebih sulit dan gagal memaksimalkan peluang di saat kritis.
Kehilangan Kendali dan Penalti Penentu
Arrasate menambahkan, “Ketika kami nyaris tak mampu meraih hasil imbang, kami menderita kekalahan telak”. Penalti yang dieksekusi Kike García menjadi pukulan terakhir yang menegaskan kemenangan Espanyol, sementara Mallorca berjuang mempertahankan skor setelah kedudukan imbang 2-2.
Evaluasi Performa Tim
Pelatih Mallorca mengakui performa tim belum maksimal. “Saat kedudukan 2-2, kami harus bertahan, dan kami membiarkan mereka bermain dengan cara mereka. Saat kedudukan 3-2, kami bermain lebih dengan hati daripada kepala. Sayang sekali karena kami tidak memulai pertandingan dengan baik”, ujarnya.
Mencari Sisi Positif
“Muriqi bermain baik dan mencetak gol, tetapi tim lebih penting daripada individu. Besok kami pasti akan mengambil kesimpulan positif”, lanjut Arrasate. Pelatih menekankan pentingnya menegakkan mentalitas tim dan memperbaiki kesalahan agar dapat tampil lebih solid di pertandingan berikutnya.
Fokus ke Pertandingan Berikutnya
“Kami harus melupakan situasi individu; yang terpenting adalah Mallorca, kami harus mulai menambah poin. Setelah dua pekan ini, kami adalah pemain profesional dan harus mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Atlético”, kata Arrasate, menegaskan fokus tim ke laga mendatang.
Memperkuat Mental dari Kekalahan
“Kami harus menemukan kekuatan dari kelemahan, mendorong pemain untuk menilai apa yang mereka lakukan dengan baik dan buruk agar kita semua dapat memperbaiki diri”, tutup Arrasate. Kekalahan ini menjadi pengingat bagi Mallorca untuk tetap fokus dan belajar dari setiap insiden di lapangan. (MR-01)






