Mataredaksi.com, BOGOR – Manchester City menaklukkan Leeds United 3-2 pada matchday ke-13 Liga Primer Inggris 2025/2026, di Stadion Etihad, Sabtu (29/11/2025) malam WIB, berkat gol brilian Phil Foden di menit pertama dan tambahan waktu babak kedua. Kemenangan The Citizens ini menyelamatkan Pep Guardiola dari rasa malu setelah Leeds sempat bangkit dan menyamakan skor, sementara tribun Etihad bergemuruh menyaksikan drama penuh emosi.
MOMEN gol Phil Foden, Sabtu (29/11/2025) malam WIB. (Sumber foto: X/@ManCity)
Gol Cepat Foden Buka Drama
Phil Foden membuka skor hanya dalam 25 detik, memanfaatkan umpan lambung Matheus Nunes dari sisi kanan gawang. Gol cepat itu membuat tribun Etihad bersorak keras dan memberi City momentum awal. Dua peluang berikutnya nyaris berbuah gol, tetapi Jayden Bogle melakukan blok apik dan Lucas Perri menepis tembakan Foden, menjaga harapan Leeds tetap hidup.
Leeds Bangkit di Babak Kedua
Leeds meningkatkan tekanan setelah Dominic Calvert-Lewin masuk di babak kedua. Empat menit setelah turun minum, Calvert-Lewin mencetak gol setelah Nunes gagal membersihkan area pertahanan City. Pada menit ke-68, Gvardiol melanggar Calvert-Lewin di kotak penalti. Nmecha mengeksekusi penalti dengan tendangan lemah yang ditepis Donnarumma, lalu memanfaatkan bola muntah untuk menyamakan skor menjadi 2-2.
Leeds terus menekan, menciptakan peluang dari Tanaka dan Nunes, memaksa Guardiola menyesuaikan posisi lini tengah. Momen dramatis lain muncul ketika Perri meninju tendangan sudut ke arah O’Reilly, disambar Joško Gvardiol untuk gol, memperlihatkan intensitas kedua tim.
DOMINIC Calvert-Lewin (tengah) mencetak gol ke gawang Manchester City, Sabtu (29/11/2025) malam WIB. (Sumber foto: X/@LUFC)
Foden Menjadi Penentu di Menit Akhir
Kemenangan City datang dari momen gemilang Foden. Ia melewati Ethan Ampadu dan Ao Tanaka sebelum menembakkan bola ke pojok kiri bawah gawang pada menit pertama dari 10 menit tambahan. Tribun Etihad kembali bergemuruh saat Foden merayakan gol kemenangan. Kemenangan ini membawa City kembali ke posisi kedua klasemen, tertinggal empat poin dari Arsenal dan unggul dua poin dari Chelsea.
Statistik dan Catatan Penting
-
Erling Braut Håland hanya melepaskan satu tembakan sepanjang pertandingan, sundulan lemah ke arah Perri pada menit ke-88, catatan terendahnya di laga kandang penuh City.
-
Foden mencetak gol pembuka dan penutup, menjadi penyelamat Guardiola di Etihad.
-
City menutup laga dengan ekspektasi gol (xG) 2,72 dari 18 tembakan, sementara Leeds hanya 1,51 dari sembilan tembakan.
-
Pep Guardiola mengatur pressing cepat dan pergerakan Foden di lini tengah, terbukti efektif melawan Leeds yang agresif.
-
Kemenangan ini menunjukkan pentingnya kontribusi pemain non-Erling Håland dalam skema City musim ini.
PHIL Foden. (Sumber foto: X/@ManCity)
Kesimpulan
Drama pertandingan menunjukkan bahwa meski Haaland kurang menonjol, City tetap meraih kemenangan berkat kreativitas dan ketenangan Foden. Leeds harus mengevaluasi pertahanan mereka, sementara Guardiola bisa bernapas lega karena timnya pulih dari tekanan lawan. (MR-02)






